Pengrajin Tenun Ensaid Panjang ,Bertahan Di Tengah Pandemi Covid - 19

By On Januari 23, 2021

 


Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Pandemi covid-19 yang melanda Indonesia tak terkecuali Kabupaten Sintang sudah berdampak tidak baik terhadap berbagai sendi kehidupan masyarakat. Namun, para pengrajin tenun ikat di Betang Ensaid Panjang Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai menuturkan situasi berbeda. Para pengrajin tenun yang dijumpai menuturkan tidak merasakan dampak yang signifkan dari pandemi covid-19. Mereka survive dan bahkan stabil di tengah pandemi covid-19. 

Ibu Limah yang berusia 72 tahun dan tinggal bilik nomor 10 Betang Ensaid Panjang tersebut menuturkan bahwa produksi dan pendapatan mereka stabil di saat pandemi covid-19 ini. “dalam satu bulan saya menghasilkan 2 kain tenun. Yang lama itu ngikatnya, karena menghabiskan waktu satu bulan. Setelah diikat, lalu ditenun. Kalau menenun tidak lama. 2 minggu selesai satu kain tenun. Harga kain tenun paling rendah 800 ribu satu kain. Ada juga yang harganya 1 juta kalau  yang ikatnya dua kali” terang Ibu Limah. 

“saya punya anak 6 orang. Semua sudah berkeluarga. Dari enam itu, ada satu orang anak saya yang ikut pelatihan hari ini. Karena dia memang ikut jejak saya menjadi penenun kain ikat. Kami para penenun di sini menggunakan pewarna alami dan kimia. Kalau pewarna alami menggunakan kulit dan buah kayu. Kalau kain tenun yang diberikan pewarna alami itu harganya agak mahal satu helai bisa mencapai 1,3  juta sementara kalau kain tenun yang diberikan pewarna kimia diberikan harga agak rendah yakni 1 juta saja. Selisih harga antara kain tenun yang diberikan pewarna alami dan kimia adalah  300 ribu” papar Ibu Limah sambil terus melakukan aktivitas menenun

“tapi kedua pewarna sama-sama diminati oleh pembeli. Disaat corona ini, kami stabil saja. Baik membuat kain tenun dan pembeli sama saja saat sebelum dan saat corona ini” tambah Ibu Limah yang juga bercerita bahwa ada dokter yang memesan kain tenun yang diberikan pewarna alami sebanyak 6 helai kepadanya. 

Sama dengan cerita Ibu Limah, penenun lainnya yang sudah lanjut usia, Ibu Pangi yang berusia 83 tahun juga mengaku biasa saja saat pandemi covid-19 melanda. “kami tetap stabil saja baik membuat tenun maupun pesanan. Saya sudah berusia 83 tahun. Jadi saat menenun, saya harus pakai kacamata. Suami saya sudah berusia 90 tahun dan sudah menderita lumpuh dan tinggal di dalam kamar” tutur Ibu Pangi yang tinggal di bilik nomor 9 Betang Ensaid Panjang. 

Kepala Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai Fransisco Heri menjelaskan bahwa Betang Ensaid Panjang ini memiliki 28 bilik. “dari 28 bilik ini. 27 bilik diantaranya diisi oleh warga. Satu bilik yang kami berinama BILIK TEMUAI yang dikhususkan bagi tamu yang akan menginap di Betang Ensaid Panjang. Fasilitas yang ada di Bilik Temuai ada tempat tidur, dapur lengkap, dan WC. Sebelum pandemi covid-19, selalu ada saja tamu yang menginap. Bahkan dari luar Kabupaten Sintang. Kadang ada mahasiswa yang menginap untuk melakukan kegiatan kemahasiswaan. Pernah juga akademisi yang sedang melakukan penelitian.  Orang bule juga pernah” tutur Fransisco Heri

“disaat pandemi covid-19 ini, memang pengrajin tenun ikat di Betang Ensaid Panjang ini cukup stabil. Baik itu produksi maupun penjualan stabil saja. Stok tenun tidak pernah habis dan selalu tersedia di betang ini. Penyebabnya adalah para pengrajin tenun ini dibina, dibimbing oleh BUMDes Ensaid Panjang. Ada juga program P2EMAS yang masuk ke sini cukup membantu para pengrajin. Ada juga Koperasi Jasa Menenun Mandiri yang membantu penjualan” terang Fransisco Heri.      (Humas Pemda/red)

Hadir Di Bandara Tebelian ,Bupati Sintang Turut Sambut Jenazah Mantum PB HMI

By On Januari 22, 2021




Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menyambut kedatangan jenazah Mulyadi P. Tamsir, laki-laki 39 tahun, salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 asal Kab. Sintang sekaligus menyerahan jenazah mantan ketua PB HMI periode 2016-2018 kepada pihak keluarga, yang di tandai dengan penyerahan kutipan akta kematian oleh Bupati kepada Ponijan, ayahnda dari almarhum Mulyadi P. Tamsir, di Bandar Udara Tebelian Sintang, Kec. Sungai Tebelian, Kamis (21/1/20121).



Mulyadi P. Tamsir salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada 9 Januari 2021 lalu di Kepulauan Seribu, terindentifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri pada 19 Januari 2021 kemarin. Jenazah mantan Ketua PB HMI periode 2016-2018 di berangkatkan dari Jakarta ke Pontianak pada Kamis pagi, 21 Januari 2021, kemudian siangnya langsung di terbangkan ke Sintang untuk dimakamkan pihak keluarga.

Selain Mulyadi P. Tamsir, turut juga menjadi korban pada peristiwa pesawat jatuh tersebut dua warga Sintang yakni Faisal Rahman laki-laki 30 tahun & Asy Habul Yamin laki-laki 37 tahun. Keduanya merupakan saudara kandung dan sudah di makamkan di Jakarta.

Bupati Sintang, Jarot Winarno pun menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian untuk selama-lamanya mantan ketua PB HMI ini yang ia kenal sejak almarhum berusia 5 tahun. Bupati mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa & dan keluarga yang di tinggalkan di beri ketabahan serta kekuatan.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah gugur dalam musibah pesawat Sriwijaya SJ 182 pada 9 Januari 2021, tiga anak muda Sintang. Alhamdulilah sudah bisa teridentifikasi. Perlu kerja keras banyak pihak sehingga akhirnya bisa memulangkan jenazah adinda Mulyadi P. Tamsir ke Sintang. Sementara dua korban dimakamkan di Jakarta. Alhamdulilah, jenazah almarhum Mulyadi P. Tamsir telah sampai di kampung halamanya. Kita kehilangan anak-anak muda yang sangat potensial. Mereka adalah angkatan pertama milenial Kabupaten Sintang. Mereka intens berinteraksi dengan dunia luar. Mereka punya semangat dan mereka percaya dan yakin dalam berusaha. Saya mengenal almarhum Mulyadi P. Tamsir sejak tugas pertama saya sebagai dokter Puskesmas di Ketungau Hilir tahun 1986. Waktu itu almarhum masih berusia 5 tahun. Almarhum belajar di SDN 24 Serangas Ketungau Hilir. Waktu itu kalau saya mau ke Serangas dari Nanga Ketungau harus milir dulu ke Sintang. Anak muda yang sekolahnya di Serangas tetapi memiliki pemikiran yang luar biasa. Kemudian membuktikan bahwa siapa pun di Sintang ini, kalau ada usaha dan kemauan, akan bisa mencapai cita-cita yang tinggi” terang Bupati Sintang

“terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu proses identifikasi dan memulangkan jenazah korban. Dengan melafazkan bismillahirrahmanirrahim, saya serahkan jenazah adinda Mulyadi P. Tamsir kepada pihak keluarga. Mari bersama-sama kita berdoa agar amal ibadah tiga anak muda ini diterima di sisi Allah SWT. Atas nama pribadi, Bupati Sintang dan masyarakat Kabupaten Sintang, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Turut mendoakan agar keluarga ditinggalkan dimuliakan oleh Allah SWT, diberikan kesabaran. Tugas kita saat ini, apa yang pernah menjadi cita-cita almarhum yang belum sampai, mari sama-sama kita wujudkan” terang Bupati Sintang. 

Ngadi Sudiro perwakilan dari keluarga besar  almarhum Mulyadi P. Tamsir menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu proses pemulangan jenazah Mulyadi P. Tamsir. “kami tidak menyangka, banyak teman dan kerabat dari anak saya yang memperhatikan. Kami sangat terharu, atas kepedulian kepada anak kami. Semoga ini menjadi amal sholeh. Apa yang sudah dilakukan anak kami, sangat luar biasa. Dan ini menjadi kekuatan kami. Mudah mudahan bisa mensuport anggota HMI di seluruh Indonesia” terang Ngadi Sudiro

Hadir pada kegiatan penyambutan kedatangan dan penyerahan jenazah mantan ketua PB HMI ini, unsur Forkopimda Kab. Sintang, Anggota DPRD Provinsi Kalbar Suyanto Tanjung, sejumlah unsur OPD di lingkungan Pemkab Sintang, unsur Forkopimcam Sui Tebelian, pengurus HMI Pusat & HMI Kab. Sintang, pihak keluarga korban dan tamu undangan lainnya.   

   ( Humas Pemkab / red)

Ratusan Personi TNI - Polri  Di Kerahkan Dalam Pengamanan Penetapan Paslon Bupati Dan Wakil Bupati

By On Januari 22, 2021



Cybernews.id - Sintang -Kalbar .

Siang ini, (22/1) pasukan gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan agenda penetapan paslon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Sintang yang berlokasi di Hotel My Home Sintang.


Dengan dipimpin oleh Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak, S.I.K, S.H, M.I.K dalam pengamanan tersebut disertakan kekuatan ratusan personil gabungan baik dari TNI maupun Polri yang disiagakan tepat disekitar lingkungan Hotel My Home.



“Tepat siang ini, rangkaian Pilkada Bupati 2021 telah memasuki tahap terakhir yaitu penetapan paslon terpilih yang dimana dalam pengamanan ini telah kami siagakan ratusan personil baik itu dari Polres Sintang dan Polsek Jajaran serta ditambah dengan pasukan bantuan dari TNI” Jelas Ventie.


Dirinya mengungkapkan bahwa dalam tahapan penetapan paslon melihat situasi beberapa pekan terakhir dapat dipastikan akan berjalan dengan aman dan kondusif akan tetapi demi terjaminnya kelancaran rangkaian kegiatan maka personil TNI-Polri juga tetap akan disiagakan disekitar lokasi.


“Untuk rangkaian kegiatan melihat situasi beberapa pekan terakhir aman kondusif kami harap kegiatan dapat berjalan dengan lancar, disini yang akan kami perketat selain tamu undangan yang hadir juga tidak luput Protokol Kesehatan yang harus diterapkan nantinya” Jelasnya.


“Beberapa rute telah kami lakukan penutupan karena kami juga tidak ingin under estimate selain itu di rute-rute tersebut juga telah kami siagakan anggota lebih” Tambah Ventie.


Diakhir dirinya juga mengharapkan agar kegiatan dapat berjalan lancar dan paslon lain dapat legowo menerima hasilnya dan bisa bersama-sama membangun Sintang untuk lebih maju kedepannya.   

   ( Humas Polres Sintang / red)

Polsek Tempunak Terima Kunjungan Kerja Pertama Kapolres Sintang

By On Januari 21, 2021



 Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak, S.I.K, S.H, M.i.K melaksanakan kunjungan kerja diawal tahun 2021, hal ini merupakan agenda rutin Polres Sintang untuk melihat langsung kondisi kesiapan Mako dan Personil Polsek jajaran Polres Sintang , Kamis pagi (21/1).


Mulai dari Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak, S.I.K, S.H, M.I.K hingga Kabag Ops Kompol Zulfikar, Kabag Ren Kompol Tolop Saragih dan beberapa pejabat utama lainnya seperti Kasat Polair dan Paurkes Polres Sintang, ikut serta dalam giat kunjungan kerja kali ini.


Dengan menggunakan Kapal C3 milik dinas Sat Pol Air speed, tim melewati jalur sungai hal ini juga dimaksudkan untuk melihat langsung situasi perairan di wilkum Polres Sintang, dikarenakan kondisi curah  hujan yang cukup tinggi pada bukan Januari ini, terus menguyur Kabupaten Sintang sehingga debit air terus naik, dan ini menjadikan perhatian khusus oleh Kapolres Sintang.



Setibanya tim di wilayah Polsek Tempunak, AKBP Ventie Bernard Musak bersama dengan tim langsung disambut oleh Kapolsek Tempunak  Iptu Supriyanto beserta personil Polsek Tempunak, dan dilanjutkan penyampaian arahan oleh Kapolres Sintang.


Kunjungan ke Polsek Tempunak ini dimaksudkan untuk nengecek langsung situasi dan kondisi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tempunak sekaligus melakukan pengecekan terhadap kesiapan Mako dan personil Polsek Tempunak.


Dalam arahannya, pertama kali Kapolres Sintang langsung bertanya terkait situasi terkini penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah hukum Polsek Tempunak guna melihat apakah terdapat peningkatan dalam kasus tersebut.


Dilain hal Kapolres Sintang juga memberikan arahan kepada para Bhabinkamtibmas yang diharapkan dapat bekerja semaksimal mungkin untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif khususnya di desa binaan nya masing-masing.


"Bhabinkamtibmas saya harap lebih aktif lagi dalam giat-giat sambang masyarakat, jalin kedekatan agar silaturahmi kita dan masyarakat tetap terjaga dengan baik dan yang terpenting usahakan polisi selalu hadir dalam kegiatan masyarakat karena ini juga merupakan sinergitas" Ujar Kapolres


Selain para personil, Kapolres Sintang juga mengingatkan kepada Kapolsek Tempunak untuk selalu berkoordinasi dengan Forkopincam dalam mengatasi permasalahan yang bisa timbul nanti kedepannya.


"Kunjungan ke Polsek Tempunak ini merupakan kunjungan pertama saya setelah menjabat sebagai Kapolres Sintang, saya hanya menitipkan pesan kepada Kapolsek dan Personil agar senantiasa menjaga komunikasi dengan masyarakat setempat dan berikan juga pelayanan yang maksimal kepada mayarakat karena memang itulah tugas kita" Tutup Ventie.


Usai memberikan arahan, Kapolres Sintang melakukan peninjauan terhadap keadaan mako sekaligus berbincang-bincang bersama personil sebelum kembali untuk melanjutkan kunjungan kerjanya ke Polsek Sungai Tebelian.    

    ( Humas Polres Sintang / red )

Kasus Kantor Imigrasi Entikong ,Terapkan Asas Praduga Tak Bersalah

By On Januari 20, 2021



Cybernews.id - Entikong - Kalbar .

Menyikapi pemberitaan adanya oknum pejabat di Kantor Imigrasi Kelas II Entikong, RFS  yang dituduh terlibat pemerkosaan, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat Pamuji Raharja menyikapi permasalahan tersebut  berharap agar semua pihak dapat mengedepankan asas presumption of innocence atau praduga tak bersalah.


"Kasus tersebut masih didalami kebenarannya. Langkah yang sudah dilakukan, dengan menerbitkan surat penonaktifan sebagai Kepala Kantor Imigrasi dan menarik saudara RFS ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat terhitung mulai tanggal 20 Januari 2021 untuk menghadapi proses pemeriksaan lebih lanjut yang akan dilakukan oleh Tim Pemeriksa dari Kanwil Kemenkumham Kalbar dan Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM dalam rangka memastikan telah terjadinya perbuatan asusila. Demikian juga dilakukan terhadap saudari RPP." kata Pamuji Raharja.


Dijelaskan Pamuji, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong sebagai  salah satu Satuan Kerja Keimigrasian berada dalam kendali pengawasan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat sehingga setiap persoalan yang terjadi di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Entikong sudah di atensi pimpinan untuk dicek kebenarannya ."Saya langsung mendapat perintah untuk melakukan koordinasi ke TKP di Entikong untuk memastikan permasalahan yang terjadi. Kami berkomitmen untuk tidak mentolerir pelanggaran kode etik Aparatur Negara, seorang ASN apalagi yang menduduki jabatan tertentu harus mampu menjadi contoh tidak hanya dilingkungan kerja namun juga dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Pamuji selaku koordinator Kantor Imigrasi Se-Kalbar. 


Oleh karena itu, apabila telah terbukti pejabat yang bersangkutan melakukan perbuatan asusila. Tentu saja akan di kenakan sanksi sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai. 


Pihak Kanwil Kemenkumham Kalbar juga memastikan munculnya persoalan ini tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. "Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Persoalan ini kami pastikan tidak  ada kaitannya dengan janji layanan yang akan kami berikan kepada masyarakat," pungkas Pamuji Raharja.  

     Tim liputan 

     Editor : Mit .

Kapolda Kalbar Mutasi Sejumlah Perwira Pertama dan Menengah Di Jajarannya .

By On Januari 19, 2021



Cybernews.id - Pontianak .

Kapolda Kalbar (Irjen. Pol. Dr. Drs. Remigius Sigid Tri Hardjanto, S.H., M.Si.) mutasi sejumlah Perwira Polri yang diantaranya menjabat Wakapolres, Kepala Satuan (Kasat) dan Kapolsek jajaran Polda Kalbar.


Berdasarkan surat telegram Kapolda Kalbar Nomor : ST/31/I/KEP/2021 tanggal 18 Januari 2021 yang di tandatangani oleh Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol Nuryanto terdapat 116 Perwira Polri berpangkat Perwira Pertama dan Perwira Menengah yang di mutasi jabatan.


Seperti jabatan Wakapolres Singkawang berpindah tangan dari Kompol Kuntadi Budi Pranoto kepada Kompol Haryanto yang saat ini menjabat Wakapolres Kayong Utara, dan Kompol Kuntadi Budi Pranoto mendapat amanah baru menjabat Wakapolres Kayong Utara.


Dan jabatan Kabag Ops Polres Melawi juga mengalami pergantian dari Kompol Dedi Fahruddin Siregar kepada AKP Aang Permana yakni lulusan Diksepimma TA 2020.


Tak hanya itu jabatan Kasat Lantas Polresta Pontianak dari AKP Priscilla Oktaviana kepada Kompol Rio Sigal Hasibuan yang sebelumnya menjabat Kapolsek Pontianak Selatan.


Kapolsek Pontianak Selatan akan dijabat oleh AKP Galih Wicaksono yang sebelumnya bertugas di Direktorat Intelkam Polda Kalbar.


Dan jabatan Kapolsek Pontianak Barat juga mengalami pergantian dari Kompol Eko Mardianto kepada AKP Muslimin yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sandai Ketapang.


Selain itu jabatan Kapolsek Pelabuhan Dwikora Pontianak juga mengalami pergantian dari AKP Firah Meydar kepada Iptu Wendi Sulistiono


Dan juga Kasat Reskrim Polres Kubu Raya mengalami pergantian dari AKP Charles Berto Nicholas kepada AKP Jatmiko yang sebelumnya menjabat Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak, kemudian AKP Charles Berto Nicholas akan menjabat sebagai Kanit di Direktorat Resnarkoba Polda Kalbar. 

(Mit.)

Jelang Fit and Proper Test Calon Kapolri, Polri Serahkan Naskah Materi ke Komisi III DPR

By On Januari 19, 2021



 Cybernews.id - JAKARTA

 – Tim ahli calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyerahkan naskah makalah arah serta kebijakan Kapolri ke depan kepada Komisi III DPR, Selasa (19/1/2021).

 

Makalah tersebut merupakan bahan atau materi yang akan dipresentasikan pada uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Kapolri yang akan dilaksanakan besok, Rabu (20/1/2021).

 

“Tadi pukul 15.00 WIB, materinya sudah diserahkan ke Komisi III DPR, oleh Ketua Tim Naskah Irjen Pol Wahyu Widada (Kapolda Aceh) didampingi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangannya, Selasa (19/1/2021).

 

Menurut Argo, secara umum naskah makalah calon Kapolri adalah kebijakan atau program kerja ke depan. “Intinya program kerja Kapolri ke depan. Besok kita dengarkan dan simak bersama saat fit and proper test di DPR,” ungkapnya.