Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi,S.H.S.K,M.H Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas , Kasat Reskrim .

By On Mei 27, 2020


Cybernews .id - Melawi .
Salah satu sistem Pembinaan Karier anggota Polri dilaksanakan melalui mutasi. Berdasarkan kebutuhan organisasi sesuai persyaratan yang telah ditetapkan. Hari ini (26/05/2020) di Aula Mapolres Melawi. Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, S.H.,S.K.,M.H memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Lantas, Kasat Reskrim dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Adapun Pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan adalah Kasat Reskrim Polres Melawi dari AKP Primastya Dryan Maestro, S.I.K kepada AKP Muhammad, S.H yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sekadau. Sedangkan AKP Primastya Dryan Maestro, S.I.K melaksanakan tugas yang baru sebagai Kasat Reskrim Polres Ketapang. Kasat Lantas Dari AKP Aang Permana, S.IP., M.AP kepada Iptu Suwaris yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sepauk Polres Sintang Sedangkan AKP Aang Permana, S.IP., M.AP Sebagai Pama Polres Melawi dalam rangka melaksanakan Diksespimma” Ucap Kapolres.

“Mutasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan organisasi polri, pembinaan karier dan peningkatan kemampuan anggota yang bersangkutan serta mempertimbangkan beberapa hal diantaranya penempatan anggota yang tepat sesuai kompetensi dan prestasi tugas yang dimiliki”
  
“Sertijab ini merupakan proses regenarasi kepemimpinan dan promosi bagi personel Polri sekaligus wujud penghargaan yang diberikan organisasi Polri yang dinilai mampu melaksanakan tugas dengan baik atas dedikasi dan kinerja dan pengabdian”

Kapolres atas nama pribadi dan selaku pimpinan Polres Melawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada AKP Primastya Dryan Maestro, S.I.K yang akan meninggalkan Polres Melawi, karena selama bertugas dipolres Melawi AKP Primastya Dryan Maestro, S.I.K telah berperan aktif membantu Kapolres dalam pelaksanaan tugas.

“Saya atas nama Pribadi dan Kapolres Melawi mengucapkan terima kasih kepada AKP Primastya Dryan Maestro, S.I.K karena selama ini telah berperan aktif membantu Polres Melawi dalam pelaksanaan tugas dan semoga ditempat yang baru saudara semakin sukses” Ucapnya.

Release: Hms /Sugianto 
Editor : Mit .

Kunjungan Wabub Ke Desa Bungkong Baru Untuk Memberikan Pemahaman Kepada Warga .

By On Mei 26, 2020


Cybernews.id - Sintang - Kalbar .
Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM melakukan kunjungan kerja ke Dusun Bungkong Desa Bungkong Baru Kecamatan Sepauk pada Selasa, 26 Mei 2020. Kunjungan tersebut untuk menenangkan dan memberikan pemahaman kepada warga dan Pemerintahan Desa Bungkong Baru dan sekitarnya dalam menghadapi aksi penyegelan kantor desa, Puskesdes dan Gedung Serbaguna Desa Bungkong Baru pada Kamis, 21 Mei 2020 yang lalu.

Dalam kunjungan kerja tersebut,  Wakil Bupati Sintang didampingi Herkolanus Roni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Agustinus RJ Anggota DPRD Sintang, Yustinus J Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Camat Sepauk, Kapolsek Sepauk, serta Danramil Sepauk
Wakil Bupati Sintang meminta kepada warga Desa Bungkong Baru dan sekitarnya untuk tidak membalas tindakan anarkis dan meminta jajaran pemerintahan desa Bungkong Baru untuk tetap menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“saya minta pihak kepolisian untuk mengidentifikasi kerusakan yang terjadi akibat tindakan pidana anarkis ini. Pemkab Sintang minta tindakan penegakan hukum dilaksanakan sampai tuntas. Kalau kita tidak tangani kasus pidana ini, situasinya bahaya. Saya sampaikan kepada seluruh warga, bahwa kita ini satu NKRI, satu provinsi, satu saudara, satu suku, satu keluarga. Perebutan batas wilayah, tidak harus dilakukan dengan cara tidak wajar. Harus kita rundingkan dengan baik. Batas wilayah tidak bisa menghapus persoalan hubungan tali darah keluarga dan hubungan persaudaraan sesama suku Dayak. Tidak ada perbedaan batas wilayah membuat kita ribut dan seperti perang. Jangan sampai terjadi. Orang lain tepuk tangan” terang Askiman

“Kita berharap, masyarakat jangan mau dipolitisir oleh siapa pun. Kita harus sadar, bahwa jangan berdiri diatas kepentingan politik orang lain tetapi diatas kelompok keluarga besar Bungkong dan Sungsong. Apa untungnya kalau masuk Sekadau atau Sintang. Karena itu tidak membuat masyarakat rugi karena hanya persoalan administrasi pemerintahan. Toh kita satu rumpun sesame Dayak. Masyarakat dan keluarga Sungsong dan Bungkong bukan musuh. Serahkan urusan batas ini kepada pemerintah. Pemerintah yang mengurus dan mengambil keputusan. Pemkab Sintang dan Sekadau sudah mengurus persoalan batas ini. Posisi urusan batas ini sudah ada di meja pemerintah pusat yang memang agak lamban mengambil keputusan. Menunggu keputusan pemerintah pusat, tidak harus kita lakukan dengan cara tidak wajar” pinta Askiman

“Saya kesini atas nama Pemkab Sintang. Tidak ada kepentingan pribadi. Negara perlu menetapkan batas ini. Saya yakin kita tidak mau hal ini terjadi. Saya minta serahkan soal batas ini kepada pemerintah pusat. Kita sama-sama siapkan data yang valid. Soal tindakan yang tidak benar karena ini fasilitas pemerintah, kita serahkan kepada aparat penegak hukum. Saya minta Polsek Sepauk dan Polsek Rawak untuk melakukan identifikasi kerusakan yang terjadi. Tindakan seperti ini bukan adat basa kita Dayak. Adat kita Dayak itu Betungkat Ke Adat Basa, Bepegai Kepengatur Pekara. Bukan Bepegai ke Buah Pekara. Saya berharap tidak ada gejolak baru. Saya mencintai rakyat sungsong dan bungkong. Pemkab Sintang sudah bekerja dalam menyelesaikan batas wilayah ini” pinta Wabup Sintang

“kita datang kesini sengaja tidak membuka segel karena barang bukti. Tetapi hanya melihat dan meninjau saja. Soal segel karena sudah berada di ranah hukum maka kita tunggu proses hukum saja. Saya apresiasi terhadap sikap warga Desa Bungkong Baru yang tidak melakukan pembalasan. Itulah sikap orang Dayak yang sebenarnya. Kita harus memproses kejadian ini secara hukum. Supaya tidak terjadi dimasa yang akan datang. Kapolres Sintang sudah komunikasi dengan Pemkab Sintang bahwa kejadian penyegelan ini ada di daerah Kabupaten Sintang. Keberadaan Kantor Desa dan Perda pemekaran desa adalah bukti hukum yang sah. Kita akan kawal proses hukum ini sampai selesai. Soal penyelesaian batas ini, kita akan kejar sampai ke manapun” tambah Askiman.
“soal hukum adat terhadap kepala desa Sungsong, tunggu proses hukum di Polres Sintang. Namun perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut. Pemkab Sintang tidak akan meninggalkan Bungkong Baru, kita harus kompak berjuang, dan kita akan berjuang dengan cara yang berkualitas. Kita akan segera perbaiki jalan dari Sinar Pekayau menuju Bungkong Baru” tegas Wabup Sintang.

Herkulanus Roni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa tindakan pengrusakan dan penyegelan terjadi pada hari Kamis, 21 Mei 2020. Besoknya yakni Jumat, 22 Mei 2020 kita sudah laporkan kasus ini ke Polres Sintang karena secara administratif kasusnya ada di wilayah hokum Polres Sintanf.  Kita melaporkan tindakan pidana penyerangan, penyegelan, pengrusakan, ancaman dengan kekerasan karena mereka membawa parang.

“persoalan batas wilayah ini sudah terjadi selama 30 tahun. Sampai hari ini belum selesai. Sengketa ini adalah sengketa administrasi negara antara Sintang dan Sekadau. Sehingga menjadi kewenangan Tim Penegasan Batas Daerah Provinsi dan jika tidak selesai baru dibawa ke Kemendagri. Saat ini kita sedang menunggu keputusan tim Kemendagri” terang Herkulanus Roni.

Agustinus RJ anggota DPRD Sintang mengapresiasi perjuangan Pemkab Sintang dalam menyelesaikan batas ini. “Terus berjuang, kami wakil rakyat mendukung supaya tidak menimbulkan konflik sosial dimasa yang akan datang. Saya akan sampaikan persolan ini ke lembaga DPRD untuk mengeluarkan desakan kepada DPRD provinsi membantu. Kami di DPRD siap mendorong penyelesaian. Kami harap ini bisa diselesaikan secara cepat” terang Agustinus RJ
Yustinus Mesir Kepala Desa menyampaikan bahwa penyegelan puskesdes sangat menganggu pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kepada ibu-ibu hamil yang memerlukan sentuhan tenaga medis. “dengan disegelnya puskesdes ini, bagaimana ibu hamil atau warga yang sakit bisa mendapatkan pelayanan kesehatan” keluh Yustinus Mesir

Albinus Tokoh Masyarakat Bungkong Baru menuturkan bahwa sebelumnya sudah mengambil titik koordinat di Natai Keladan. “namun, saat itu Pemkab Sintang saya anggap lemah dalam soal batas ini. Namun, setelah mendengar pernyataan Wakil Bupati Sintang, saya menjadi yakin kita bisa menyelesaikan soal batas ini.  Saya setuju kalau batas ada di Natai Keladan. Itulah batas alam yang sebenarnya” terang Albinus.
Alan Sekretaris Desa Bungkong Baru menjelaskan dikarenakan kantor desa disegel warga Sungsong maka aktivitas pemerintahan desa agak terganggu. Menadus tokoh masayarakat  menjelaskan soal batas kita lebih kuat secara administrasi. “Pemerintah Pusat melalui Kemendagri juga sudah menawarkan win win solution bahwa batas ada di jembatan gantung namun Sekadau tidak mau terima” terang Menadus

Sumber: Hms Pemkab .
Editor : Mit .

Pencak Silat Kilas Bayangan Menyantuni  Anak-Anak Yatim Di Tengah Pademik Covid-19 .

By On Mei 22, 2020


Cybernews.id - Pontianak - Kalbar .
Sebagai bentuk Sarifudin Gian Ponti: Pencak silat kilas bayangan menyantuni  anak-anak yatim di tengah pademik di bulan ramadhan dan di tengah pademik covid 19 saat ini yang mewabah di Indonesia khususnya di pontianak kalimantan barat. 
Perguruan seni beladiri pencak silat kilas bayangan provinsi kalimantan barat bekerjasama beberapa lembaga/aorganisasi di antaranya laskar sosial kilas bayangan dan DPW gerakam Indonesia anti narkotika (GIAN) kalbar

memberikan dan meyalurkan santunan juga masker kepada 50 anak yatim/piatu.
Senin, 18 mei 2020 jl, tanjung raya 2 Gg, nusa jaya kel, parit mayor pontianak timur. 

Bantuan tersebut diserahkan lansung oleh ketua umum perguruan seni pencak silat kilas bayangan provinsi kalimantan barat daeng denny akbar di dampingi oleh perwakilan laskar sosial ibu herlina. S. Pd dan DPW GIAN bapak,adi.

Kita berikan santunan dan masker kepada 50 anak yatim, muda-mudahan bisa menjadi berkah di bulan ramadhan juga bermanfaat untuk menghadapi hari raya nantinya yaitu hari raya idul fitri dan mengurangi beban mereka dimasa pedemi covid 19 ini, "ujar ketua umum perguruan seni beladiri pencak silat kilas bayangan provinsi kalimantan barat (daeng denny akbar) 

Dalam pembagian bantuan masker juga sembako dan santunan yang dilakukan dibeberapa titik yang sudah berlalu/terlaksana khususnya yang dilaksanakan saat ini, kita tetap memperhatikan protokoler kesehatan standar covid 19 ujarnya ketua laskar sosial kilas bayangan (ibu herlina, s. Pd) 

Pada kesempatan itu,dia mengajak semua elemen masyarakat dengan berbagi cara untuk memutuskan mata rantai covid 19 ini, mulai dengan cara stay at home, social distancing, hingga memberikan bantuan antar sesama. 

Sambung ketua umum perguruan pencak silat kilas bayangan provinsi kalimantan barat (daeng denny akbar) memaparkan ucapan terima kasih.

Muda-mudahan,Allah SWT membalasnya dengan amal dan rejeki yang berlimpah ganda bagi para dermawan/donatur yang suda menyalurkan bantuannya dan kepercayaan nya kepada kami selaku pelaksana baik perguruan pencak silat, laskar sosial dan DPW GIAN KALBAR yang saat-saat ini berjuwang dan semangat tampa lelah demi memperjuangkan hak-hak anak yatim dan dhu'afa yang seharusnya mereka rasakan juga bagaimana menghadapi kehidupan ini seharusnya.terangnya

Release : syafriudin 
Editor : Mita .

Ditiadakan Open House Idul Fitri Di Pendopo Karna Masa Pandemi .

By On Mei 22, 2020



Cybernews.id - Sintang - Kalbar .
Bupati Sintang melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Iwan Kurniawan saat di temui Jumat (22/5/2020) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Sintang dikarenakan pada lebaran Idul Fitri 1441 hijriah atau tahun 2020 ini, Open House di Pendopo yang biasanya di selenggarakan selama dua hari ditiadakan.

"saya menyampaikan pesan dari bapak bupati, permohonan maaf beliau kepada masyarakat karena tahun ini beliau tidak menggelar open house di pendopo seperti biasanya"jelas Iwan.

Ditiadakannya open house idul fitri di pendopo  tahun ini di karenakan situasi dan kondisi saat ini sedang menghadapi pandemi corona virus disease 2019 atau covid-19. Mengingat juga dalam protokol pencegahan dan penanggulangan covid-19 ini pemerintah pusat tidak mengizinkan suatu kegiatan yang bisa mengumpulkan jumlah kerumunan masa yang banyak. Hal itulah yang menjadi salah satu pertimbangan.

"karena kalau open house kan pasti ramai yang datang, baik masyarakat, pejabat, kaum kerabat beliau, kolega-kelega beliau dan lainya untuk bersilaturrahmi, nah masa pandemi covid-19 ni kan di larang kerumunan masa hal itu lah yang menjadi pertimbangan open house ditiadakan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kabupaten sintang"terang Iwan.

Meskipun demikian, untuk tidak mengurangi hikmah silaturrahmi sesama saat lebaran, kata Iwan, Bupati mengajak masyarakat untuk memperkuat dan mempererat silaturrahmi keluarga di rumah, perbanyak beribadah di rumah dan jika pun ada yang silaturrahmi lebaran ke rumah, beliau juga berpesan untuk tetap menerapkan prokokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak social, menyiapkan faisilitas cuci tangan di depan rumah dan menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"beliau mengajak kita untuk perkuat silaturrahmi keluarga, kalau pun ada kaum kerabat yang bersilaturrahmi ke rumah harus menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak sosial, harus ada tempat cuci tangan, agar kita juga turut saling membantu sesama dalam mencegah penyebaran covid-19"tutup Iwan. 

Release Prokopim Pemkab
Editor : Mita 

SD Santo Yosep Peduli covid - 19 .Membagikan Sembako Ke Masyarakat Yang Memerlukan .

By On Mei 21, 2020




Cybernews.id - Ketapang - Kalbar .
Dalam masa masa pademi copid 19 warga resah ,yang terutam yang tidak dapat bantuan pemerintah ,berbentuk bantuan tunai.maka dari itu SD santo yosep dan bersama sama guru ,mengumpulkan dana se relanya,untuk dapat berbagi ceria dalam menghadapi musibah yang melanda  Indonesia .

maka kepala sekolah SD Santo yosep ,mengajak segala unsur mari kita berbagi walaupun hanya sebutir beras ibarat nya  ,namun untuk mereka sangat berharga ,sebangsa setanah air mari uluran tangan kalian di nanti mereka,,,,,

 SD PL Santo Yosef dan kepala sekolah didampingi operator sekolah membagikan bantuan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan, bantuan berbentuk sembako. Dalam rangka menyambut hari raya idul fitri  SD PL Santo Yosef ikut andil kepedulian kepada warga yang kurang mampu cerminan kegotong royongan, salah satu bagian kepribadian bangsa indonesia,demikian hasil wawancara cyber news,,

Sumber : Asep Maulana .
Editor : Mit .

Jarot Winarno Umumkan Tambahan Satu Pasien Positif Covid-19

By On Mei 21, 2020


Cybernews.id- Sintang - Kalbar .
Bupati Sintang Jarot Winarno kembali mengumumkan tambahan satu pasien terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan hasil swab tenggorokan yang keluar pada Rabu, 20 Mei 2020 kemarin. 

Pasien tersebut merupakan laki-laki 41 tahun Orang Tanpa Gejala (OTG) 06 yang sedang menjalani Isolasi Mandiri di Mess Diklat BKPSDM Komplek Gedung Serbaguna Sintang masuk pada 27 April 2020 lalu, berasal dari Desa Kenyauk, Kecamatan Sepauk yang merupakan Cluster Kuala Lumpur, Malaysia, selanjutnya pasien ini di sebut terkonfirmasi 06. 

"Hari ini kita ada penambahan satu kasus terkonfirmasi positif covid-19, pria 41 tahun asal desa kenyauk, kecamatan sepauk. Satu-satunya cluster ijtima' di Petaling Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia yang kita temukan"kata Jarot saat press release di ruang rawat inap RSUD Rujukan Ade M. Djoen Sintang, Kamis (21/5/2020) siang.

Jarot menjelaskan, pasien konfirmasi 06 ini menjalani rapid test pada 27 April 2020 lalu yang hasilnya reaktif, kemudian yang bersangkutan langsung masuk di isolai mandiri di mess diklat BKPSDM komplek Gedung Serbaguna Sintang pada tanggal tersebut. Kemudian di lakukan swab tenggorokan pada 30 April dan 1 Mei 2020 dan di kirim ke Jakarta.

"Tepatnya hari ini kurang lebih tiga minggu pasien tersebut di ruang isolasi mess diklat gedung serbaguna. Kemarin (rabu 20 mei 2020) hasil swabnya keluar bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif covid-19, sehingga yang bersangkutan ini menjadi konfirmasi keenam"jelas Jarot.

"Sejak hari ini pasien tersebut sudah di pindahkan ke ruang isolasi mandiri ketat di ruang rawat inap RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang untuk menjalani perawatan lebih lanjut"tambanya.

Dijelaskan Jarot bahwa pasien tersebut akan kembali dilakukan pengambilan spesimen swab tenggorkan besok (jumat 22/5/2020) dan akan di kirim lagi ke pontianak atau jakarta, karena hasil  swab yang keluar sekarang merupakan swab yang di lakukan tiga minggu lalu. 

"karena swabnya tiga minggu yang lalu baru keluar hasilnya sekarang, tentunya besok rumah sakit akan melakukan swab kembali, dan kita semuanya berdoa, berharap yang bersangkutan segera sembuh dan bisa segera kita kembalikan lagi kedesanya"ujar Jarot.

Dengan adanya penambahan satu kasus positif ini, sehingga total pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kab. Sintang menjadi 6 orang. Untuk itulah Jarot berpesan masyarakat Kabupaten Sintang, masyarakat Kecamatan Sepauk secara khusus Desa Kenyauk agar tidak panik dan tetap tenang menyikapi hal ini, karena yang bersangkutan memang sudah menjalani isolasi mandiri di mess diklat BKPSDM Komplek Gedung Serbaguna Sintang sudah cukup lama.

"masyarakat tetap tenang dan jangan panik, karena ini sudah lama ya kita isolasi selama tiga minggu"pesan Jarot.

Jarot mengatakan sebelumnya untuk keluarga dan orang terdekat yang bersangkutan sudah di lakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. Kemudian mereka akan di rapid test ulang kembali. 

"Kemudian nanti di desa kenyauk ada dua RT akan kita lakukan rapid test seluruhnya. Sebelumnya sudah kita lakukan rapid test terhadap keluarga dan orang terdekat yang bersangkutan yang hasilnya non reaktif. Jadi kita ulang lagi pemeriksaan rapid test dua dua rt itu"beber Jarot.

Sementara itu, untuk di Desa Kenyauk terang Jarot masuk dalam zona merah. Oleh karenanya, ia meminta dan berharap warga di Desa Kenyauk bisa berbesar hati agar melaksanakan shalat idul fitri di rumahnya masing-masing. "masyarakat tetap tenang, menjelang hari raya idul fitri saya tetap mengimbau sebaiknya ibadah di rumah, karena situasinya ini kita untuk penanggulangan covid-19"pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati dalam rilis ini, tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Sintang dan  Forkopimcam Sepauk. 

 *Berikut rincian 6 pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sintang yang sedang menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang, jalan YC. Oevang Oeray Sintang:* 

1.Konfirmasi 01: wanita usia 27 tahun asal Teluk Menyurai Kecamatan Sintang, ,menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 29 April 2020.

2.Konfirmasi 02: laki-laki usia 30 tahun asal Menyumbung Tengah, Kecamatan Sintang, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 29 April 2020.

3.Konfirmasi 03: laki-laki 21 tahun, asal Kecamatan Sungai Tebelian, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 12 Mei 2020.

4.Konfirmasi 4: laki-laki 24 tahun, asal Kecamatan Sungai Tebelian, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 12 Mei 2020.

5.Konfirmasi 5: laki-laki 19 tahun, asal Kecamatan Binjau Hulu, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 13 Mei 2020.

6. Konfirmasi 6: laki-laki 41 tahun, asak Kecamatan Sepauk, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 21 Mei 2020.

Release Prokopim Pemkab
Editor : Mita 

Bupati Pastikan Pemkab Sintang Serius Tangani Covid - 19

By On Mei 20, 2020


Cybernews.id - Sintang - Kalbar 
Berdasarkan pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani pada 8 Mei 2020 lalu, yang mengatakan ada 65 daerah yang belum melaporkan penyesuaian Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020, salah satunya Kabupaten Sintang sehingga hal tersebut menimbulkan komentar dari sejumlah kalangan elit politik. Salah satunya mantan Gubernur Kalbar Cornelis yang merupakan legislator senayan.

Pernyataan mantan Gubernur Kalbar dua periode ini pun didasari apa yg di sampaikan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, dimana ia beranggapan bahwa empat kepala daerah di Kalbar ini di pertanyakan keseriusannya dalam menangani dan penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (covid-19) karena adanya keterlambatan dalam hal penyampaian penganggaran penyesuaian APBD 2020.

Menanggapai pernyataan tersebut, Bupati Sintang Jarot Winarno pun membenarkan apa yang di sampaian legislator senayan dapil kalbar itu. Menurut Jarot, apa di sampaian Cornelis tersebut merupakan gambaran secara umum, karena kalau suatu daerah ingin serius menangani permasalahan yang ada, maka yang harus di perhatikan ialah anggarannya harus segera beres.

"begini, pak cornelis ni guru saya, jadi benar penyataan beliau, kok sampai ada empat daerah kabupaten/kota, lima sebenarnya termasuk provinsi, kok anggarannya belum di setujui, kan itu pertanyaan beliau, itu menunjukan bahwa daerah kalau mau serius anggaran cepat beres dong, kan itu pernyataan beliau ni secara umum,”ungkap Jarot usai memimpin rapat membahas pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Kabupaten Sintang bersama unsur Forkopimda, Ormas Islam, alim ulama dan tokoh pemuda di Kabupaten Sintang, di Pendopo Bupati Sintang, Senin (18/5/2020) malam.

Nah, Jarot pun menyampai kalau khusus Kabupaten Sintang, bukan kaitannya soal ketidakseriusan soal anggaran, tapi Pemkab Sintang hanya terlambat menyampaikan laporan penyesuain APBD kepada kementerian keuangan, sehinga itulah Kabupaten Sintang di sebut menjadi salah satu dari 65 daearah yang belum melaporkan kaitan dengan anggaran tersebut.  

“Kurang serius ape kite ni, pasien dari luarpun kita sembuhkan bukan dari sintang sendiri ini ya, kurang apa saya ni, hampir tiap hari ketemu pasien isolasi yakan, kita ni serius, dana pun tersedia cukup. Kita ni juga ngurus TKI di rumah singgah dinas sosial tu 9 orang dari lombok kemudian lagi dari palu pernah ada satu orang, dari kabupaten lain juga, dari malaysia ada dua kemarin kita kembalikan ke malaysia, jadi kita sih seriuslah”tegasnya.

Dijelaskan Jarot, dalam penanganan dan penanggulangan pandemic covid-19, Pemkab Sintang sudah mengalokasikan anggaran sebesar 42 miliyar. Hal tersebut pun sudah di sampaian ke kementerian keuangan pada senin pekan lalu dan saat ini Pemkab Sintang masih menunggu evaluasinya. 

“Kita tunggu evaluasinya minggu ini, kalau sudah di setujui ya tinggal jalan, kalah belum di setujui apa yang salah hasil evaluasinya kita perbaiki kita kirim kembali. Tapi pendanaan sementara untuk penanganan covid-19 aman, dananya ada, saya perintahkan segera di cair-cairkan tu yang 42 miliyar, cairkan pakai semuanya”beber Jarot.

Jarot pun kembali menegaskan bahwa Pemkab Sintang sangat serius dalam penanganan dan pecegahan covid-19. “sintang sih seriuslah, pembandingnya apa pernyataan dari pak gubernur Sutarmidji beberapa waktu lalu bahwa sintanglah salah satunya kemungkinan paling cepat menurukan covid-19”pungkasnya. 

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Sintang Florensius Roni juga menanggapi pernyataan yang menganggap Kabupaten Sintang sebagai salah satu daerah di Kalbar yang di pertanyakan keseriusannya dalam penanganan Covid-19 hanya karena keterlambatan penyampaian penyesuaian APBD 2020. Hal itu menurut Roni sangat disayangkan.

“bahwa sintang masuk dari empat daerah di kalbar yang dianggap tidak serius dengan penanangan covid-19, saya protes. Kalau terkait rasionalisasi anggaran memang ada keterlambatan, tapi kalau di bilang sintang penanganan covid-19 nya tidak serius salah betul”kata Roni. 

Roni menambahkan DPRD Kabupaten Sintang sangat mendukung dan memberikan apresiasi serta dorongan terkait langkah-langkah yang di ambil Pemkab Sintang dalam proses penanggulangan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sintang ini. 

Release Prokopim pemkab 
Editor : mita