Misi Kemanusiaan, Mabes Polri Turunkan Satgas Edukasi Karhutla ke Sekadau

By On Agustus 27, 2026


Cybernews.id- Sekadau - Kalbar 

Tim Edukasi Satgas Karhutla Mabes Polri ditugaskan di sejumlah Polres jajaran Polda Kalbar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Di Sekadau, lima personel peserta didik Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) akan menjalankan tugas tersebut hingga 4 September 2026.


Kelima personel itu disambut Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama bersama para pejabat utama dan Kapolsek jajaran dalam kegiatan penyambutan sekaligus pembekalan di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau, Kamis (27/8/2026).


Dalam pembekalan tersebut, Kapolres AKBP Andhika menekankan pentingnya keseriusan seluruh personel dalam mendukung pencegahan dan penanganan Karhutla di tengah kondisi cuaca yang meningkatkan risiko kebakaran.


"Penugasan ini merupakan misi kemanusiaan dengan waktu yang singkat. Manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, jaga kesehatan dan serius dalam melaksanakan tugas agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan Polres Sekadau," ujar AKBP Andhika.


AKBP Andhika juga mengingatkan tim agar memahami karakteristik masyarakat Sekadau yang heterogen dengan adat dan budaya. Ia mengatakan, pendekatan komunikasi dalam edukasi Karhutla harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.


Menurutnya, pencegahan menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman Karhutla. Masyarakat perlu memahami dampak kebakaran, terutama terhadap kesehatan, lingkungan dan kehidupan sosial.


"Kita mengharapkan semua pihak dapat menjaga diri dengan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Yang terpenting bagaimana kita bersama-sama mencegah agar Karhutla tidak terjadi," tuturnya.


Sementara itu, Kabag Ops Polres Sekadau AKP Sugiyanto menjelaskan, pelaksanaan kegiatan edukasi akan dibagi ke dalam dua sektor. Tim akan bergerak secara berkelompok dengan pendampingan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas sesuai wilayah kegiatan yang telah dijadwalkan.


"Untuk kegiatan di Polsek maupun kecamatan sudah dibuat jadwal. Kapolsek sebagai pengendali lapangan dalam kegiatan edukasi akan mendampingi tim bersama Bhabinkamtibmas," jelas AKP Sugiyanto.


Selama penugasan hingga 4 September 2026, lima personel tersebut akan bergerak bersama jajaran Polres Sekadau hingga tingkat Polsek dan Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi dan sosialisasi langsung kepada masyarakat di sejumlah wilayah.

Kabur hingga Perbatasan Malaysia, Pelaku Curanmor Dibekuk Unit Reskrim Polsek Sekadau Hilir

By On Agustus 27, 2026

 


Cybernews.id- Sekadau - Kalbar. 

Pelarian AS (28), terduga pelaku pencurian sepeda motor di Kabupaten Sekadau, akhirnya terhenti di Entikong, Kabupaten Sanggau, kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Sempat mencoba kabur saat hendak diamankan, AS berhasil dikejar dan dibekuk personel Unit Reskrim Polsek Sekadau Hilir.


AS diketahui berada di Entikong setelah polisi melakukan penyelidikan atas hilangnya sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam milik H (68), warga Dusun Tabai, Desa Timpuk, Kecamatan Sekadau Hilir.


Kasus tersebut bermula pada Jumat (21/8/2026) malam. Sekitar pukul 23.00 WIB, H sempat mendengar suara anjing menggonggong dari arah gudang tempat sepeda motornya disimpan. Namun, ia tidak menaruh curiga karena saat itu aktivitas warga di Dusun Tabai masih cukup ramai.


Keesokan paginya, Sabtu (22/8) sekitar pukul 07.00 WIB, istri korban mengecek gudang dan mendapati sepeda motor Honda Revo Fit dengan nomor polisi KB 6586 VY sudah tidak berada di tempatnya. H kemudian ikut memeriksa dan memastikan sepeda motornya telah hilang. Di dalam gudang hanya tersisa pelat nomor kendaraan. Korban mengalami kerugian sekitar Rp26,9 juta dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekadau Hilir.


Laporan itu ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Sekadau Hilir. Penyelidikan kemudian mengarah kepada AS yang diketahui berada di Entikong, Kabupaten Sanggau. Pada Selasa (25/8) sekitar pukul 22.00 WIB, Ps. Kanit Reskrim Polsek Sekadau Hilir Aipda Imam Saifullah bersama Brigpol Joi Dananta Ginting dan Bripda Zulfria Aldy Aprilian bergerak menuju Entikong.


Setibanya di Entikong, personel berkoordinasi dan mendapat backup dari Unit Reskrim Polsek Entikong, Polres Sanggau. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi keberadaan AS di Dusun Entabang, Kecamatan Entikong, dengan perjalanan sekitar satu setengah jam.


Setibanya di lokasi, petugas langsung berupaya mengamankan AS. Namun, AS sempat mencoba melarikan diri. Personel kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap dan mengamankan terduga pelaku.


"Begitu kami mendapat informasi keberadaan pelaku, kami langsung bergerak ke Entikong dan berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Entikong. Saat hendak diamankan, pelaku sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil kami kejar dan amankan," ujar Aipda Imam, Kamis (27/8).


Setelah diamankan, AS dibawa ke Polsek Entikong sebelum kemudian dibawa kembali ke Sekadau. Pada Rabu (26/8) sekitar pukul 12.00 WIB, AS tiba di Polsek Sekadau Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi turut mengamankan satu unit Honda Revo Fit warna hitam nomor polisi KB 6586 VY, satu lembar STNK dan satu buah pelat nomor kendaraan.


Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt. Kasi Humas Polres Sekadau Ipda Iwan Kurniawan membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia mengapresiasi kinerja Unit Reskrim Polsek Sekadau Hilir yang berhasil mengungkap kasus hingga mengamankan terduga pelaku di luar wilayah hukum Polres Sekadau.


"Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberikan kepastian penanganan terhadap laporan masyarakat. Kami mengapresiasi kerja keras personel Unit Reskrim Polsek Sekadau Hilir yang telah melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku di wilayah Entikong," kata Ipda Iwan.


Ipda Iwan menambahkan, AS kini telah ditahan di Rutan Polres Sekadau untuk menjalani proses hukum. Terhadap AS, penyidik menerapkan Pasal 477 ayat (1) huruf e Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


"Kami mengimbau masyarakat agar selalu  meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan, terutama saat menyimpan kendaraan di rumah maupun tempat penyimpanan. Gunakan kunci pengaman tambahan dan pastikan kendaraan berada di tempat yang aman. Jika menemukan atau mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti," pungkasnya.


Humres Skdau. 

Editor : mit. 

Sholat Istisqa dan Doa Bersama, Ikhtiar Memohon Hujan di Tengah Kemarau dan Kabut Asap

By On Agustus 27, 2026

 


Cybernews.id - Ngabang - Landak. 

 Di tengah kondisi kemarau yang melanda dan berdampak pada kekeringan serta munculnya kabut asap, jajaran Polsek Ngabang bersama pengurus dan jamaah Masjid Baiturrahman melaksanakan Sholat Istisqa dan doa bersama di Masjid Baiturrahman, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kamis (27/8/2026).


Pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut menjadi ikhtiar bersama sekaligus bentuk keprihatinan masyarakat terhadap kondisi cuaca yang masih kering. Dengan penuh kekhusyukan, para jamaah memanjatkan doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan serta mengakhiri kemarau yang terjadi.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Masjid Baiturrahman, Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., anggota Polsek Ngabang yang beragama Islam, serta jamaah Masjid Baiturrahman. 


Suasana khidmat dan penuh harap terasa selama rangkaian ibadah berlangsung. Sholat Istisqa bukan sekadar pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta memanjatkan doa agar kondisi alam segera kembali membaik.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi kondisi kemarau yang menyebabkan kekeringan dan kabut asap.


“Melalui Sholat Istisqa dan doa bersama ini, kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang cukup dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kemarau yang terjadi segera berakhir dan kondisi lingkungan kembali normal,” ujar Kapolsek.


Lanjut Kapolsek menambahkan, selain memanjatkan doa, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, khususnya selama musim kemarau. 


“Dalam situasi seperti ini, kita harus saling peduli dan bersama-sama menjaga lingkungan. Mari kita hindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran, khususnya pembakaran lahan, serta tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan Sholat Istisqa dan doa bersama tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Melalui ikhtiar lahir dan batin, seluruh jamaah berharap hujan segera turun, kekeringan dapat teratasi, kabut asap berangsur menghilang, serta masyarakat Kabupaten Landak dapat kembali menjalani aktivitas dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman.


Rillis : Humas Polsek Ngabang

Editor : mit. 

Polres Sekadau Gelar Apel Siaga Karhutla, Pastikan Kesiapan Sarpras dan Posko Siaga

By On Agustus 25, 2026

 


Cybernews.id - Sekadau - Kalbar. 

Kepolisian Resor (Polres) Sekadau menggelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus memastikan dukungan penanganan kebakaran selama musim kemarau di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026).


Apel berlangsung di Lapangan Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, pukul 07.30 WIB dan dipimpin Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Sekadau Subandrio, Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri, serta diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Manggala Agni, pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, relawan pemadam kebakaran dan stakeholder terkait.


Dalam amanatnya, AKBP Andhika mengatakan kondisi Karhutla di Kabupaten Sekadau saat ini relatif masih terkendali. Namun, hal tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak lengah karena cuaca kering dan musim panas yang berkepanjangan meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.


“Jangan sampai api yang masih kecil berkembang menjadi besar. Ketika situasi masih relatif terkendali, justru langkah pencegahan harus semakin ditingkatkan,” kata AKBP Andhika.



Ia menyebut Kabupaten Sekadau memiliki wilayah sekitar 544.430 hektare, termasuk 28.778 hektare lahan gambut. Kondisi lahan dan vegetasi yang kering membuat api lebih mudah muncul dan cepat menjalar apabila tidak segera ditangani.


AKBP Andhika meminta jajaran dan seluruh unsur terkait meningkatkan patroli serta deteksi dini di wilayah rawan Karhutla. Tiga pilar, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa dan kepala desa, juga diminta aktif bersama masyarakat melakukan pencegahan.


“Kita hadir bukan untuk berhadapan dengan masyarakat, tetapi bersama masyarakat menjaga keselamatan dan lingkungan,” ujarnya.


Masyarakat juga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. AKBP Andhika mengingatkan dampak Karhutla dapat meluas, mulai dari gangguan kesehatan, pendidikan, transportasi hingga aktivitas perekonomian.


“Setiap informasi mengenai titik panas harus segera diverifikasi. Apabila ditemukan titik api, lakukan penanganan sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkas AKBP Andhika.


Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan sarana dan prasarana (sarpras) Karhutla serta Posko Siaga Karhutla Polres Sekadau. Pengecekan dilakukan untuk memastikan personel, peralatan dan dukungan operasional dalam kondisi siap digunakan dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Sekadau.


Humres Skdau. 

Editor : mit. 


Antar Sekadau Raih Emas POPDA, Aipda Agus Muhardi Terima Piagam Penghargaan dari Kapolres

By On Agustus 24, 2026



Cybernews.id - Sekadau - Kalbar. 

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama memberikan piagam penghargaan kepada Aipda Agus Muhardi, personel Satlantas Polres Sekadau, atas dedikasi dan profesionalismenya sebagai Manajer Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau yang berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat 2026. Penghargaan diserahkan usai Apel Jam Pimpinan di halaman Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Senin (24/8/2026).


Sebagai manajer tim, Aipda Agus terlibat dalam pengelolaan tim sejak proses seleksi, persiapan, pembinaan hingga pelaksanaan pertandingan. Seleksi pemain telah dilakukan sejak September 2025, sehingga tim memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri sekaligus membangun kekompakan dan motivasi pemain. Peran tersebut dijalankan di luar tugas pokoknya sebagai anggota Polri.


Perjuangan Sekadau berlanjut hingga partai final menghadapi Kabupaten Sambas di Stadion PSP Keboen Sajoek, Pontianak, Sabtu (27/6/2026). Laga berakhir tanpa gol hingga waktu normal dan harus ditentukan melalui adu penalti. Sekadau akhirnya menang 4-3 dan memastikan medali emas cabang sepak bola POPDA Kalbar 2026.


Medali emas tersebut menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Sekadau, karena merupakan emas pertama yang diraih Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau pada ajang POPDA Kalimantan Barat. Prestasi itu sekaligus menjadi alasan Kapolres memberikan apresiasi kepada Aipda Agus atas kontribusinya dalam mengelola tim hingga mencapai hasil tersebut.


Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama mengatakan, peran manajer sangat penting dalam membangun dan mengelola sebuah tim, mulai dari proses rekrutmen hingga menjaga komunikasi serta motivasi pemain. Menurutnya, apa yang dilakukan Aipda Agus patut diapresiasi karena mampu memberikan kontribusi positif sekaligus membawa nama baik Kabupaten Sekadau.


“Awalnya mungkin tidak menyangka sampai mendapatkan emas. Tetapi tugas dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, ternyata hasilnya luar biasa dan bisa membawa nama baik Kabupaten Sekadau. Ini layak kita berikan apresiasi,” ujar AKBP Andhika.


Aipda Agus Muhardi menyampaikan terima kasih atas piagam penghargaan yang diberikan Kapolres Sekadau. Ia mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik, sementara keberhasilan meraih emas merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam tim.


“Terima kasih kepada Bapak Kapolres atas penghargaan yang diberikan. Bagi saya, ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik. Prestasi ini bukan hasil kerja saya sendiri, tetapi kerja sama seluruh pemain, pelatih, official dan semua pihak yang memberikan dukungan. Alhamdulillah, kami bisa meraih hasil maksimal dan membawa medali emas untuk Kabupaten Sekadau,” pungkas Agus.


Humres Skdu. 

Editor : mit. 

Kabut Asap Makin Pekat, Polisi Sambangi Warga Jelimpo dan Ingatkan Wajib Pakai Masker

By On Agustus 23, 2026

 


Cybernews.id- Ngabang - Landak

Di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat, Anggota Polsubsektor Jelimpo, Polsek Ngabang, terus hadir di tengah warga melalui kegiatan sambang dan dialog secara humanis.


Seperti terlihat pada Minggu (23/8/2026), personel Polsubsektor Jelimpo menyambangi warga di salah satu tempat usaha masyarakat. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, polisi berdialog langsung dengan warga sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait kondisi kabut asap yang terjadi di wilayah tersebut.


Kehadiran personel kepolisian tidak hanya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan warga. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap dampak kabut asap, khususnya bagi mereka yang harus beraktivitas di luar rumah.


Petugas mengimbau warga agar menggunakan masker apabila hendak keluar rumah, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin buruk, serta menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih dan memperhatikan kondisi tubuh.


Selain itu, masyarakat juga kembali diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Kondisi cuaca yang kering disertai kabut asap dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah munculnya titik api sejak dini.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menjelaskan secara terpisah bahwa kegiatan sambang merupakan salah satu upaya kepolisian untuk membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. Kegiatan sambang dan dialogis juga menjadi bagian dari langkah preventif Polri dalam menjaga keamanan serta menyerap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.


“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga untuk memberikan imbauan dan edukasi yang berkaitan dengan keselamatan serta kondisi lingkungan. Saat ini kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap dan potensi Karhutla,” jelas Kompol Zuanda.


Lanjut Kapolsek menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Warga diharapkan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan. Jika harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker sebagai pelindung dan jangan memaksakan diri apabila kondisi udara semakin tidak sehat. Mari kita saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan,” tambahnya.


Di tengah pekatnya kabut asap, pesan kepolisian pun sederhana namun sangat penting: tetap waspada, lindungi kesehatan, hindari segala bentuk pembakaran yang dapat memicu Karhutla, dan bersama-sama menjaga lingkungan demi keselamatan masyarakat.


Rillis : Humas Polsek Ngabang

Editor : mit. 


HUT Ke-28 PAN, DPD-PAN Melawi Gelar Bakti Sosial di Pondok Pesantren Al Shiqor.

By On Agustus 23, 2026


Cybernews.id - Melawi/Kalbar 

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Pimpinan Daerah (DPD)PAN Kabupaten Melawi menggelar Kegiatan bakti Sosial berupa Sembako kepada Pondok Pesantren Al Shiqor di jalan Nanga Pinoh Ella hilir Melawi,Kalbar, acara di pusatkan di Sekretariat DPD-PAN Melawi KM 4 jalan Provinsi Pinoh Kota Baru Mingu (23/8/2026) Sore.


Kegiatan di awali dengan penyerahan secara simbolis bantuan beras dan sembako yang di serahkan oleh Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP) DPD PAN Melawi dan juga sebagai Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd, bersama Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Melawi dan juga selaku Ketua DPRD Kabupaten Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa S.I.P.,Anggota DPRD Provinsi Kalbar Ritaudin SE.,MAP.,Anggota DPRD Melawi Fraksi PAN, Pengurus DPD-PAN Melawi.


Setelah kegiatan di pondok pesantren Al Shiqor, rangkaian acara dilanjutkan di Kantor DPD-PAN Kabupaten Melawi, di jalan Provinsi KM 4, Nanga Pinoh, dengan Pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan PAN yang telah memasuki usia 28 tahun.


Kegiatan HUT ke-28 PAN tersebut secara serentak melalui Zoom meeting diselenggarakan lansung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN dan di ikuti seluruh DPW dan DPD PAN Se- Indonesia.


Ketua DPD PAN Kabupaten Melawi dan juga selaku Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP., menyampaikan selamat HUT Ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) dan hari ini kita telah melaksanakan Instruksi Ketua Umum PAN, Gerak Cepat Bantu Rakyat,"jelasnya.


Lebih lanjut Hendegi mengatakan dalam HUT Ke-28 PAN hari ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur kita kepada Tuhan yang maha Esa, serta mempererat tali silaturahmi, kepada warga masyarakat. Mari kita jadikan milad ke-28 PAN sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan semangat perjuangan demi kepentingan Masyarakat."ucapnya.


Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP)  DPD-PAN Melawi, dan juga sebagai Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd., menyampaikan atas nama pribadi dan jabatan saya mengucapkan selamat HUT ke-28 Partai Amanat Nasional ( PAN ) semoga makin jaya dan merakyat, dan saya sangat mengapresiasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.


"Menurutnya kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam momentum HUT Ke-28 PAN menjadi wujud nyata untuk rasa syukur kepada Tuhan yang maha Esa, sekaligus kepedulian terhadap Masyarakat.


“Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan PAN selama 28 tahun, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial,” ungkap Dadi.Abd.

Saksikan: Tabligh Akbar dan Safari Dakwah Peringatan Maulid Nabi Bersama Abuya Alhabib Hasyim Bin Faris Al Kaf di Kecamatan Sayan.

By On Agustus 22, 2026


Cybernews.id - Melawi/Kalbar 

Tokoh Masyarakat Kecamatan Sayan Suparmin/Lim khok min, mengajak seluruh warga masyarakat se-kecamatan Sayan untuk menyaksikan Tabligh Akbar dan Safari

Dakwah Oleh Ustad Abuya Alhabib Hasyim Bin Faris Al Kaf, yang akan diselenggarakan pada hari  Rabu 26/8/2026 Ba'da Isya di Kecamatan Sayan.


Lebih lanjut Suparmin/Lim khok min, Menyampaikan dan mengajak seluruh masyarakat muslimin dan Muslimah, mari kita hadiri dan saksikan kegiatan

Tabligh Akbar dan Safari

Dakwah sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, sebagai sarana meningkatkan iman,takwa,dan kecintaan kita kepada Rasulullah, tujuan mempererat silaturahim dan menambah ilmu agama." Jelasnya.


Safari dakwah peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW 1448 H/2026 M, untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial dalam ajaran Islam, bersama jajaran pemerintah daerah Kabupaten Melawi.(Abd)

Jaga Kamtibmas, Polsubsektor Jelimpo Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

By On Agustus 20, 2026


Cybernews.id-Ngabang - Landak. 

Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan oleh Polisi. Bukan hanya melalui patroli, kepolisian juga aktif hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.


Seperti yang dilakukan Anggota Polsubsektor Jelimpo Polsek Ngabang dengan menyambangi warga di wilayah Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kamis (20/8/2026). Dalam suasana santai dan penuh keakraban, personel kepolisian berdialog bersama warga sekaligus memberikan sejumlah imbauan terkait kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, anggota Polsubsektor Jelimpo mengajak masyarakat untuk tidak lengah terhadap situasi di lingkungan sekitar. Warga diminta meningkatkan kepedulian, menjaga barang berharga, memperhatikan keamanan rumah maupun tempat usaha, serta segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.


“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” imbau anggota Polsubsektor Jelimpo kepada warga.


Kegiatan sambang tersebut juga menjadi sarana bagi personel untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat. Melalui dialog secara langsung, berbagai informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan warga dapat diperoleh sekaligus menjadi langkah awal untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menjelaskan secara terpisah bahwa kegiatan sambang merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Melalui kegiatan sambang dan dialogis seperti ini, kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran Polri. Selain menyampaikan imbauan kamtibmas, personel juga dapat mendengar secara langsung keluhan, informasi maupun potensi gangguan keamanan yang ada di lingkungan masyarakat,” jelas Kapolsek.


Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya terus mendorong seluruh personel untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga. Menurutnya, kedekatan antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jangan memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Tingkatkan kewaspadaan, jaga lingkungan masing-masing dan segera laporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” tambahnya.



Rillis : Humas Polsek Ngabang 

Editor : mit. 

Cegah Karhutla, Polsek Nanga Pinoh Gelar Apel Konsolidasi dan Rapat Lintas Sektoral.

By On Agustus 20, 2026


Cybernews.id - Melawi/Kalbar 

Menghadapi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah musim kemarau, Polsek Nanga Pinoh menggelar Apel Konsolidasi Penanganan Karhutla dan Rapat Lintas Sektoral, Kamis (20/8/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di halaman Polsek Nanga Pinoh dan dilanjutkan dengan rapat lintas sektoral di Aula Bhayangkari Polsek Nanga Pinoh. Kegiatan ini membahas langkah bersama dalam mencegah dan menangani Karhutla di wilayah hukum Polsek Nanga Pinoh yang meliputi Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Utara dan Pinoh Selatan.


Apel dipimpin Iptu Jamidi selaku Inspektur Apel, Aiptu Taufik sebagai Perwira Apel dan Aipda Jeriko Lumban Gaol sebagai Komandan Apel. Kegiatan tersebut diikuti personel Polsek Nanga Pinoh, BPBD Kabupaten Melawi, pemerintah desa serta unsur perusahaan.


Turut hadir Sekretaris BPBD Kabupaten Melawi Bambang Kisno W yang mewakili Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Danramil 01 Nanga Pinoh Kapten Inf. H. Didik, Plt. Camat Nanga Pinoh Riyono, S.Sos, perwakilan Kecamatan Pinoh Selatan, perwakilan perusahaan serta sejumlah kepala desa di wilayah hukum Polsek Nanga Pinoh.


Setelah apel dan foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan rapat lintas sektoral penanganan Karhutla. Dalam rapat tersebut, Kapolsek Nanga Pinoh menegaskan bahwa kondisi musim kemarau yang semakin meningkat harus diantisipasi dengan kesiapsiagaan seluruh pihak.


"Musim kemarau yang semakin meningkat saat ini membawa risiko nyata terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Nanga Pinoh, yang mencakup tiga kecamatan yaitu Nanga Pinoh, Pinoh Utara dan Pinoh Selatan," ujar Kapolsek Nanga Pinoh.


Kapolsek menegaskan, penanganan Karhutla menjadi salah satu prioritas karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, mata pencaharian warga serta keamanan dan ketertiban umum.


"Sebagai garda terdepan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Nanga Pinoh menempatkan penanganan Karhutla sebagai prioritas utama. Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan, mata pencaharian warga serta keamanan dan ketertiban umum," tegasnya.


Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan dan masyarakat untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini.


"Tujuan rapat ini adalah untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi dan merumuskan langkah konkret antar seluruh elemen. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, setiap pihak memiliki peran penting," katanya.


Kapolsek juga meminta pemerintah kecamatan dan desa memperkuat sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat dusun agar warga memahami bahaya pembakaran lahan secara sembarangan.


"Kepada pemerintah kecamatan dan desa, kami harapkan dukungan dalam penyampaian informasi hingga ke tingkat dusun dan rumah tangga. Kepada instansi terkait, kami harapkan kesiapan sarana, prasarana dan petugas penanggulangan," ujarnya.


Ia juga mengajak tokoh masyarakat dan adat untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.


"Kepada tokoh masyarakat dan adat, kami minta bantuan untuk mengajak warga tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran," tambahnya.


Sementara itu, Plt. Camat Nanga Pinoh Riyono, S.Sos mengapresiasi pelaksanaan rapat lintas sektoral tersebut. Menurutnya, koordinasi seluruh pihak sangat diperlukan untuk memetakan daerah rawan Karhutla sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di tingkat desa.


"Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Melawi di tingkat lapangan, Pemerintah Kecamatan Nanga Pinoh sangat mengapresiasi terselenggaranya rapat lintas sektoral ini," ujarnya.


Ia mendorong seluruh desa untuk memperkuat koordinasi, terutama dalam memetakan titik rawan kebakaran dan meningkatkan penyebaran informasi terkait bahaya pembakaran lahan.


"Kita harus memperkuat koordinasi dengan seluruh desa guna memetakan titik rawan kebakaran serta menyebarkan informasi bahaya pembakaran lahan," katanya.


Riyono juga mendorong kepala desa beserta perangkatnya membentuk Masyarakat Peduli Api atau MPA, kader lingkungan dan kelompok tani yang dapat membantu melakukan pemantauan secara rutin.


"Kami juga mendorong kepala desa beserta perangkat desa untuk membuat tim Masyarakat Peduli Api, kader lingkungan dan kelompok tani untuk melakukan pemantauan rutin di lapangan," jelasnya.


Danramil 01 Nanga Pinoh Kapten Inf. H. Didik turut menekankan pentingnya pembentukan tim penanganan Karhutla mulai dari tingkat kecamatan dan desa.


"Intinya kita harus membentuk tim. Tidak mungkin kita hanya mengharapkan penanganan dari kabupaten. Untuk itu kita harus bergerak dari tingkat kecamatan," ujarnya.


Ia meminta kepala desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa aktif memberikan imbauan kepada masyarakat yang hendak membuka lahan agar tidak melakukan pembakaran pada kondisi kemarau.


"Saya harapkan kepada para kepala desa untuk ikut aktif memberikan imbauan kepada masyarakat bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk menunda dulu membakar ladang. Bukan melarang, tetapi menunggu kondisi yang lebih memungkinkan dan setelah ada hujan," katanya.


Perwakilan BPBD Kabupaten Melawi Bambang Kisno W menyampaikan bahwa pihaknya terus menindaklanjuti arahan Bupati Melawi terkait pembentukan Satgas Masyarakat Peduli Api di tingkat desa.


"Kami dari BPBD menindaklanjuti arahan Bapak Bupati Melawi untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan dengan mendorong para kepala desa membuat Satgas Masyarakat Peduli Api," ungkapnya.


Menurutnya, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam penanganan Karhutla di lapangan. Karena itu, diperlukan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten maupun pihak swasta.


"Banyak kendala yang terjadi di lapangan, salah satunya minimnya sarana dan prasarana. Ada lahan yang tidak bisa kita tangani dengan mudah, seperti lahan gambut," jelasnya.


Ia menilai langkah antisipasi dini jauh lebih penting dibandingkan menunggu kebakaran terjadi.


"Sebaiknya kita lebih baik melakukan antisipasi dini sebelum terjadinya kebakaran," tegasnya.


Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala desa juga menyampaikan berbagai kendala di lapangan, terutama terkait keterbatasan anggaran dan sarana pemadam. Kepala Desa Kelakik menyebut pihaknya telah memiliki mesin Robin, namun masih membutuhkan dukungan untuk pengadaan dan pemeliharaan sarana prasarana.


"Kendala-kendala di lapangan, kami dari desa sudah tidak memiliki anggaran dan sarana prasarana juga masih minim," ujarnya.


Kepala Desa Suka Damai juga menyampaikan bahwa wilayahnya pernah menghadapi kebakaran yang diduga berasal dari desa tetangga. Pihak desa, katanya, telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.


"Kami pernah mendapat api kiriman dari desa tetangga. Sebenarnya warga desa kami tidak ada yang membakar ladang karena sudah saya larang untuk membakar ladang," ungkapnya.


Sementara Kepala Desa Manggala mengatakan bahwa kondisi sarana penanganan Karhutla di desanya juga masih terbatas. Mesin Robin yang dimiliki desa saat ini mengalami kerusakan.


"Kami memiliki mesin Robin, tetapi sudah rusak. Kami juga terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati apabila ingin membuka atau membakar lahan," katanya.


Kepala Desa Sungai Raya menambahkan bahwa potensi kebakaran dapat berasal dari berbagai faktor, termasuk kelalaian manusia. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak desa terus mendorong gotong royong ketika masyarakat membuka lahan dengan membuat sekat agar api tidak mudah meluas.


Dari pihak perusahaan, Manager PT Kalimantan Satya Kencana atau KSK Bagas Arsanto menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam penanganan Karhutla.


"Kami tidak membuat larangan kepada masyarakat, kami hanya memasang plang imbauan untuk tidak membakar lahan," katanya.


Ia juga menjelaskan bahwa pihak perusahaan turut membantu ketika terjadi kebakaran lahan masyarakat di Desa Mandau Baru agar api tidak meluas.


"Kemarin ada lahan warga di Desa Mandau Baru. Kami tidak tega, karena apabila tidak kami bantu, api akan meluas. Intinya dari pihak swasta akan selalu kami komunikasikan dengan Pak Camat dan kepala desa," ujarnya.


Sementara itu, perwakilan PT Kalimantan Agro Plantation atau KAP menyampaikan bahwa pihak perusahaan juga telah memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada masyarakat di sejumlah desa sebagai bagian dari dukungan terhadap pencegahan Karhutla.


"Kami dari PT KAP sudah banyak membantu masyarakat, salah satunya di Desa Merpak dan Desa Sungai Pinang. Kami memberikan sarana dan prasarana seperti mesin Robin dan selang," ungkapnya.


Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat kesiapan, sinergitas dan koordinasi dalam upaya pencegahan, pengendalian serta penanganan Karhutla di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Utara dan Pinoh Selatan.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini, mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan dan keselamatan masyarakat.


Polsek Nanga Pinoh menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan keterlibatan aparat keamanan, pemerintah, perusahaan dan masyarakat secara aktif, potensi kebakaran diharapkan dapat ditekan sejak dini demi menjaga kelestarian lingkungan dan stabilitas keamanan wilayah.Abs/Abd.