Anggota DPRD Sintang Harapkan Dana CSR Dikucurkan Untuk Biasiswa .

By On Februari 27, 2020



Cybernews.id - Sintang - Kalbar .
Anggota DPRD Sintang, Zulherman menyampaikan anggota DPRD turut mendorong agar partisipasi pembangunan oleh perusahaan perkebunan yang beroperasi di Sintang dapat diperbanyak dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia Sintang. Hal ini disampaikannya usai menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Ketungau Hulu (03/02/2020) dan Kecamatan Ketungau Hilir (05/02/2020).

“Di Dapil (Daerah Pemilihan) 2 ini kan banyak perkebunan sawit, kita harapkanlah kontribusi mereka dalam mengurus pembangunan yang ada. Selain kita himbau untuk mereka mempekerjakan tenaga kerja lokal, kita juga harapkan mereka menyalurkan dana CSR (Tanggung jawab sosial perusahaan) mereka ke masyarakat. Selain daripada itu, dana sosial yang disumbangkan ke desa bisa dipergunakan  khususnya untuk pengadaan beasiswa bagi anak-anak yang putus sekolah, mau melanjutkan ke SMA atau putuh kuliah,” ungkap Zulherman. “Hanya saja saya ingatkan dalam proses seleksi diupayakan betul-betul tidak mampu melanjutkan sekolah dan cukup berprestasilah,” tambahnya.

Selain itu Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini juga menyampaikan bahwa pada tahun 2020 memang masih ada beberapa desa di daerah pemilihannya yang belum mendapat program pembangunan. Zulherman mengatakan, di 2021 selaku anggota DPRD akan mengupayakan minimal 1 desa mendapatkan 1 program pembangunan. 

“Nanti harus kita kawal bagus-bagus supaya pembangunan itu setiap desa khususnya di empat kecamatan di dapil  dua itu harus ada pemerataan ya, minimal setiap desa itu satu-satu-satu lah,” ujar Zulherman. 

Jamhur, selaku Camat Ketungau Hulu menyampaikan bahwa permasalahan yang dihadapi pada pembangunan di tahun 2020 masih seputar pembangunan dan pelayanan dasar kepada masyarakat. Ada lima isu yang diangkat dalam forum Musrenbang kali ini, yaitu infrastruktur dasar, tata kelola pemerintahan desa, keterbatasan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, pelestarian lingkungan dan minimnya pembiayaan pembangunan. 

“Di sini kami masih perlu melakukan peningkatan akses transportasi darat, kemudian kami juga butuh sarana dan kualitas layanan komunikasi, serta peningkatan kualitas pendidikan dasar yang ada, ” ujar Jamhur.

Sumber : Humpro Setwan 
Editor : Mit .

Jarot Winarno Resmikan Gedung  Koperasi Simpan Pinjem Tepian Taduh .

By On Februari 27, 2020



Cybernews.id -Sintang -Kalbar .
Bupati Sintang, Jarot Winarno, meresmikan Gedung Kantor Pusat Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tepian Taduh yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan tirai papan nama sekaligus juga membuka kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2019, bertempat di Aula Kantor Pusat, Koperasi Simpan Pinjam Tepian Taduh, Jalan Sintang-Putusibau, Km.50, Desa Pelimping, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kamis (27/02/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa tujuan gerakan koperasi pada umumnya ialah untuk meningkatkan kualitas hidup anggotanya, “tujuan adanya koperasi itu supaya anggota-anggotanya lebih berdaya, supaya anggotanya dapat meningkat kualitas hidupnya, sehingga perlu diperhatikan peminjaman yang konsumtif tidak boleh lebih dari 30%, dan peminjaman yang produktif itu 70%, karena kembali lagi kepada tujuan koperasi yakni untuk memberdayakan anggota kita”, kata Jarot. 

Kemudian, sambung Jarot, bahwa Koperasi Simpan Pinjam Tepian Taduh ini harus mengedepankan pelayanan yang terbaik kepada anggotanya, “karena tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anggota, maka pelayanan terhadap anggota haruslah prima, harus terbaik, apalagi diera teknologi saat ini, persaingan simpan pinjam sekarang sudah banyak, seperti simpan pinjam online, maka dari itu, kita tingkatkan pelayanan di Koperasi Simpan Pinjam Tepian Taduh ini”, sambungnya. 

Masih kata Bupati Sintang berpesan agar Koperasi Simpan Pinjam Tepian Taduh untuk lebih meningkatkan lagi untuk berkompetisi, “KSP Tepian Taduh ini kalau hanya mengandalkan efisien dan produktif saja tidak cukup untuk menang dalam kompetisi, kalau mau menang harus ditambah dengan inovasi, kreatifitas, dan enterpreneurship, dan kalau ada dana yang tidak terpakai tolong dikelola untuk hal-hal yang produktif”, ujarnya. 

Jarot menjelaskan bahwa didalam koperasi yang paling penting itu adalah kolaborasi, “Pemerintah memperhatikan Koperasi dan Credit Union (CU) yang ada di Sintang, karena Koperasi dan CU sudah banyak membantu pembangunan Sintang sampai kepelosok-pelosok, karena jasa koperasi sangat besar, maka Pemerintah membina koperasi-koperasi yang ada di Sintang, seperti contoh di Sintang itu ada 392 Koperasi, yang tidak pernah menggelar Rapat anggota Tahunan selama 3 tahun akan kita bubarkan, yang tidak pernah menggelar RAT itu ada 66 koperasi, yang sudah tidak aktif ada 42 dan mau kita usulkan untuk dibubarkan, sehingga yang masih aktif di Sintang itu totalnya 284 koperasi, maka dari itu, mari kita jaga, kita bina termasuk KSP Tepian Taduh ini”, jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia, Lim Pataka menjelaskan tujuan daripada kegiatan Rapat Anggota Tahunan Koperasi Simpan Pinjam Tepian Taduh, “tujuannya ialah untuk bersilaturahmi bersama anggota koperasi, serta menjadikan wadah anggota untuk menyampaikan pendapat, usul, saran dan pertanyaan yang bemanfaat bagi perkembangan dan kemajuan Koperasi Simpan Pinjam ini”, jelasnya. 

Selain  itu juga, Ketua Panitia menambahkan didalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan ini akan ada beberapa agenda kegiatan, “akan menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban dari pengurus kepada seluruh anggota atas kinerja selama satu tahun buku 2019, kemudian akan menyampaikan dan mengesahkan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan belanja untuk ditahun 2020”, tambahnya. 

Kemudian, Ketua Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Tepian Taduh, Daud menjelaskan perjalanan dari awal didirikannya Koperasi ini, “koperasi ini berdiri pada tanggal 1 Januari tahun 2000, atas dasar inisiatif 18 orang asli masyarakat desa Pelimping, dengan dana berjumlah 1,8 juta pada tahun itu, berjalan selama kurang lebih 19 tahun, KSP Tepian Taduh ini sudah maju dan berkembang, sudah ada delapan kantor cabang yang tersebar di 3 Kabupaten, seperti Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang, dan Kabupaten Melawi, dan untuk pembangunan gedung Kantor Pusat Tepian Taduh yang beralamatkan di Jalan Sintang-Putusibau, Desa Pelimping, Kecamatan Kelam Permai ini menghabiskan dana sekitar 416 juta rupiah”, jelasnya.

Sumber: Prokopim Pemkab 
Editor :Mit 

Sy, Yaser Arafat Hadir Pada Serah Terima Jabatan Dan Pisah Sambut Kepala LPP RRI Sintang .

By On Februari 27, 2020



Cybernews.id - Sintang - Kalbar .
Bupati Sintang, di wakili Asisten I Sekretariat Kabupaten Sintang Bidang Pemerintahan Sy. Yaser Arafat,S.Sos.M.Si. hadir pada serah terima jabatan kepala LPP RRI Kabupaten Sintang,Dari Ibu Dra Sjahbanah Bandar kapada kepala RRI yang baru Bapak Yoneri Rajab,

hadir pada acara tersebut Kapolres Sintang AKBP Jhon Halilintar Ginting SIK,Forkopimda,Instansi Vertikal,serta tamu undangan lain nya, 

Sambutan Bupati,yang di bacakan langsung Oleh Asisten I Sy. Yasser Arafat, Dalam upaya percepatan penyelenggaraan pembangunan daerah tidak bisa lepas dan tidak bisa berjalan dengan lancar tanpa dukungan dari semua pihak,salah satu nya yakni yang paling penting keberadaan media Informasi publik seperti LPP RRI sintang ini,
Pemerintah kabupaten Sintang Memandang keberadaan RRI sintang ini sangat di penting sekaligus di Andalkan dalam upaya penyebaran informasi sekaligus memperkuat peran kontrol sosial dalam menyaring informasi, juga menyediakan ruang untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi mengawasi pembangunan daerah di kabupaten sintang,kata Yasser"

"kita banga memiliki LPP RRI Sintang ini, sebab peran mereka sangat di perlukan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas khusus nya sintang ini,Ungkap Yasser, 

Seperti kita ketahui penyiaran informasi RRI sintang dapat di nikmati semua kalangan masyarakat sampai ke pelosok pelosok daerah melalui siaran Radio RRI,kata Yasser,

Pada kesempatan hari ini saya merasa terhormat dapat mewakili Bapak Bupati Sintang,hadir dalam serah terima jabatan dan pisah sambut kepala LPP RRI Sintang yang baru,
Saya Ucapkan Selamat menjalankan tugas di tempat yang baru untuk Ibu Sjahbanah Bahdar saya atas nama pemerintah daerah kabupaten sintang mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Ibu Sjahbanah di Kabupaten Sintang ini walaupun belum genap 1 tahun menjabat.

Untuk Bapak Yonari Rajab,selamat datang dan selamat bertugas di kabupaten Sintang ini, melalui LPP RRI Sintang ini, mari kita lanjutkan,mari kita dorong,mari kita bersama membangun Kabupaten Sintang lebih maju lagi, sehingga mampu mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang menjadi masyarakat yang cerdas, sehat, Relijius,dan sejahtera kedepan,Ajak Asisten"

Ibu Sjahbanah Bahdar,dalam sambutan nya,Kabupaten Sintang ini tempat saya memperoleh ilmu dan pengalaman yang luar biasa, di LPP RRI Sintang ini saya di kelilingi orang - orang yang sangat luar biasa, sangat beragam, sehingga saya banyak belajar dari semua itu.Apa lagi staf RRI di sintang ini kebanyakan anak - anak muda sehingga saya harus mampu menyesuaikan diri,

Tidak begitu lama saya menjabat,tapi saya merasa sangat lama,karena yang membuat terharu, Guyupnya,rasa saling mehormati nya dan tolerasi nya yang saya rasa kan di kabupaten Sintang ini.
Bagi saya di LPP RRI sintang ini memberikan warna khusus bagi perjalanan karir saya,memberikan dan menumbuhkan seluruh darma bakti saya yang mempunyai ke khassan tersendiri, walaupun saya sudah melanglang buana di tempat tugas lain,

Saya mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah kabupaten sintang, yang selama ini menjalin kerja sama   dengan baik dan mendukung RRI sintang dalam melaksanakan tugas kami, 
Mudah mudahan pengabdian saya ini menjadi sumbangsih untuk kabupaten sintang,
"Saya juga mengucapkan ribuan maaf jika selama kepemimpinan saya di Sintang ini tidak mampu menuntaskan ataupun memuaskan rekan-rekan di RRI,juga masyarakat kabupaten sintang,ungkap Ibu yang akan bertugas di kabupaten Surakarta ini, 

Bapak Yoneri selaku kepala LPP RRI yang baru, sebagai kata pembuka saya sebagai kepala LPP RRI yang baru, salam kenal bagi semua, saya yang sebelumnya saya bertugas menjabat sebagai kepala RRI di Entikong kabupaten Sangau, 

Dengan kedatangan saya di kabupaten sintang ini saya berharap dukungan dari semua pihak, dan saya mampu mengikuti jejak kepemimpinan ibu Sjahbanah yang luar biasa, dan mampu meneruskannya,sehingga  mampu menorehkan yang berbeda lagi di kabupaten sintang ini

Saya merasa bangga bisa di tempat kan dan memimpin LPP RRI di Kabupaten Sintang Ini seperti yang saya dengar Sintang ini kota yang unik, luas, dan beranekaragam, sehingga saya di tuntut agar mampu membangun program program baru untuk RRI kedepan di Sintang,
Tentunya saya mengharapkan dukungan dari semua pihak terutama pihak pemerintah daerah kabupaten sintang.

Melalui serah terima jabatan ini saya sebagai  kepala RRI yang baru minta dukungan dari semua rekan rekan semua agar mampu memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi RRI kedepan, serta mampu menyelengarakan kegiatan kegiatan yang membangun baik melalui berita, dan Informasi,maupun melalui kegiatan lain di RRI sintang Ini, ungkap nya.

Sumber: Prokopim Pemkab 
Editor : mit

Rudy Andryas Harapkan Kades Gunakan Dana Desa Sebaik Mungkin .

By On Februari 26, 2020



Cybernews.id - Sintang - Kalbar .
Anggota DPRD Sintang, Rudi Andryas menyampaikan harapannya agar semangat baru yang diberikan oleh ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny dan anggotanya pada acara musrenbang tingkat kecamatan di Kecamatan Ambalau (17/02/2020) dan Kecamatan Serawai (18/02/2020) dapat ditiru oleh para kepala desa di dua kecamatan itu khususnya dalam mengelola dana desa.

“Tahun 2020 ini pak ketua dewan kita juga hadir. Jadi cukup antusias para kepala desanya yang hadir. Tahun-tahun sebelumnya jarang seperti ini. Begitu juga di Ambalau, luar biasa antusias kepala-kepala desa yang hadir, cukup banyak,” kata Rudy. “Terlihat bahwa semangat untuk membangun daerah ini sungguh besar,” tambahnya.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu juga mengingatkan bahwa dengan besarnya anggaran dana desa yang diterima para kepala desa diharapkan pembangunan ditingkat desa dapat dilakukan secara optimal. Kemudian untuk pembangunan desa yang menjadi kewenangan tingkat kabupaten pihaknya akan mengusahakan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

“Kita di Komisi A juga sudah bertemu dengan mitra dinas kita. Dinas terkait berkaitan dengan pemerintahan desa, Pemdes dan juga Inspektorat Kabupaten Sintang,” kata Rudy. “Tentu harapan kita kedepan anggaran yang sampai ke desa itu benar-benar digunakan sebaik-baiknya,” harapnya.

 Camat Ambalau, Iskandar menyebutkan bahwa kecamatan yang dipimpinnya secara administratif kecamatan ini dibagi dalam 33 desa 84 dusun. Dengan luas daerah mencapai 29,58% dari total luas Kabupaten Sintang pemerintahan desa juga masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan untuk menghubungkan antar dusun. 

“Kami masih mengharapkan prioritas untuk pembangunan infrastruktur dasar. Kami tetap optimis para pemimpin daerah di tingkat kabupaten akan memperhatikan kami, termasuk para wakil rakyat di DPRD,” ujar Iskandar.

Sumber Humpro Setwan 
Editor : mit

Yustinus j,S.Pd.M.A.P Pimpin Pertemuan Dengan Tim Staf Ahli KASAD .

By On Februari 25, 2020


Cybernews.id - Sintang - Kalbar .
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus J, S. Pd. M.A.P memimpin pertemuan dengan Tim Kelompok Kerja Staf Ahli KASAD yang datang ke Kabupetan Sintang untuk mendapatkan data dan informasi mengenai pembangunan skuadron TNI  Penerbad, pengelolaan sumber daya alami untuk ketahanan nasional dan pembangunan di daerah perbatasan yang harus sudah mempertimbangkan aspek pertahanan Negara. Kedatangan Tim Kelompok Kerja Staf Ahli KASAD dipimpin oleh Kolonel Inf

Heri Kuswanto (Paban Sahli Bidang Ideologi dan Kolonel Inf. Sidhi Purnomo (Paban  Sahli Bidang Sumber Daya Manusia) serta didampingi Dandim 1205 Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan dan Kasdim 1205 Sintang Mayor inf Supriyono.  Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang yang terkait dengan keamanan dan ketahanan negara, pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam.

Kolonel Inf. Heri Kuswanto selaku Paban Sahli Bidang Ideologi menyampaikan bahwa pihaknya sedang membuat kajian dan masukan kepada pimpinan angkatan darat. “kami juga mau mengkaji tentang Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk ketahanan nasional. Undang-undang ini belum dikenal oleh banyak daerah.

Negara ingin agar pengelolaan sumber daya alam untuk meningkatkan aspek pertahanan negara. Kami sudah mengumpulkan data tentang Kabupaten Sintang. Ini kami hanya memverifikasi data tersebut” terang Kolonel Inf. Heri Kuswanto
“Pembangunan infrastruktur juga akan kami cek sebagai fasilitas pertahanan negara. misalkan ada jalan yang panjang bisa dijadikan landasan pacu pesawat tempur. Jadi dalam keadaan darurat perang, jalan ini bisa digunakan. Kami juga mengharapkan agar ada sinergisitas antara pembangunan infrastruktur dengan aspek pertahanan keamanan.

Mengapa perlu sinergisitas. Kami juga mau mendengar masukan dari Pemkab Sintang terhadap pembangunan skuadron penerbad di Sintang yang memerlukan lahan sekitar 32 hektar” terang Kolonel Inf. Heri Kuswanto.

Kolonel Inf. Heri Kuswanto  juga menyampaikan bahwa jembatan yang ada di perbatasan juga harus ada data soal daya dukungnya seperti  harus mampu  dilewati oleh alutsista TNI. “Kami mendukung kawasan perbatasan dibangunkan tower supaya jangan sampai blank spot dan mempermudah komunikasi” terang Kolonel Inf. Heri Kuswanto.

Mendengarkan maksud kedatangan Tim Kelompok Kerja Staf Ahli KASAD, Yustinus Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang menyampaikan bahwa Pemda Sintang sangat mendukung rencana pembangunan skuadron di Sintang. “namun ada kendala aturan yang memperbolehkan Pemda hanya membebaskan 5 hektar per tahun.

Sehingga perlu campur tangan pemerintah provinsi Kalbar bahkan pemerintah pusat. Supaya bisa membebaskan tanah 32 hektar sekaligus” terang Yustinus J
Sekretaris Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten  sintang Supomo menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan persiapan pembangunan skuadron penerbad  yang akan dibangun di sekitar Bandara Tebelian. “masalahnya hanya belum ada pembebasan lahan disana. Rencana akan dibangun di wilayah di zona 1 dan zona 2” terang Supomo.

Andon Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa pembebasan lahan untuk lokasi skuadron penerbad, pemda sintang sifatnya hanya memberikan data dan informasi saja.  Pembebasan menjadi  kewenangan pemerintah pusat. Pembangunan PLBN Sungai Kelik pada Juli 2020 sudah lelang fisik penyiapan lahannya. Di Kabupaten Sintang ini ada 15 perlintasan tradisional. Yang akan disahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Malaysia sebagai border crosser agreement itu ada 3 perlintasan saja.

Dan perlintasan tradisional ini sangat rawan menjadi jalur peredaran narkoba. Dari 15 lintasan tradisional tersebut terjadi keluar masuk ada ratusan orang. Modus masuknya narkoba itu seperti melalui penitipan barang untuk keluarganya di Indonesia.  Dan orang yang dititipkan paket tidak tau kalau barang titipan tersebut adalah narkoba” terang Andon.

Dandim 1205 Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan menyampaikan bahwa pihkanya perlu data yang valid tentang garis depan untuk pertahanan negara. “pembangunan di daerah harus sejalan dengan kepentingan pertahanan negara. Pembangunan jalan, jembatan, gedung dan sebagainya harus memperhatikan aspek ketahanan negara” terang Dandim 1205 Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan.

Zulkarnain Kadis Perkim Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa panjang jalan kabupaten yang ada diperbatasan sangat panjang sekitar 200 KM da nada  75 jembatan. “kami memang belum mempertimbangkan aspek keamanan negara dalam membangun jalan dan jembatan. 

Tetapi jalan paralel perbatasan memang dibangun oleh TNI sehingga kami yakin sudah mempertimbangkan aspek keamanan. Nah, kami memerlukan spesifikasi jembatan yang layak dilewati alutista sehingga menjadi bahan dinas pekerjaan umum dalam merencanakan pembangunan jembatan di kawasan perbatasan” terang Zulkarnain Kadis Perkim Kabupaten Sintang.

Rosandri Candra dari Dinas Kominfo menjelaskan  bahwa untuk mendukungan kemajuan dan perkembangan kawasan perbatasan, Kominfo sudah banyak membangunkan tower di perbatasan.  “dan sudah ada jaringan telekomunikasi itu ada 19 desa di Ketungau Hulu. Dan 11 desa sudah ada sinyal di Ketungau Tengah. Masih banyak desa yang blank spot sinyal” terang Rosandri Candra.

Sumber: prokopim pemkab 
Editor : mit

Yosepha Hasnah Hadiri Pisah Sambut Dewan Pengawas PDAM Tirta Senentang .

By On Februari 24, 2020


Cybernews.id -Sintang - Kalbar .
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si menghadiri acara pisah sambut dewan pengawas Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Senentang di Aula Kantor Bupati Sintang pada Senin, 24 Februari 2020. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah yang juga Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Senentang Periode 2017-2020 menyampaikan pihaknya terus memberikan masukan dan saran kepada jajaran direksi Perumda Tirta Senentang untuk memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. “Bapak Bupati Sintang sudah memberikan arahan agar pada 2021 akhir, Perumda Air Minum Tirta Senentang harus mampu melayani 10 ribu konsumen di seluruh wilayah Kabupaten Sintang. Cukup berat, padahal per hari ini, baru sampai 7 ribuan konsumen. Dalam waktu 2 tahun, harus mengejar kekurangan 3 ribuan sambungan. 

Inilah tantangan kita dan dewan pengawas yang hanya satu orang ini. Namun, saya tetap optimis target 10 ribu konsumen. Tahun ini ada program sambungan kepada 1.500 konsumen. Namun saya mau mengingatkan agar tetap menjaga kualitas air. Selama musim kemarau kemarin, saya mendapat informasi air PDAM tetap mengalir meskipun debitnya berkurang. Air yang mengalir ke rumah dinas saya juga sangat bersih dan saya berharap air yang mengalir ke rumah tangga juga memiliki kualitas air yang baik pula.

Kami ingin seluruh jajaran Perumda tetap bekerja dengan baik dan soliditas didalam tubuh Perumda dibawah pimpinan ibu direktur tetap baik. Bahkan yang belum berlangganan menjadi tertarik menjadi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Senentang. 

Jeane Wuysang Direktur Perumda Air Minum Tirta Senentang menyampaikan harapannya agar kerjasama yang baik jajaran kami dengan dewan pengawas bisa diteruskan dengan dewan pengawas yang baru. “kami juga berharap pada tahun ini Perumda mampu mendapatkan predikat kinerja terbaik. Terima kasih kepada dewan pengawas periode 2017-2020 yang sudah memberikan masukan dan saran untuk kemajuan Perumda. Saat ini ada 5 orang pegawai  kami yang sudah memasuki usia purna tugas. Terima kasih atas kerja keras Bapak dan Ibu” terang Jeane Wuysang.

Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Senentang periode 2020-2023 Helmi menyampaikan sesuai dengan aturan yang ada, jika dalam perumda hanya ada satu direktur maka dewan pengawas juga hanya boleh satu orang saja dan harus dari Pegawai Negeri Sipil. “untuk mengejar target yang sudah disampaikan oleh Bupati Sintang yakni mencapai 10 ribu sambungan pada 2021 mendatang.

Saya yakin, akan mampu diwujudkan dengan beberapa terobosan yakni membuka cabang Perumda di kecamatan. Kita akan menghidupkan cabang yang sempat macet yakni Dedai dan Serawai. Dan membuka cabang baru yakni Kelam Permai dan Binjai Hulu. Kami juga akan mengaktifkan pelanggan lama yang sudah berhenti atau pindah rumah dengan program sambungan gratis. 

Kami juga akan mencari pelanggan yang baru. Kami juga akan memperbaiki kebocoran pipa inti dan kebocoran pada pelanggan. Sehingga kami yakin, target tersebut akan mampu kami capai. Bahkan Desember 2020 ini juga sudah mencapai target 10 ribu pelanggan. Artinya jika sampai 2021 nanti akan lebih dari 10 ribu konsumen” tegas Helmi.

Sumber: prokopim pemkab .
Editor : Mit .

Pabrik Tengkawang Di Resmikan  Bupati Sintang .

By On Februari 24, 2020


Cybernews.id - Sintang - Kalbar .
Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan pabrik tengkawang dan kosmetik yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita, dilaksanakan di pabrik tengkawang jalan Nenak-Sungai Ringin, Desa Anggah Jaya, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada Senin, (24/02/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang merupakan kawasan tutupan hutan yang masih alami, “di Sintang ini sesuai dengan SK Menteri Kehutanan nomor 733 tahun 2011 sekitar 1,2 juta hektar, sekarang tinggal 870.000 hektar, untuk hutan diluar kawasan hutan itu sekitar 61.000 hektar hutan, yang dimana masyarakatnya ingin menjaga hutan tersebut”, kata Jarot. 

Menurut Bupati Sintang, bahwa Kabupaten Sintang merupakan Kabupaten Lestari yang menyeimbangkan antara ekonomi, budaya, dan lingkungan, “Sintang ini adalah kabupaten lestari, kita ingin ada keseimbangan antara menjaga lingkungan seperti kawasan hutan tetapi masyarakatnya bisa hidup, ekonomi masyarakatnya hidup dengan menghargai adat dan budaya”, ucapnya. 

Jarot mengungkapkan bahwa buah tengkawang ialah buah endemik Kalimantan, “buah tengkawang ini maskotnya Kalbar, maskotnya Kalimantan, tengkawang sangatlah erat dengan masyarakat adat, kalau saya dulu jadi dokter di daerah pedalaman, buah tengkawang ini diperas hingga keluar minyaknya , kemudian minyaknya itu bisa dipakai untuk pengobatan tradisional, inilah yang dimaksud dengan tengkawang erat dengan adat”, ungkapnya. 

Dengan hadirnya pabrik ini, sambung Jarot, harga tengkawang akan menjadi meningkat daripada harga sebelumnya, “ada saatnya tengkawang ini harganya mahal, bisa-bisa masyarakat hidup bergantung kepada komoditi tengkawang ini, dengan demikian masyarakat sama-sama menjaga hutan, menjaga pohon tengkawang ini, saat ini harga tengkawang sangat rendah, masyarakat bingung mau jual kemana, bahkan ada yang ditebang pohon tengkawangnya, padahal nilai jual tengkawang bisa tinggi”, sambungnya.  

Jarot berharap agar masyarakat kedepannya dapat membudidayakan tengkawang dengan baik dan benar agar nilai jualnya semakin tinggi, “dengan adanya pabrik ini, ini merupakan cahaya baru, harapan baru masyarakat untuk bisa membudidayakan tengkawang lagi, mudah-mudahan dengan pabrik buah tengkawang bisa ditampung sebanyak-banyaknya, terlebih kalau pihak perusahaan dapat memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat tentang membudidayakan tengkawang dengan baik, kemudian nanti baru dibawa ke pabrik, agar hasil pembudidayaan tengkawang dapat bernilai harga tinggi, dan ini merupakan salah satu budidaya hasil hutan yang bukan kayu dan bermakna menjaga kelestarian hutan yang kita miliki”, harapnya. 

Jarot mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga kelestarian hutan dan menjaga buah tengkawang ini, “Ini positif bagi masyarakat, positif untuk menjaga kelestarian hutan, mari kita sama sama jaga tengkawang ini, kita sudah ada pabrik, mudah-mudahan motivasi kita semakin bertambah untuk menjaga pohon tengkawang kita serta menjaga hutan kita”, pesan Bupati Sintang. 

Kemudian, Founder and CEO PT. The Wild Keepers, Dirk Jan Oudshoorn, mengatakan bahwa tujuan didirikannya pabrik tengkawang dan kosmetik ini bertujuan untuk menjaga hutan dan meningkatkan nilai ekonomi yang bersumber dari hutan, “tujuan kita ialah meningkankan nilai ekonomi dari hutan supaya hutan itu tetap dijaga, karena hutan tidak hanya sebagai sumber oksigen saja, tetapi bisa menjadi sumber ekonomi”, kata DJ sapaan akrabnya. 

Menurut DJ di Kalimantan Barat potensi hutan masih banyak tetapi nilai jual produk yang dihasilkan oleh hutan masih sedikit, “belum banyak produk hutan yang dihasilkan, maka dari itu kita bantu supaya makin banyak hasil hutan yang bisa dijadikan suatu produk seperti kosmetik dan makanan melalui tengkawang ini, sehingga nilai ekonomi dari hutan bisa bertambah dan semakin tinggi”, tambahnya. 

Masih kata DJ, menjelaskan hasil yang akan didapatkan dari buah tengkawang tersebut, “tengkawang ini merupakan produk pertama yang kami kelola, ini nanti hasilnya produk setengah jadi, selain tengkawang nantinya akan ada kemiri, dan biji-biji buah-buahan yang bisa menghasilkan minyak, karena hasil hutan kita masih banyak yang bisa diolah, dan jenis yang akan ditanam nantinya adalah sistem tumpang sari”, jelasnya.

Sumber : prokopim pemkab.
Editor : Mit .