FW-LSM Kukuhkan Satgas Magna Charta Periode 2020- 2023

By On September 27, 2020

 


Cybernews.id - Sanggau - Kalbar .

Presidium Forum Wartawan dan LSM (FW-LSM) Kalbar secara resmi mengukuhkan dan melantik Satuan Tugas (Satgas) Magna Charta Periode 2020-2023, Minggu (27/9/2020) di The Garden Hotel Sanggau pada rangkaian Seminar Pencegahan Korupsi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalis dan investigasi LSM.


“Satgas ini untuk mengefektifkan upaya keikutsertaan dalam memupuk rasa   cinta   tanah   air,   kesadaran   berbangsa   dan bernegara, kesetiaan kepada ideologi Pancasila, kerelaan berkorban demi    bangsa    dan    negara. Selain itu untuk peningkatan peran serta atau partisipasi masyarakat sipil dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi,” kata Yayat Darmawi, SE, SH, MH, Ketua Umum Presidium FW-LSM saat membacakan Surat Keputusan (SK) pelantikan.



Organ yang digawangi Hasran Hasan sebagai Komandan Satgas ini memiliki tugas khusus lainnya sebagai garda terdepan dalam pengamanan internal FW-LSM untuk insan pers dan LSM. “Sesungguhnya pers dan LSM itu dalam menjalankan fungsinya sudah dijamin Undang-undang. Namun tak sedikit mendapat hambatan atau gangguan fisik ketika di lapangan. Melalui Satgas ini setidaknya ada upaya meminimalisir berbagai gangguan terutama saat pelaksanaan tugas,” tambah Wan Daly Suwandi, Sekjen Presidium FW-LSM Kalbar kepada wartawan ditemui usai pelantikan. 


Menurut Wan Daly, diharapkan nantinya Satgas Magna Charta ini dilibatkan secara langsung dalam pendidikan Bela Negara sesuai rencana aksi nasional. “Selamat bertugas untuk seluruh anggota Satgas dan kepada saudara Hasran Hasran semoga dapat menjalankan amanah ini untuk kepemimpinan selama tiga tahun mendatang,” kata Wawan, pemilik sapaan Wan Daly.


Dan Satgas Magna Charta, Hasran Hasan dihubungi terpisah menjelaskan dirinya siap mengemban amanah dan akan menjalankannya dengan penuh rasa tanggungjawab. “Semoga berjalan sesuai dengan yang diharapkan dalam menunjang visi dan misi FW-LSM Kalbar sebagai sebuah forum gerakan,” ujar Hasran. (libertus liber/red)

Kabaharkam polri Minta Bahan  Baku Dalam Negerinya Ditambah .

By On September 26, 2020

 


Cybernews.id -Jakarta 

Hari ini, Jumat, 25 September 2020, Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, berkesempatan meresmikan Gedung Pusat Transfer Pengetahuan dan memimpin prosesi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fasilitas Pemeliharaan dan Perawatan (Harwat) Satwa milik Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, bertempat di Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.


Dalam sambutannya, Komjen Pol Agus Andrianto mengharap proses pembagunan fasilitas Harwat satwa bisa menggunakan bahan baku lokal yang lebih banyak lagi. Dalam rencana pembangunan, tertuang persentase penggunaan bahan kandungan lokal sebesar 30 persen.



"Jadi kandungan dalam negerinya tolong ditambah jangan cuma 30 persen, syukur-syukur bisa 50:50," ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.


Selain itu, Komjen Pol Agus Andrianto juga meminta agar penggunaan alat-alat berat dapat dikurangi dan diganti dengan tenaga manusia lewat proyek padat karya. "Pekerjakan banyak warga yang terdampak COVID-19, yang mudah-mudahan ini bisa memberikan kontribusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat adanya pandemi," katanya.


Dengan demikian, Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 ini berharap proses pembangunan fasilitas Harwat satwa Polri tersebut dapat ikut memberikan sumbangsih bagi upaya pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19.


Upaya tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari proses adaptasi kebiasaan baru akibat pandemi COVID-19. Karena memang, lanjutnya, manusia dituntut untuk beradaptasi dengan apa pun yang terjadi setiap saat.


Orang yang hebat bukan yang kuat. Orang yang hebat bukan yang pintar. Orang yang hebat orang yang mampu beradaptasi dengan segala yang terjadi di setiap waktunya. Kalau kita tidak mampu beradaptasi maka kita akan tergulung dengan situasi," tegas Komjen Pol Agus Andrianto.( Red )

Bupati  Mendeklarasikan Desa Bakti Sinabung  Sebagai Desa ODF .

By On September 25, 2020



Cybernews.id - Sintang - Kalbar 

Bupati Sintang dr. H.Jarot Winarno mendeklarasikan Desa Bakti Senabung Sebagai Desa ODF atau stop Buang Air Basar Sembarangan Desa Bakti Senabung kecamatan Ketungau Tengah pada hari Rabu (23/9/2020)

Hadir pada acara tarsebut kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Harysinto Linoh,Anggota Dprd Kabupaten Sintang Melkianus,Forkopimcam Ketungau Tangah serta tamu undagan lain nya


Bupati Sintang dalam Sambutan nya,kita berjuang agar seluruh masyarakat bisa komitmen bisa sepakat supaya tidak berak sembarangan itu tidak mudah bagi kita,sampai saat ini dari 29 desa yang ada di ketungau Tengah hanya 4 desa dan menjadi 5 desa yang kita Deklarasi kan pada hari ini desa Bakti Senabung ini.

"kita dulu mengawalinya mulai dari Desa Sungai areh 'saya langsung datang untuk mendeklarasikan nya lalu lanjut desa kerta sari saya datang juga, kemaren desa tanjung sari dan senangan jaya saya datang juga,lalu kapan di Desa Landau Buaya dan desa kedembak Air Tabun saya Tunggu Kapan di Deklarasi kan.masih banyak desa desa yang masih belum di Deklarasikan Stop Buang Air Basar Sembarangan.

"kata Bupati memang tidak mudah untuk mendeklarasikan desa desa untuk tidak buang air besar sembarangan karena kebiasaan masyarakat kita berak sembarang tempat,"apa lagi kalau kita ada tepian sungai sehingga untuk merubah kebiasan kita pindah ke darat agak susah"

Untuk itu tentu kita apresiasi buat masyarakat desa bakti senabung yang sudah berkomitmen serta petugas perangkat desa jajaran kesehatan sudah mampu mendeklarasikan desa Bakti Senabung stop buang air besar sembarangan

Banyak penyakit di sekitar kita, namanya biasa di sebut dengan penyakit Rakyat,muntah berak,berak lendir, gejala Tifus, infeksi Usus dan yang lain yang mudah sekali di cegah kalau kita tidak berak sembarangan,sebab pebularan penyakit tersebut melalui kotoran yang di bawa lalat ke makanan kita,atau kita setelah buang air besar tidak cuci tangan,kita megang makanan lalu kita makan,kalau kita bisa mencegah penyakit tersebut bayi kita akan sehat

kalau terkena infeksi ke bayi kita maka usus bayi kita sibuk membunuh kuman bukan mencerna makanan lama lama usus bayi kita akan kaku seperti selang akibatnya anak kita akan kurang pertumbuhan nya atau biasa di sebut Stanting"

Harap kita setiap rumah tangga mampu melakukan 5 hal, yang di sebut sanitasi total berbasis masyarakat kebersihan lingkungan yang bisa di lakukan oleh rumah tangga masing masing,tidak buang air besar sembarangan,selalu cuci tangan,menjaga makanan dan minuman di rumah, mengatur sampah di rumah, mengatur air limbah supaya tidak mengalir sembarangan ketetangga kita, 

Lima hal ini bisa di kerjakan masing masing rumah tangga yang ada di lingkungan kita. 


Camat KetungauTengah Petrianus,kita turut adalah untuk mengubah pola kehidupan di desa kita supaya hidup lebih sehat dan tidak membuang air besar sembarangan 

Sehingga di deklakrasi nya desa Bakti senabung menjadi desa yang sehat,ini lah upaya pemerintah memberikan kesehatan kepada masyarakat yang ada di desa

Saya ucapkan terima kasih kepada perangkat desa kepala puskesmas dan para masyarakat yang sudah melaksanakan deklarasi ini 


PJS Kepala desa Bakti Senabung Eric Frenli menyampaikan jujur kita selaku pemerintah desa sanggat menyambut baik dan sangat senang dengan di ada kan nya deklarasi ini menggingat desa kami masih banyak yang belum punya WC, yang jumlah KK nya sekitar 171,jumlah rumah 169 jumlah rumah yang belum mempunyai WC sebanyak 22 rumah, 

Banyak tantangan yang kami hadapi untuk merubah karakater warga untuk mengubah pola hidup sehat untuk melaksanakan deklarasi ini, walau begitu kita tidak putus asa dan optimis untuk melaksanakan program deklarasi ODF ini

Saya ucapkan terima kasih kepada dinas kabupaten sintang dan puskesmas merakai yang telah berbagi ilmu dan mensuport kami agar terlaksananya desa ini menjadi desa ODF 

Kepada masyarakat desa bakti senabung saya ucapkan terima kasih yang selalu bekerja sama yang telah bergotong royong sehingga apa yang berat terasa ringan dengan semanggat kompak yang di miliki warga masyarakat. 

Saya menghimbau terapkan pola kehidupan yang sehat dan bersih baik dari diri sendiri dan lingkungan,rubah pola hidup dan kebiasan lama sehingga terwujud nya hidup yang bersih dan sehat untuk kita semua.

          ( Hms Pemkab / red) 

Perhubungan AD Bantu Akses Komunikasi TMMD 109

By On September 25, 2020

 


Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Perhubungan Angkatan Darat bantu askes komunikasi dari lokasi TMMD menuju ke Kantor pada Kamis (25/09/2020).


Jaringan yg sangat sulit didapat membuat Perhubungan Angkatan Darat juga menurunkan personelnya untuk membantu akses komunikasi agar semua kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.


Serka Andraswari selaku personel perhubungan mengatakan "karena sinyal didaerah sini masih sangat minim dan untuk mendapatkan sinyal juga harus ketempat tempat tertentu, maka kami juga membawa peralatan untuk membantu akses komunikasi agar kegiatan tidak terhambat", pungkasnya.

Kedatangan Dansatgas TMMD 109 Disambut Meriah

By On September 25, 2020

 

Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Sinang - Kedatangan Dansatgas TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang Eko Bintara Saktiawan beserta rombongan disambut dengan meriah oleh masyarakat Desa Tirta Karya pada Kamis (25/09/2020).


Sebelum memasuki pintu gerbang, rombongan terlebih dahulu disambut dengan acara adat wilayah setempat.


Acara penyambutan yang berlangsung sangat meriah dan tertib ini merupakan tanda dimulainya program TMMD ke-109 Kodim 1205/Sintang.


Dipenghujung acara, Dandim 1205/Sintang Eko Bintara Saktiawan beserta rombongan disuguhkan dengan acara makan bersama yg telah disiapkan oleh masyarakat.


Data Kasus Singkawang Lengkap , Kejati Lambat

By On September 24, 2020

 


Cybernews.id -Singkawang - Kalbar 

Dua bulan sudah terlewati sejak pelaporan pertamakali Forum Wartawan dan LSM (FW-LSM) Kalbar terkait ‘rekaman Singkawang’ yang didalamnya terdapat dugaan korupsi. Tetapi pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar belum melakukan ekspos penanganan kasus tersebut, padahal sudah cukup bukti.


“Kami senantiasa akan mempertanyakan penanganan pelaporan yang telah kami sampaikan itu ke Kejati Kalbar. Sangat patut dipertanyakan karena lambat dan sudah dua bulan tidak ada kabarnya,” kata Drs Hikmat Siregar, Penasehat FW-LSM Kalbar yang juga Sekjen LSM Gerakan Anti Suap Anti Korupsi (Gasak) kepada wartawan, Kamis (24/9/2020).


Menurut Hikmat, laporan tersebut terlalu lambat diproses meskipun dari pihak pelapor sudah berkali-kali memberikan data hingga semua bukti telah tersaji dari pihak pelapor sesuai permintaan Kejati Kalbar. “Anehnya, hingga kini tak jelas juntrungannya. Memangnya berapa lama sih pemeriksaan berkas-berkas itu, ada nggak sih niat penyidik memproses laporan ini,” kata Hikmat mempertanyakan kinerja kejaksaan.



Saking kesalnya, Hikmat balik menantang aparat di Kejati Kalbar agar tidak segan-segan mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan, red), apabila bukti permulaan dan minimal dua alat bukti tidak terpenuhi. “Silakan keluarkan SP3 agar FW-LSM bisa mengambil langkah lain. Kami selaku sosial kontrol meminta keseriusan penyidik Kejati menindaklanjuti laporan tersebut,” tegas Hikmat.


Pernyataan Hikmat ini sangat beralasan, sebab sudah dua kali dari FW-LSM memberikan data yakni pada saat kedatangan langsung ke Kantor Kejati Kalbar di Jalan Ahmad Yani Pontianak sekaligus memasukan laporan dugaan tindak pidana korupsi, Kamis (2/7/2020). Waktu itu kedatangan pelapor dipimpin langsung Sekjen FW-LSM Wan Daly Suwandi dengan Juru Bicara FW-LSM, Sukahar SH MH. 


Asintel Kejati Kalbar, Chandra Yahya Welo SH MH yang mewakili Kajati Kalbar kala itu berjanji akan menindaklanjuti dengan melakukan analisa secara yuridis. Pelapor memang proaktif memenuhi data hingga tiga minggu setelah pelaporan itu, FW-LSM kembali datang beramai-ramai pada, Senin (10/08/2020) dengan membawa bukti-bukti tambahan terkait ‘rekaman bagi-bagi proyek’ yang didalamnya terdapat pelaporan dugaan korupsi APBD Kota Singkawang Tahun 2018 dan 2019.


Menurut Chandra, ketika pelaporan awal yang baru berupa transkrip pembicaraan dari rekaman dan beberapa data pendukung lainnya memang masih sumir, belum ada fakta yang mengarah pada perbuatan melawan hukum. “Namun dengan tambahan ini akan semakin lengkap dan bisa saja ke ranah pidana khusus,” kata Chandra didampingi Kasi Penkum, Pantja Edy Setiawan.


Menyikapi ketidakseriusan Kejati Kalbar tersebut, Sekjen FW-LSM Wan Daly Suwandi berjanji akan kembali mendatangi Kantor Kejati Kalbar beramai-ramai. “Forum ini tidak main-main karena di dalamnya terdapat ratusan anggota yang menjadi perwakilan berbagai LSM dan gabungan para jurnalis. Semua data sudah tersaji, malah bukti suap yang mengiringi kasus itupun sudah kami sampaikan. Kurang apa lagi,” tegas pemilik sapaan Wawan ini.


Jika memiliki komitmen dan integritas dalam penegakkan hukum, lanjut Wawan, setidaknya Kejati Kalbar melakukan ekspose penanganan kasusnya melalui media massa. “Sekarang ini kita tidak tahu progress-nya. Jangan sampai kterlambatan penanganan ini ada unsur kesengajaan. Kami khawatir dampaknya pada ketidakpercayaan publik terhadap institusi kejaksaan,” kata dia. (*)

Pasangan  Askiman - Hatta Optimis Menang  Pilkada 2020

By On September 24, 2020



Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Tepat pada Kamis, 24 September 2020 bertempat di Gedung Pancasila Sintang Jalan Pahlawan Kecamatan Sintang Provinsi Kalimantan Barat dilaksanakan Pengundian Nomor Urut Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sintang Tahun 2020,dalam hal ini di Kabupaten Sintang terdapat 3 Kandidat Bakal Calon yang diusung dari Parpol-Parpol Pemenang Pemilu Tahun 2019 lalu, adapun hasil dari pengundian yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sintang tersebut sebagai berikut:


Nomor Urut 1 jatuh pada Pasangan Jarot Winarno-Yosef Sudiyanto dengan singkatan JADI


Nomor urut 2 Jatuh pada Pasangan Askiman-Hatta dengan singkatan KITA


Nomor Urut 3 jatuh pada Pasangan Yohanes Rumpak-Syarifudin dengan singkatan YES


Pengundian Nomor urut tersebut berjalan tertutup, dan hanya disiarkan melalui Media Sosial Facebook, pasalnya kondisi ditengah Covid-19,sehingga awak media hanya bisa mengikuti dari luar ruangan(red).


Usai kegiatan ditemui sejumlah awak media Pasangan Nomor Urut 2 Askiman-Hatta mengatakan, kegiatan pengundian tersebut,bisa di slogankan dengan Bahasa Jadi-Kita-Yes, ujar Askiman kepada awak media di depan Gedung Pancasila Sintang usai menghadiri rapat pengundian Nomor Urut Kandidat Calon Bupati Sintang dan Calon Wakil Bupati Sintang Tahun 2020 yang direncanakan Pemilihan Kepala daerah dan wakil kepala daerah akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.


Askiman mengatakan langkah-langkah kedepan yang ingin dilakukan oleh Pasangan Calon Bupati Sintang dan Calon Wakil Bupati Sintang ini, dalam waktu dekat kita akan merapatkan barisan dengan tim baik Partai maupun Tim relawan Pasangan KITA yang ada,guna memainkan strategi untuk mencapai kemenangan salah satunya dengan melakukan gerilya kepedalaman serta pelosok tanah air,katanya.


Dikatakan oleh Kandidat Kuat Bupati Sintang 2020 inipun, pihaknya ingin menyampaikan apa yang telah menjadi komitmen pasangan KITA dalam bentuk Visi dan Misi serta program kerja kita yang nyata,pihaknya optimis menang dalam Pilkada Sintang 9 Desember 2020 mendatang,ulasnya.


Ia juga menghimbau agar semua pendukung yang ada agar tidak menghujat, tidak mencemooh, tidak mengobarkan bahasa-bahasa yang yang berkaitan dengan isu sara, mari kita jalani Pilkada ini dengan rasa damai menuju Sintang yang damai, Sintang yang Sehati, Sintang yang sefikir, Sintang yang boleh menghormati satu sama lainnya.


Ditambahkannya, tentunya Pilkada kali ini bukanlah merupakan hal untuk mencari lawan, dan kami pasangan Askiman-Hatta tidak menganggap kedua pasangan calon lainnya sebagai lawan kami, tetapi mereka adalah sebagai mitra kontestan.


Menurutnya,kita memilih pemimpin yang mampu menunjukkan kasih tauladannya kepada masyarakat kita, mampu membawa masyarakat Sintang lebih maju kedepan,menuju Sintang yang sejahtera, Sintang yang harmonis, Sintang yang mampu menjadi yang terbaik, Sintang yang penuh dengan inovatif, yang tentunya menjadi harapan bagi masyarakat Kabupaten Sintang yang kita cintai ini, ajaknya.(LMB GRUP).