Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Kesiapan RIM Covid-19 di Komplek Gedung Serbaguna Sintang.

By On April 19, 2021




Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Bupati Sintang,  Jarot Winarno, bersama Wakil Bupati Sintang, meninjau Ruang Isolasi Mandiri (RIM) 2 di Mess Badan Diklat BKPSDM Kab. Sintang, Komplek Gedung Serbaguna Sintang, Jl. YC. Oevang Oeray, Sungai Ana, Kec. Sintang, Senin (19/4/2021).


Turut mendampingi Bupati & Wakil Bupati, yakni Kadis Kesehatan Kab. Sintang Harysinto Linoh, Direktur RSUD Ade M. Djeon Sintang Rosa Trifina, Kadis Perkim Kab. Sintang Zulkarnaen dan Tim Satgas Covid-19 Dinkes Sintang.


Kasi Alkes dan Perbekalan dan Rumah Tangga Dinkes Sintang, M.Iqbal Natadipura mengatakan RIM 2 di Mess Badan Diklat BKPSDM ini di siapkan untuk isolasi mandiri pasien covid-19 terdiri dari 4 gedung yakni gedung A, gedung B, gedung C dan gedung D. 

Untuk gedung A jelas dia, di fungsikan untuk petugas medis dan ruang observasi dengan 6 tempat tidur untuk pasien positif yang memerlukan perawatan intensif karena di lengkapi peralatan medis oksigen. "6 ruang observasi ini untuk mendukung ruang isolasi khusus di rumah sakit, kalau di ruang khusus, ruang pinere penuh, kita larikan ke rim 2 yang 6 tempat tidur ini, kalau kosong baru dipindahkan lagi kesana"kata Iqbal.



Lanjut Iqbal, sementara untuk gedung B khusus untuk isolasi pasien wanita yang OTG dengan 13 tempat tidur. Gedung C untuk isolasi pasien pria yang OTG dengan 12 tempat tidur. "Sementara untuk gedung D lagi di persiapan untuk isolasi keluarga bisa, tersedia 20-25 tempat tidur"ujar Iqbal.


Selain itu kata dia, gedung RIM 2 ini  juga di lengkapi fasilitas pendukung seperti CCTV dan WIFI.  "rim ini ya di persiapan untuk lonjakan kasus yang saat ini terjadi"ungkap Iqbal.


Bupati Sintang, Jarot Winarno, mengatakan ia dan Wakil Bupati meninjau Gedung Mess Diklat BKPSDM Kab. Sintang yang di fungsikan untuk Ruang Isolasi Mandiri (RIM) pasien covid-19, guna mengantisipasi jika ruang isolasi khusus dan Rusunawa di RSUD Ade M. Djeon Sintang penuh. "RIM ini buat jaga-kaga karena Bed Occupancy Ratio (BOR) atau penggunaan tempat tidur baik di ruang isolasi mandiri dan isolasi khusus di RSUD Ade M. Djeon Sintang serta Rusunawa sampai 80%. "34 tempat tidur, sudah terisi 30, kalau hari ini 10 orang saja perlu di rawat, nda ada lagi tempat tidur, jadi kita siapkan di berbagai tempat, salah satunya di gedung diklat ini." jelas Jarot.


"Kalau terjadi sesuatu kita siapkan 6 ruang isolasi ini bagi pasien yang memerlukan tindakan medis"tambahnya.


Selain itu, Jarot menjelaskan, di siapkannya gedung diklat BKPSDM ini sebagai ruang isolasi mandiri guna memberikan rasa tenang kepada masyarakat, agar semua bisa di tangani. Sementara untuk tenaga medis di RIM 2 ini sudah disiapkan baik itu perawat dan dokter.

"Rencana kita siapkan 2 minimalnya dokter, tapi ini baru dapat 1, sementara untuk tenaga perawat dan sebagainya dah cukuplah, mendayagunakan tenaga-tenaga yang adalah"terang Jarot. 


( Humas / red )

Yosepha Hasnah Pimpin Rapat Secara Virtual ,Membahas Tunggakan Iuran BPJS

By On April 19, 2021




Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si memimpin Rapat Forum Pemangku Kepentingan Utama  Kabupaten Sintang Tahap I Tahun 2021 secara virtual di Ruang Rapat Sekretaris Daerah pada Senin, 19 April 2021. 

Rapat dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang Eka Susilamijaya dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang terkait dengan pengelolaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kabupaten Sintang. 

Pada rapat secara virtual tersebut, Forum Pemangku Kepentingan Utama  Kabupaten Sintang membahas soal tunggakan iuran BPJS Peserta Mandiri, desa yang belum menyetor iuran, dan perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si mengingatkan Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa untuk selalu memperbaiki atau update data JKN-KIS di masing-masing desa. “supaya kita bisa memastikan data dan angka dan mengetahui kondisi terkini. Terus perbaiki data peserta JKN-KIS di desa sehingga data lebih valid. Pemkab Sintang sangat komitmen membantu mensukseskan program JKN-KIS di Kabupaten Sintang. Pemutihan atau diskon bagi penunggak iuran bisa dikaji lagi” terang Yosepha Hasnah 



“soal tunggakan peserta mandiri BPJS di Kabupaten Sintang, sepertinya kita perlu melakukan rapat lebih teknis lagi. Untuk membicarakan solusi terbaik. Pembayaran BPJS bagi perangkat desa agar lebih ditertibkan supaya tidak terjadi keterlambatan. BPJS, Dinas PMPD dan BPKAD perlu memperkuat koordinasi dalam hal pembayaran iuran BPJS bagi perangkat desa ini” terang Yosepha Hasnah

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang Eka Susilamijaya memaparkan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Sintang yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan sudah mencapai 87,5 persen. “artinya capaian kita sudah bagus. Integrasi ke JKN-KIS sedang berlangsung dan tersisa 22.913 ribu yang tidak terintegrasi. Kami juga terus mendorong usaha mikro untuk bergabung dalam BPJS Kesehatan. Capaian JKN-KIS Kabupaten Sintang tertinggi se Kalimantan Barat” terang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang Eka Susilamijaya.

“peserta mandiri BPJS Kesehatan di Kabupaten Sintang pada 2020 mencapai 61,6 persen dari jumlah penduduk. Tahun 2020 jumlah peserta yang menunggak iuran untuk kelas III itu sebanyak 15 ribu jiwa belum lagi kelas I dan II. Kami terus menerus mengingatkan peserta untuk membayar iuran bahkan bisa dilakukan secara kolektif. Total tunggakan 16 milyar dan tahun 2020 

“Jumlah peserta BPJS Kesehatan yang tidak membayar di tahun 2020 mencapai 23.111 jiwa. Dan tahun 2021 sudah mencapai 23. 390 jiwa. Data kami juga menunjukan, justru tunggakan itu terjadi di Kecamatan Sintang yang sebenarnya tidak ada masalah akses pembayaran” terang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang Eka Susilamijaya

“kami juga membuka pelayanan melalui aplikasi whatsapp dan telegram untuk mengurangi tatapmuka. Ada 8 desa yang belum melaporkan data JKN-KIS kepada kami. Dalam hal tunggakan, akan kami pertimbangkan untuk memberikan program relaksasi, namun tentu perlu kajian terlebih dahulu. Kami juga menemukan, banyak nomor handphone peserta yang sudah tidak bisa dihubungi” terang Eka Susilamijaya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang drg. Ridwan Tony Hasiholan Pane menyampaikan komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh peserta JKN-KIS di Kabupaten Sintang. “kami membuka pengaduan dalam hal pelayanan kesehatan sampai ke Puskesmas. Kami mendorong badan usaha dari kota sampai kecamatan untuk bergabung sebagai peserta BPJS. Soal tunggakan, keluhan mereka adalah akumulasi tunggakan yang membuat peserta merasa berat untuk membayar. Misalnya tunggakan sampai dua tahun. Saran saya ada pengurangan atau pengampunan. Seperti ada program pengampunan pajak begitulah. Atau ada strategi lainnya, perlu dipikirkan. Bisa dibuat terobosan diskon satu tahun bagi para penunggak, ini misalnya saja. Peserta yang dikecamatan mengeluhkan susah bayarnya” terang drg. Ridwan Tony Hasiholan Pane. 

Kepala Seksi Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sintang  Memi Sukaesih menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “hingga saat ini sudah 52 persen data sudah diperbaharui datanya. Data peserta BPJS PBI semua wajib masuk dalam DTKS, saat ini masih terus diperbaiki. Dalam proses perbaikan tersebut, banyak yang dinonaktifkan yakni sekitra 2000 peserta. Ada juga yang belum masuk dalam DTKS ini seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan disabilitas masih banyak masuk ke dalam DTKS” terang Memi Sukaesih.

“data peserta JKN-KIS setiap desa sudah kami informasikan kepada seluruh desa untuk mengupdate data mereka supaya data yang kita kumpulkan menjadi valid. Manakala operator desa sedang memperbaiki data, keluhan mereka adalah adanya NIK dan nomor KK yang tidak sesuai. Banyak masyarakat yang belum ada NIK dan KK sehingga saat dimasukan ke dalam aplikasi DTKS, ditolak oleh sistem” terang  Memi Sukaesih

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang H. Sri Tanyono menyampaikan Dukcapil merupakan penyedia data dalam hal DTKS ini. “DTKS wajib sesuai antara NIK dan KK. Kalau tidak sesuai, maka tidak terbaca oleh aplikasi. Kami siap membantu Dinas Sosial untuk memperbaiki DTKS ini.  Soal ada masyarakat yang belum ada NIK dan KK, kami siap membantu termasuk warga yang ODGJ. Untuk membereskan soal data seperti ini, kami membuka konsultasi manual dan kami yakin 1 x 24 jam bisa selesai dan data bisa terkoneksi dan terintegrasi dengan DTKS” terang H. Sri Tanyono.     

           (Humas / red)

Timbulkan Kebisingan dan Lakalantas, Polres Melawi Berantas Balap Liar

By On April 18, 2021

 


Cybernews.id - Melawi -Kalbar .

Balap liar memang sangat meresahkan masyarakat dan pengguna jalan.


Oleh sebab itu, Untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan kamseltibcarlantas, Polres Melawi melalui "Operasi Keselamatan Kapuas 2021" gencar menertibkan hingga melakukan penilangan dan melepaskan knalpot racing (tidak standar).



Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kabag Ops AKP Aang Permana, S.I.P., M.A.P membenarkan adanya peningkatan kegiatan untuk memberantas balap liar dan pemakaian knalpot racing yang meresahkan masyarakat tersebut.


"Iya betul, Selama Operasi Keselamatan ini telah dilakukan penilangan knalpot racing (tidak standar) sebanyak 21 kendaraan, dan balap liar sebanyak 1 kendaraan. Untuk balap liar ini kendaraannya masih kami tahan atau amankan di pos lantas," jelasnya.


"Dari kejadian yang sudah-sudah, Selain meresahkan masyarakat dan pengguna jalan lainnya. Hal ini juga sering kali memakan korban jiwa, termasuk korbannya sendiri dari anak-anak remaja yang melakukan balap liar ini," ungkapnya.


"Ini sangat memperihatinkan, kami mengharapkan peran serta dari para orang tua, guru dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Melawi ini, mari kita bersama meminimalisir kejadian seperti balap liar ini. Karena ini dapat merugikan semuanya, oleh sebab itu harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat," tegasnya.


Dilain tempat, Kasat Lantas Polres Melawi Iptu Suwaris juga mengapresiasi peran serta masyarakat dengan melaporkan kejadian balap liar tersebut kepada petugas.


"Dengan adanya informasi dari masyarakat, Satlantas Polres Melawi bisa membubarkan hingga melakukan pengamanan satu kendaraan yang digunakan untuk balap liar," terangnya.


"Melalui Operasi Keselamatan kami juga gencarkan penindakan kendaraan yang menggunakan knalpot racing, ini dilakukan untuk mencegah sedini mungkin terjadinya balap liar. Karena umumnya kendaraan yang digunakan untuk balap liar yaitu knalpot racing dan menimbulkan kebisingan, ini sangat meresahkan masyarakat apalagi kegiatan ini dilakukan pada saat menjelang sahur atau subuh," pungkasnya.


Penulis : Oktavianus /Humas Polres  

Editor : Mit .

Tingkatkan Disiplin dan Kepatuhan Warga, Ops Keselamatan Polres Melawi Gelar Aksi Simpatik

By On April 16, 2021

 


Cybernews.id - Melawi - Kalbar .


Aksi simpatik digelar Satlantas Polres Melawi dalam rangka "Operasi Keselamatan Kapuas 2021". Aksi tersebut digelar di Bundaran traffic light Tugu Juang Kabupaten Melawi, Jumat (16/4/2021) pagi.


Dalam kegiatan tersebut Personil Operasi Keselamatan memberikan edukasi tertib berlalu lintas dan edukasi kesehatan. Selain edukasi, Personil juga membagikan masker bagi pengendara yang melintas.


Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kasat Lantas Iptu Suwaris mengatakan bahwa kegiatan yang digelar pagi hari ini dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Kapuas tahun 2021. "Dimana kami memberikan imbauan tertib lalu lintas dan terus meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19," ajaknya.



“Selain itu, Kami juga dibagikan masker kepada pengguna jalan dan masyarakat yang melintas di seputaran Tugu Juang", katanya.


Disampainya, bahwa dengan kegiatan yang sudah dilaksanakan ini, diharapkan dapat mendekatkan polisi dengan masyarakat. Sehingga edukasi dan pemahaman tentang tertib berlalu lintas bisa sampai kepada masyarakat dan bisa menjadi pelopor keselamatan berlalulintas dijalan raya.


“Selain tertib berlalu lintas kami harapkan masyarakat tidak lupa akan protokol kesehatan Covid-19. Sehingga bisa turut mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Melawi ini,” tuntasnya.


Penulis : Oktavianus. 

Editor : Mit .

Penegakan Prokes di Sintang, Satu Pengunjung Warkop di Temukan Positif.

By On April 16, 2021


Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Wakil Bupati, Sudiyanto bersama Kadis Kesehatan Provinsi Kalbar, dr. Harsisson memimpin razia penegakan prokes Covid-19 ke salah satu Warung Kopi di Jalan Lintas Melawi Sintang, Kamis (15/4/2021) malam.


Kegiatan razia penegakan prokes ini diawali apel di halaman Kantor Bupati Sintang, yang di pimpin Wakil Bupati Sintang, kemudian usai apel, tim pun langsung bergerak menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, tim satgas covid-19 Kab. Sintang langsung mendata pengunjung dan penjaga warkop untuk di lakukan swab test antigen. 

Total ada 76 orang, terdiri dari 6 penjaga warkop dan 70 pengunjung. Dari hasil swab test antigen tersebut, di temukan satu pengujung dengan hasil positif, kemudian langsung di bawa petugas ke tempat karantina di Rusun RSUD Ade M. Djeon Sintang, selanjutnya diambil tindakan swab test PCR.   



Dari 76 orang yang diswab test antigen itu sebagian besar merupakan warga Kab. Sintang dan ada 4 orang warga Kab. Kapuas Hulu. 


Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengatakan dengan di temukannya 1 pengunjung warung kopi yang berdasarkan swab antigen posotif covid-19, pada tindakan razia penegakan prokes itu, maka satgas covid-19 Kabupaten Sintang akan lebih memperketat  atau secara intesif melakukan pemeriksaan test swab antigen kepada masyarakat. "Saya kira akan memperketat dan mengintensifkan untuk pemeriksaan"kata Sudiyanto. 


Sementara untuk pemilik usaha kata Sudiyanto di beri peringatan dengan cara pendekatan persuasif karena pemkab sendiri ingin tempat usaha tetap berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah di tentukan. Seperti jarak meja dan kursi di tentukan dan menyediakan tempat cuci tangan serta terkait jam operasionalnya.


"Tentukan kita ingatkan, karena ini kan tingkatnya persuasif, kita ingin usaha ni tetap jalan, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan itu wajib, terutama jam operasionalnya tu"ujar Sudinyanto.


Terkait sanksi berupa penutupan bagi tempat usaha yang di lakukan pada saat razia penegakan prokes ini, saat di tanya wartawan, Wakil Bupati Sintang menjelaskan sepanjang tempat usaha tersebut memenuhi atau mematuhi aturan sesuai surat edaran Bupati Sintang terkait jam operasional dan lainnya, maka tidak di lakukan tindakan pentutupan, kecuali kalau sudah melewati jam operasional. 

"Sepanjang dia memenuhi aturan edaran bupati, operasionalnya jam 10 malam, kalau lewat dari jam tersebut baru kita lakukan tindakan. Sementara yang kita razia warkop malam ini karena di temukan satu pengunjung positif, maka tempat ini kita sterilisasi dulu"jelas Sudiyanto.


Sudiyanto menjelaskan, hasil dari razia penegakan prokes kamis malam ini akan jadi rujukan atau bahan rapat evaluasi untuk mengambil langkah kebijakan apa yang akan di lakukan. 

"Hasil ini menjadi bahan refrensi kami untuk rapat bersama besok jumat, apa langkah selanjutkan yang akan kami lakukan. Yang pasti patroli sosialisasi akan jalan terus atau lebih inten, apakah jam malam, siang atau sore. Kita akan rapat dulu"kata Sudiyanto. 


"masyarakat kita masih kurang taat terhadap prokes, kejujuran juga kurang, kalau demam, sakit atau apa kan harus memeriksa diri ke tempat pelayanan kesehatan. Jadi jujur itu hal yang sangat penting"tambah Sudiyanto.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson, mengatakan dirinya di tugaskan oleh Gubernur Kalbar selaku ketua Satgas Covid-19 provinsi untuk melihat atau meninjau langsung seperti apa penangan terhadap covid-19 di Kabupaten Sintang, terlebih kata dia, beberapa minggu terakhir ini kasus di Kabupaten Sintang cukup meningkat, karena kondisi rumah sakit untuk tingkat hunian kasus terkonfirmasi covid-19 sudah hampir 80%. "Jadi sementara kita kesini melihat dan menyarakan strategi apa yang harus di lakukan tim satgas covid-19 Pemkab Sintang"ujar Harisson.


"Besok jumat saya akan ke rumah sakit untuk melihat apa yang perlu di bantu untuk penanganan covid di rumah sakit sintang ini"tambah Harisson.


Harisson pun menyarakan Pemkab Sintang harus menerapkan aturan jam malam operasional tempat usaha yakni sampai pukul 20.00 wib. "Kemudian dilakukan swab antigen maupun PCR secara masal. Kalau nanti yang memang CT nya rendah itu harus di isolasi supaya tidak menularkan ke yang lain"jelas Harisson.


"Yang CT nya tinggi atau viral load rendah, harus di isolasi di rumah secara mandiri, tapi harus di awasi oleh satgas desa/kelurahan atau kecamatan. Dan ini harus di lakukan gotong royong atau semua masyarakat harus terlibat dalam mengawasi keluarga yang positif yang kita isolasi secara mandiri"jelas dia lagi.


Harisson menegaskan, dengan masih tingginnya angka kasus terkonfirmasi positif covid-19, maka sekolah tatap muka juga belum di perbolehkan di Kalbar dan ia juga berpesan kepada satgas covid-19 Kab. Sintang agar secara terus menerus melakukan sosialisasi agar masyarakat disiplin dalam penerapan protokol kesehatan covid-19.


"Sekolah tatap muka juga belum di perbolehkan ya. Kemudian juga yang penting itu benar-benar kita terus menerus mengingatkan masyarakat untuk displin melakukan protokol kesehatan"tutup Harisson.


Release Prokopim Sintang.

Editor : Mit .

 DLH Inhu Serahkan Pakaian Seragam Kepada 136 Petugas Kebersihan

By On April 16, 2021

 


Cybernews.id - Riau .

Kepalaa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Indragiri Hulu, Riau Selamat menyerahkan secara simbolis seragam kerja kepada 136 petugas kebersihan, tujuannya adalah agar ada peningkatan kinerja dan keselamatan dalam menjalankan aktivitas.


"Kita berikan agar ada semangat kerja, optimalkan program kebersihan," kata Selamet, Jum'at (16/4) di Rengat.


Petugas yang merupakan ujung tombak untuk membuat kota Indragiri Hulu menjadi bersih, indah perlu perhatian serius. Bentuk keseriusan DLH dalam hal itu salah satunya dengan mengutamakan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan pekerja


Maka, dengan diterimanya seragam pada Rabu (14/4), diharapkan semua petugas kebersihan bisa lebih optimal dalam menjalani tugasnya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Selamat menyebutkan sebanyak 136 orang petugas pengangkut sampah menerima sepatu bot, baju dinas kebersihan dan baju jas hujan untuk keselamatan kerja sehari - hari.


Terutama yang bertugas di Kecamatan Rengat, Rengat Barat, Seberida, Pasir Penyu dan Peranap. 


“Sehingga dalam menjalankan tugas sehari - hari tidak ada kendala walaupun cuaca hujan," ujarnya.


Ke depan, katanya, DLH akan mengalokasikan anggaran untuk fasilitas petugas kebersihan berupa sarung tangan dan topi. 


Selain itu, DLH juga akan menyerahkan pakaian dinas untuk tenaga kebersihan di pertamanan yakni terhitung ada mencapai 54 orang. (Asri/ Mit)

Pj Bupati Inhu Pimpin Rapat Persiapan PSU

By On April 16, 2021



Cybernews.id - Riau .

Pj Bupati Indragiri Hulu, Riau Chairul Riski memimpin rapat persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) TPS 03 Desa Ringin, Jum'at 16 April 2021 sekira pukul 10.00 WIB di ruang Rapat Thamsir Rachman lantai IV   kantor bupati setempat.


"Saya berharap semua pihak berperan aktif sehingga PSU berjalan sukses," kata Bupati.


Dalam acara tersebut, bupati meminta laporan dari semua pihak terkait, agar mengetahui dan meyakini proses tahapan PSU sudah berjalan maksimal.


Sedangkan, pihak penyelenggara, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan  bahwa semua proses telah berjalan sesuai tahapan dan belum ada kendala yang dihadapi selama ini.


"Alhamdulillah semua sesuai harapan, mohon dukungan semua pihak," kata Ketua KPU Yenni Mairida.


Tahapan yang telah dilaksanakan seperti, pelaksanaan pelantikan KPPS, Bimbingan Teknolongi (Bimtek), Sortir Surat Suara hingga sosialisasi kepada pemilih dan untuk persiapan logistik hingga Jumat (16/4) sudah 99% , kemudian  C hasil plano sudah sampai di Indragiri Hulu, akan distribusi  19 April mendatang.


Sebagaimana diketahui, dalam rapat tersebut Chairul Riski didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, Hendrizal dan  dihadiri oleh Forkopimda dan semua yang terkait.

Dalam rapat, Kapolres Indragiri Hulu,  AKBP Efrizal melaporkan bahwa telah mempersiapkan personel nya sebanyak 235 orang dan ditambah Unsur TNI sebanyak 30 personel. 


"Ini guna mengantisipasi kerawanan dan memberikan rasa aman, nyaman dalam proses PSU," sebut Kapolres.

Bahkan, menyarankan semua pihak taat protokol kesehatan, jika ada yang membuat keributan akan ditindak tegas sesuai aturan. (Asri/Mit )