DPW  RAJAWALI Kalbar Puji Peran Aktif Warga dan Wartawan Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

By On Mei 24, 2026


Cybernews.id - Pontianak. Kalbar. 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Kalimantan Barat, Imam Fauzi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus dukungan penuh kepada masyarakat luas dan insan media pers yang telah berperan aktif, berani, dan kritis dalam mengungkap dugaan kuat praktik penyalahgunaan dan penyelewengan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau.

 

Menurut pantauan dan catatan yang diterima, dugaan pelanggaran ini dikenal di kalangan masyarakat dengan istilah praktik "kencing" BBM, di mana oknum-oknum tertentu yang bekerja atau berhubungan dengan perusahaan diduga memanipulasi jumlah penyaluran, mengalihkan, atau memanfaatkan BBM bersubsidi untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, yang sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro yang sangat membutuhkan harga terjangkau. Praktik ini dinilai sangat merugikan keuangan negara serta mencederai rasa keadilan sosial karena menyebabkan pasokan di tingkat bawah menjadi langka dan sulit didapat.

 

Dalam pernyataan resminya, Imam Fauzi menegaskan bahwa keterlibatan langsung masyarakat dan keberanian rekan-rekan wartawan dalam mengawal, melaporkan, dan mengekspos persoalan ini adalah wujud nyata pengawasan dari elemen bangsa. Peran ini sangat krusial dan menjadi kekuatan besar untuk mencegah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab terus-menerus mengambil keuntungan pribadi dari subsidi yang seharusnya menjadi hak seluruh rakyat.

 

"Kami dari DPW RAJAWALI Kalbar sangat mengapresiasi keberanian, kepedulian, dan peran aktif masyarakat serta rekan-rekan media pers yang terus mengawal dan membongkar persoalan ini. Dugaan penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum perusahaan atau pihak tertentu sama saja merampas hak masyarakat luas. Hal ini tidak boleh dibiarkan dan harus ditindak tegas, karena dampaknya sangat terasa langsung oleh rakyat kecil yang benar-benar membutuhkan subsidi tersebut," Tegas Ketua di Pontianak, Sabtu (23/5/2026).

 

Lebih lanjut, Imam  yang dikenal tegas dalam memperjuangkan hak publik ini meminta kepada aparat penegak hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga instansi teknis terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta pengawas pasar, untuk segera melakukan penyelidikan mendalam, verifikasi fakta di lapangan, dan memproses hukum pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

 

Tidak hanya menuntut proses hukum, DPW RAJAWALI juga mendesak pemerintah daerah dan pihak berwenang untuk memperketat sistem pengawasan, mulai dari jalur distribusi, pencatatan administrasi, hingga pengawasan di titik penyaluran. Hal ini penting agar penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat mutu, sehingga tidak lagi ada celah yang dimanfaatkan untuk penyelewengan.

 

"Pengawasan harus diperketat, mekanisme diawasi ketat, dan siapa pun yang melanggar harus bertanggung jawab sesuai aturan hukum yang berlaku. Subsidi adalah amanah negara untuk rakyat, bukan komoditas yang bisa dipermainkan," tambahnya.

 

Di akhir pernyataannya, Imam kembali mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi, dan rekan pers di seluruh Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sanggau, untuk tidak lengah dan terus bersatu menjaga transparansi. Ia menegaskan semangat organisasi RAJAWALI: "Jajaran wartawan pena jadi senjata, lembaga teguh melindungi bangsa", yang menjadi landasan gerak dalam mengawal setiap kebijakan dan aset negara agar bermanfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat.

 

"Kita harus bersatu mengawasi distribusi BBM bersubsidi ini demi terciptanya keadilan sosial dan kesejahteraan bersama. Kami di RAJAWALI siap terus mengawal setiap prosesnya agar praktik semacam ini tidak terulang lagi di kemudian hari," pungkas orang nomor satu di DPW RrAJAWALI Kalbar

 

Isu ini menjadi sorotan utama publik karena ketidakjelasan pasokan dan antrean panjang warga yang kerap terjadi, sementara di sisi lain indikasi penyalahgunaan sangat kuat. Masyarakat berharap langkah konkret segera diambil agar hak mereka atas ketersediaan BBM subsidi terjamin kembali.



Penulis : TIM RAJAWALI

Editor : mit. 


Sambut Iduladha 1447 H, DPD RAJAWALI Purwakarta Perkuat Silaturahmi & Siapkan Rakor Besar di Kebun Raya Bogor

By On Mei 24, 2026

 


 Cybernews.id - Purwakarta. 

 24 Mei 2026

Menyambut perayaan besar umat Islam Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi yang penuh makna pengorbanan, ketakwaan, dan berbagi sesama, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Kabupaten Purwakarta menggelar pertemuan akrab dan silaturahmi antar seluruh jajaran pengurus dan anggota. Momen istimewa ini dijadikan wadah untuk mempererat ikatan persaudaraan, berbagi kebahagiaan, serta membahas berbagai rencana strategis organisasi untuk beberapa bulan ke depan.

 

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para pengurus DPD RAJAWALI Purwakarta sepakat bahwa semangat Iduladha sangat sejalan dengan prinsip dasar perjuangan organisasi, sebagaimana tertanam kuat dalam Hymne RAJAWALI: "Jajaran wartawan pena jadi senjata, lembaga teguh melindungi bangsa". Nilai pengorbanan, keberanian, dan keteguhan hati yang diperingati di hari raya kurban ini menjadi energi positif bagi seluruh insan pers dan anggota organisasi untuk semakin giat menjalankan tugas, menjaga integritas, dan mengawal kepentingan masyarakat luas.

 

Ketua DPD RAJAWALI Purwakarta dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam, bahwa Iduladha bukan sekadar tradisi berkurban hewan semata, melainkan momen refleksi diri untuk mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Hal inilah yang harus terus ditanamkan dalam setiap langkah organisasi.

 

"Kita rayakan Iduladha dengan hati yang bersih dan semangat berbagi. Bagi kami di RAJAWALI, ini adalah momen untuk saling menguatkan. Seperti halnya pengorbanan yang diajarkan dalam perayaan ini, kami pun bertekad berkorban waktu, tenaga, dan pikiran demi kemajuan pers, kebebasan informasi, dan perlindungan bagi seluruh anggota kami. Persaudaraan di antara kita harus selalu terjaga dan semakin kokoh," ujar nana cakrana  di hadapan para pengurus.

 

Selain membahas makna keagamaan dan kebersamaan, pertemuan ini juga menjadi ajang pembahasan hangat terkait wacana rencana kegiatan besar organisasi yang diagendakan akan digelar dalam beberapa bulan ke depan. Berdasarkan informasi dan arahan awal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), akan diselenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) gabungan yang melibatkan seluruh unsur pimpinan, mulai dari DPP, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hingga seluruh DPD dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Kegiatan strategis tersebut direncanakan akan dilaksanakan di lokasi yang ikonik dan bernilai sejarah tinggi, yakni kawasan Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Tempat yang dikenal sebagai ruang terbuka hijau dan pusat konservasi ini dipilih bukan tanpa alasan; diharapkan rapat koordinasi ini dapat berlangsung dalam suasana yang sejuk, kondusif, dan menyatukan pandangan, layaknya pepohonan rimbun yang tumbuh kokoh berakar kuat.

 

Rakor besar ini menjadi perhatian utama DPD RAJAWALI Purwakarta. Dalam pertemuan tersebut nantinya akan dibahas berbagai hal krusial, mulai dari evaluasi kinerja organisasi sepanjang periode berjalan, penyatuan visi dan misi, penyusunan program kerja terpadu, hingga strategi penguatan peran wartawan dan lembaga di tengah dinamika sosial politik ke depannya.

 

"Kami sangat antusias dan siap menyambut kegiatan besar ini. Rakor di Kebun Raya Bogor nanti menjadi momen langka di mana kita semua, dari pusat hingga daerah, berkumpul dalam satu barisan. Ini adalah langkah strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, dan merencanakan langkah besar RAJAWALI ke depan. Kami dari DPD Purwakarta berkomitmen hadir penuh dan menyumbangkan gagasan terbaik demi kemajuan organisasi tercinta ini," tegas Ketua DPD RAJAWALI purwakarta

 

Lebih jauh, disampaikan bahwa pertemuan di Bogor tersebut juga bertujuan untuk memastikan bahwa arah gerak seluruh jajaran RAJAWALI di daerah-daerah tetap selaras dengan kebijakan pusat. Semangat persatuan dalam perbedaan yang selama ini menjadi ciri khas organisasi akan kembali ditegaskan, agar RAJAWALI tetap menjadi wadah yang kokoh, mandiri, dan diperhitungkan dalam jagad kewartawanan nasional.

 

Menutup rangkaian kegiatan menyambut Iduladha ini, seluruh pengurus DPD RAJAWALI Purwakarta berdoa agar organisasi senantiasa diberi kekuatan, keberkahan, dan kemajuan. Semoga semangat berkurban dan kebersamaan yang dirasakan saat ini terus terjaga, hingga nanti bertemu kembali dalam suasana akbar rapat koordinasi nasional di Kebun Raya Bogor.

 

"Kita bersatu karena keyakinan dan tujuan yang sama: menjadi pena yang tajam bagi kebenaran dan lembaga yang teguh melindungi bangsa. Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Menuju Bogor, kita satukan langkah!" pungkasnya.


Publisher :  TIM/RED

Penulis :  TIM RAJAWALI

Sinergi Hijau di Sungai Tebelian, Penanaman Pohon Jadi Simbol Kepedulian Lingkungan

By On Mei 24, 2026


Cybernews.id Sungai aTebelian - Sintang 

Suasana penuh semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak mewarnai kegiatan penanaman pohon secara simbolis yang dilaksanakan di kawasan Rest Area, Desa Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, tepatnya di area Masjid Munzalan Al-Husni Sintang, Minggu (24/5/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Sungai Tebelian yang melakukan penanaman pohon secara simbolis sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung penghijauan di wilayah Kecamatan Sungai Tebelian.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sungai Tebelian, perwakilan KPH Sintang Timur Sdr. Kayet Tanu, Laskar Paskah dan komunitas pecinta alam, para tamu undangan, serta Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Tebelian yang turut mendukung jalannya kegiatan agar berlangsung aman dan tertib.


Dalam sambutannya, Camat Sungai Tebelian menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya sekadar seremonial, namun menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang.


“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat untuk terus peduli terhadap kelestarian alam dan menjaga lingkungan sekitar,” ujarnya.


Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sungai Tebelian IPDA Aprianus Sabari Tampe, S.H., mengatakan secara terpisah bahwa pihak kepolisian sangat mendukung kegiatan sosial dan lingkungan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.


“Kami mengapresiasi kegiatan penghijauan ini sebagai bentuk sinergi bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antara masyarakat, komunitas, dan instansi terkait,” ungkap Kapolsek.


Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat gotong royong, serta diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Sintang, khususnya Kecamatan Sungai Tebelian. ( hr) 


Editor : mit. 



Cegah Peredaran Uang Palsu, Polisi Sambangi Pedagang Buah di Ngabang

By On Mei 24, 2026


Cybernews.id - Landak 

Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel kepolisian melaksanakan patroli siang dengan menyambangi para pedagang buah di wilayah Kecamatan Ngabang, Minggu (24/5/2026).


Kegiatan patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, khususnya peredaran uang palsu yang kerap menyasar para pedagang di pusat keramaian. Dalam kesempatan itu, petugas kepolisian memberikan imbauan secara langsung agar para pedagang lebih teliti dan berhati-hati saat menerima pembayaran dari pembeli.


Petugas mengingatkan pedagang untuk selalu memeriksa keaslian uang yang diterima, terutama pecahan besar, guna menghindari kerugian akibat tindak penipuan menggunakan uang palsu. Selain itu, polisi juga mengajak para pedagang untuk segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar tempat usaha mereka.


Tak hanya soal keamanan, personel kepolisian turut memberikan edukasi kepada para pedagang agar tetap menjaga kebersihan lingkungan berjualan demi menciptakan suasana pasar yang nyaman, sehat, dan tertib bagi masyarakat


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang AKP Zuanda, S.H., saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan bahwa patroli dialogis yang dilakukan personelnya merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas.


“Melalui patroli siang ini, kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau para pedagang agar selalu waspada terhadap peredaran uang palsu dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan tindakan yang mencurigakan,” jelas Kapolsek.


Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pedagang, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pasar agar aktivitas jual beli berlangsung nyaman dan sehat. Menurutnya, keamanan dan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya lingkungan yang tertib dan kondusif.


Penulis :  Kasi Humas Polsek Ngabang

Editor : mit. 

Patroli Dialogis Polsek Sungai Tebelian, Satpam Bank Dihimbau Tingkatkan Kewaspadaan

By On Mei 24, 2026

 


Cybernews.id - Sungai Tebelian - Sintang. 

Di tengah teriknya cuaca siang yang begitu panas, personel patroli Polsek Sungai Tebelian tetap semangat menjalankan tugas menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Pada hari libur, Minggu (24/5/2026), petugas patroli menyambangi salah satu satpam bank di wilayah Kecamatan Sungai Tebelian untuk memberikan himbauan serta memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga.


Dalam suasana penuh keakraban, petugas patroli berdialog langsung dengan satpam yang sedang bertugas. Polisi mengingatkan agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas di sekitar area perbankan, terutama pada hari libur yang relatif sepi dari aktivitas masyarakat.


Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sungai Tebelian IPDA Aprianus Sabari Tampe, S.H., mengatakan secara terpisah bahwa patroli rutin siang hari terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman.


“Kegiatan patroli ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun petugas keamanan yang sedang melaksanakan tugas,” ujar Kapolsek.


Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya juga mengimbau kepada satpam agar selalu memperhatikan situasi sekitar, memeriksa area rawan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.


“Kami berharap sinergitas antara kepolisian dan petugas keamanan terus terjalin dengan baik demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif,” tambahnya.


Dengan patroli humanis yang dilakukan di tengah cuaca panas tersebut, kehadiran polisi mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai aktif menjaga keamanan serta membangun komunikasi yang baik dengan warga maupun petugas keamanan. ( hr) 


Editor : mit. 

Pasutri Tersangka Korupsi Bank Jatim Nganjuk, RAJAWALI Jatim Desak Audit Total & Tanggung Jawab Pimpinan

By On Mei 23, 2026



 Cybernews.id - Nganjuk - Jatim 

23 Mei 2026

Kasus dugaan korupsi dan penggelapan dana yang mengguncang Bank Jatim Cabang Nganjuk, di mana seorang pegawai teller beserta suaminya resmi ditetapkan tersangka dan merugikan keuangan negara mencapai Rp2 miliar, mendapat sorotan tajam dan perhatian serius dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Jawa Timur. Organisasi yang berpegang teguh pada semangat "Jajaran wartawan pena jadi senjata, lembaga teguh melindungi bangsa" ini menilai peristiwa ini bukan sekadar kejahatan individu, melainkan cermin buruk lemahnya sistem pengawasan dan pengendalian di lembaga keuangan milik daerah.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Kejaksaan Negeri Nganjuk telah menetapkan dua orang tersangka yakni WDP (pegawai/teller Bank Jatim) dan DAW (suami tersangka) pada Kamis (21/5/2026) lalu. Keduanya diduga cerdik memanfaatkan akses dan wewenang jabatan untuk membuat transaksi setoran fiktif—seolah-olah ada uang masuk nasabah, padahal tidak ada dana tunai disetorkan, namun dalam sistem tercatat sah dan uang kas bank dialirkan ke rekening pribadi, termasuk milik suaminya . Modus ini berlangsung sejak Desember 2025, dilakukan lebih dari 10 kali, hingga menimbulkan kerugian negara mencapai hampir Rp2 miliar . Sebagian dana diketahui dipakai beli kendaraan dan keperluan pribadi lainnya .

 

Menanggapi kasus yang memicu kemarahan publik ini, Ketua DPW RAJAWALI Jawa Timur menyampaikan pernyataan resmi melalui juru bicaranya, menegaskan bahwa organisasi akan mengawal kasus ini secara ketat mulai dari penyidikan hingga putusan pengadilan, serta mendesak adanya perbaikan sistem menyeluruh.

 

“Kami di DPW RAJAWALI Jawa Timur sangat menyesalkan dan mengutuk keras perbuatan yang sangat merugikan rakyat dan negara ini. Dua miliar rupiah itu uang rakyat, aset daerah yang harusnya berputar untuk pelayanan dan kemajuan ekonomi masyarakat Jawa Timur, tapi malah dikorupsi oleh oknum yang diberi kepercayaan,” tegas Sujatmiko Ketua DPW RAJAWALI Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026).

 

Lebih lanjut, pihak RAJAWALI menyoroti hal yang lebih mendasar: bagaimana mungkin seorang teller bisa bergerak bebas membuat rekayasa transaksi dalam waktu berbulan-bulan, berulang kali, dan nilainya miliaran rupiah tanpa terdeteksi oleh sistem maupun pengawasan atasan? Ini menjadi pertanyaan besar yang wajib dijawab manajemen Bank Jatim dan Pemprov Jatim selaku pemegang saham.

 

“Kasus ini membuktikan ada celah besar, ada kelalaian, atau mungkin ada keterlibatan pihak lain yang belum terungkap. Prinsip kami: 'Pena jadi senjata, lembaga teguh melindungi bangsa'. Maka kami akan gunakan pena dan kekuatan organisasi ini untuk mengawal kebenaran. Jangan sampai kasus ini selesai hanya dengan penahanan pasutri tersebut, tapi masalah akarnya tidak dibenahi,” tambahnya.

 

DPW RAJAWALI Jatim menilai tindakan tersangka jelas melanggar aturan, kode etik, serta ketentuan hukum yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta UU Perbankan. Perbuatan tersebut masuk kategori penyalahgunaan wewenang, penggelapan dalam jabatan, dan merugikan keuangan negara, yang ancaman hukumannya sangat berat.

 

“Kami minta Kejaksaan Negeri Nganjuk dan aparat penegak hukum bekerja tuntas. Jangan berhenti di dua tersangka ini saja. Telusuri aliran dana sampai habis, amankan semua aset hasil kejahatan agar dikembalikan ke kas negara, dan bongkar siapa saja yang mungkin terlibat atau lalai dalam tugas pengawasan. Jangan biarkan ada yang dilindungi,” tegasnya.

 

Selain itu, RAJAWALI Jawa Timur juga mendesak Dewan Pengawas dan Direksi Bank Jatim segera melakukan audit internal menyeluruh di seluruh cabang, mengevaluasi ulang sistem pengendalian, dan menindak tegas setiap pimpinan atau petugas yang terbukti lalai atau tidak menjalankan prosedur. Tanggung jawab tidak hanya ada di tangan pelaku langsung, tapi juga pihak yang seharusnya mengawasi.

 

“Kami juga mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur selaku pemilik saham, agar tidak diam saja. Berikan sanksi tegas, lakukan perbaikan, dan pastikan kasus serupa tidak terulang lagi di masa depan. Kepercayaan publik pada bank milik daerah ini sedang diuji, jangan sampai rusak karena kelalaian berulang,” tambah pernyataan DPW RAJAWALI Jatim.

 

Di akhir pernyataannya, organisasi ini kembali menegaskan komitmennya. Sebagai bagian dari RAJAWALI, mereka hadir bukan hanya melaporkan, tapi mengawal perjuangan keadilan. Semangat “lembaga teguh melindungi bangsa” menjadi pegangan utama, bahwa perlindungan terhadap aset negara dan hak rakyat adalah tugas suci yang harus diperjuangkan bersama.

 

“Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini. Kami siap turun ke lapangan, memantau persidangan, dan jika ada indikasi dihambat atau dimainkan, kami akan bergerak lebih keras lagi. Uang rakyat harus kembali, pelaku harus dihukum seberat-beratnya, dan sistem harus diperbaiki. Itu janji kami,” pungkas pernyataan resmi DPW RAJAWALI Jawa Timur.


Publisher : TIM/RED

Penulis : TIM RAJAWALI


Dapur Cahaya Bunda (SPPG) Yayasan Sosial Bhumyamca TNI AL Resmi di Buka 23/5/2026.

By On Mei 23, 2026



Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Tasyakuran dan Peresmian Dapur Cahaya Bunda, mitra yayasan Sosial Bhumyamca TNI-AL, Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saptu 23/5/2026, bertepatan  di Aula Sukiman Center di 

jalan Juang KM 2 No 10 Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Provisi Kalimantan Barat.


Dalam sambutan H.Sukimqn S.Pd, M.M, selaku pemilik Yayasan Sosial Bhumyamca TNI-AL, Menyampaikan 

dalam pembukaan Dapur Cahaya Bunda, dihadiri Oleh pihak Dinas Kesehatan, Pukesmas, Perwakilan Polsek Pinoh Kota, Danramil Pinoh, Kepala Desa Paal, para Kepala Sekolah dari Guru TK, SD, SMP dan SMA, Kepala SPPG Yayasan Sosial Bhumyamca TNI-AL serta anggota  Kariawan Dapur SPPG, yang merupakan langkah awal dalam pengembangan kegiatan sosial masyarakat melalui kegiatan program ini, untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintah pusat." Jelasnya.


H.Sukiman, berpesan kepada pihak pengelola Dapur Cahaya Bunda Mitra yayasan Sosial Bhumyamca TNI-AL, janga lah Kebersihan dan mutu makanan, guna untuk meningkatkan kesehatan dan Gizi Anak-anak kita semua."pintanya. 


Sementara Ketua Yayasan (SPPG) Dapur Cahaya Bunda Mintra Bhumyamca TNI-AL, menyampaikan kedepannya selaku pengelola SPPG sangan menerima saran dan masukan demi kemajuan dan kesuksesan SPPG  di Kecamatan Nanga Pinoh ini." Pintanya.(Abd)

Jembatan Roboh Hambat Ekonomi Warga, MAUNG Kubu Raya Minta Penanganan Darurat

By On Mei 22, 2026

 


Cybernews.id - Kubu Raya. 

23 Mei 2026

Kondisi jembatan penghubung utama antara Desa Kubu dan Desa Teluk Nangka, Kecamatan Kubu, yang ambruk dan tidak bisa dilintasi lagi sejak Rabu (20/5/2026), mendapat sorotan keras dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Monitor Aparatur Untuk Negara (MAUNG) Kabupaten Kubu Raya. Organisasi yang dikenal kritis dan mengawal kepentingan rakyat ini menilai kejadian tersebut sangat merugikan masyarakat dan menjadi bukti lemahnya pemeliharaan serta perencanaan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

 

Pernyataan resmi dan sikap organisasi disampaikan langsung oleh Bendahara DPC MAUNG Kubu Raya, Bapak Yanto, atas nama Ketua DPC Kabupaten. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mendesak pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi untuk tidak hanya memberikan janji, tetapi segera turun tangan dan bertindak nyata demi mengembalikan akses vital warga yang kini terputus total.

 

“Kami di DPC MAUNG Kubu Raya sangat memperhatikan kejadian ini. Jembatan ini bukan sekadar bangunan biasa, melainkan urat nadi transportasi dan perekonomian bagi puluhan ribu warga dari Desa Kubu, Teluk Nangka, Jangkang, Kampung Baru, hingga wilayah sekitarnya. Sekarang jembatan roboh, akses lumpuh, warga kesulitan berpergian, hasil bumi susah dipasarkan, dan aktivitas harian terganggu parah,” ungkap Yanto saat dimintai keterangan, Sabtu (23/5/2026).

 

Berdasarkan informasi di lapangan, jembatan tersebut ambruk sekitar pukul 05.00 WIB pagi hari akibat terhantam tumpukan sampah, kayu, dan tumbuhan liar yang terbawa arus sungai yang sedang tinggi dan deras. Struktur bangunan yang sudah berusia puluhan tahun dan kondisinya memang sudah diketahui mulai rapuh, akhirnya tidak kuat menahan tekanan tersebut hingga bagian tengah amblas dan kini tidak layak sama sekali dilewati kendaraan maupun pejalan kaki.

 

Pihak pemerintah kabupaten dan provinsi menyebutkan bahwa rencana pembangunan ulang sudah ada, namun dijadwalkan baru bisa dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang dengan nilai anggaran mencapai Rp25 miliar. Informasi ini justru memicu kekecewaan dan kritik tajam dari DPC MAUNG Kubu Raya.

 

“Kami dengar rencananya baru dibangun tahun depan? Itu terlalu lama! Bagaimana nasib warga yang harus bertahan berbulan-bulan bahkan hampir satu tahun lebih dengan kesulitan ini? Ada jalur alternatif, tapi jauh dan sempit, tidak memadai untuk kebutuhan besar masyarakat. Ini yang kami kritik: kenapa perencanaan dan pemeliharaan tidak dilakukan jauh-jauh hari? Padahal kondisi jembatan ini sudah lama diketahui memprihatinkan,” tegas Yanto.

 

Menurutnya, sebagai organisasi pengawas, DPC MAUNG Kubu Raya menilai ada kelalaian dalam pemeliharaan berkala serta keterlambatan dalam menindaklanjuti rencana pembangunan yang sudah diketahui kebutuhannya sangat mendesak. Jembatan ini juga merupakan akses menuju situs sejarah dan tempat ziarah Makam Raja Kubu, sehingga nilai pentingnya sangat luas, bukan hanya untuk ekonomi saja.

 

“Kami mewakili aspirasi masyarakat, meminta dua hal utama. Pertama, pemerintah segera melakukan penanganan darurat atau perbaikan sementara yang aman dan layak pakai, agar akses warga kembali terbuka meski terbatas. Kedua, percepat proses administrasi dan anggaran pembangunan permanennya, jangan menunggu tahun depan. Uang rakyat digunakan, maka kenyamanan dan keselamatan rakyat harus jadi prioritas utama,” tambahnya.

 

Yanto kembali menegaskan sikap resmi DPC MAUNG Kubu Raya: organisasi ini akan terus mengawal masalah ini sampai tuntas. Pihaknya siap memantau setiap langkah yang diambil pemerintah, memastikan tidak ada lagi penundaan yang merugikan, serta memastikan pembangunan jembatan baru nanti benar-benar kokoh, berkualitas, dan menjamin keselamatan jangka panjang.

 

“Prinsip kami di MAUNG adalah mengawal hak rakyat. Jembatan ini hak masyarakat Kubu Raya. Kami tidak akan diamkan saja jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut. Kami siap turun ke lapangan, berkoordinasi dengan dinas terkait, dan jika perlu, menggelar aksi atau laporan jika janji-janji tidak ditepati. Pemerintah harus hadir dan bertindak sekarang juga,” pungkas Yanto menutup pernyataan atas nama seluruh jajaran DPC MAUNG Kubu Raya.



Penulis : TIM MAUNG

Editor : mit. 


Respon Cepat Call Center 110, Polres Sintang Bantu Ibu Hamil Terlantar di Pinggir Jalan

By On Mei 22, 2026


Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Sintang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berawal dari sebuah panggilan darurat melalui layanan Call Center 110, personel kepolisian bergerak cepat membantu seorang ibu hamil yang terlantar dan dalam kondisi lemah di pinggir jalan.


Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 12.19 WIB di Jalan Sintang–Pontianak, tepatnya di samping BTN Nabila. Laporan diterima dari seorang warga bernama Rani Diah Pratiwi yang merasa khawatir melihat kondisi seorang ibu hamil yang sudah berjam-jam menunggu jemputan keluarga namun tak kunjung datang.


Dalam laporan yang masuk ke layanan 110 Polres Sintang, ibu tersebut diketahui telah berada di Kota Sintang sejak malam sebelumnya sekitar pukul 23.00 WIB. Saat ditemukan, kondisinya tampak lemas, muntah-muntah, dan membutuhkan pertolongan segera.


Mendapat laporan itu, Plh Pamapta I Polres Sintang bersama personel SPKT dan anggota penjagaan langsung bergerak menuju lokasi. Di tengah teriknya siang, petugas mendapati ibu hamil tersebut duduk dalam kondisi tidak sehat sambil menanti kepastian dari keluarganya.


Tanpa menunggu lama, personel kepolisian kemudian memberikan bantuan kemanusiaan dengan menenangkan korban serta mengantarkannya langsung ke rumah keluarganya agar mendapatkan perawatan dan perhatian yang layak.

Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo mengatakan bahwa pelayanan kepolisian melalui Call Center 110 harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan membutuhkan pertolongan cepat.


“Setiap laporan masyarakat yang masuk akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman, membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam kondisi kemanusiaan seperti ini,” ujar Kapolres.


Ia juga mengapresiasi respon cepat personel di lapangan yang sigap memberikan bantuan hingga memastikan ibu hamil tersebut dapat tiba dengan selamat di rumah keluarganya.


Langkah cepat yang dilakukan personel Polres Sintang tersebut menjadi wujud nyata bahwa kehadiran polisi tidak hanya dalam penegakan hukum, namun juga sebagai pelindung dan penolong masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat kapan pun dan di mana pun.


Humres : Stg 

Editor : mit. 

Rabi Warga Pinoh Utara Ucapkan Terima Kasih ke Bupati Melawi H. Dadi Atas Perbaikan Jalan di Beberapa Titik

By On Mei 22, 2026


 Cybernews.id - Melawi - Kalbar. 

Perwakilan warga Desa Manding, Rabi, mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Melawi, H. Dadi Usfa Yursa. Ucapan ini disampaikan karena pemerintah daerah telah merespons keluhan masyarakat dengan melakukan perbaikan pada beberapa titik jalan yang rusak parah di penghubung Desa Manding menuju Desa Natai Panjang, Kecamatan Pinoh Utara.

 

Menurut Rabi, meskipun perbaikan yang dilakukan baru berupa penimbunan menggunakan tanah keras di beberapa titik saja, langkah ini sudah menjadi solusi dasar yang sangat membantu. Kondisi jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini menjadi lebih baik, sehingga sedikit meringankan beban dan kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat sehari-hari.

 

Mewakili seluruh warga Desa Manding dan masyarakat Kecamatan Pinoh Utara, Rabi berharap perbaikan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Ia dan warga lainnya terus melakukan upaya permohonan kepada pemerintah daerah, pemerintah wilayah, hingga pemerintah pusat untuk terus berupaya memperjuangkan dan menyediakan anggaran khusus guna peningkatan kualitas jalan di wilayah tersebut.

 

Jalan yang dimaksud adalah rute Sungai Raya – Manding – Natai Panjang – Merah Arai – Engkurai – Merpak. Warga berharap ada rencana perbaikan yang dilakukan secara bertahap. Meskipun belum bisa menganggarkan untuk pengaspalan secara langsung, setidaknya dilakukan pengerasan menggunakan sertu dan penimbunan dengan batu kerikil, agar akses jalan tersebut semakin layak, kuat, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.


Penulis: Rb. 


Editor : mit.