Kabut Asap Makin Pekat, Polisi Sambangi Warga Jelimpo dan Ingatkan Wajib Pakai Masker

By On Agustus 23, 2026

 


Cybernews.id- Ngabang - Landak

Di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat, Anggota Polsubsektor Jelimpo, Polsek Ngabang, terus hadir di tengah warga melalui kegiatan sambang dan dialog secara humanis.


Seperti terlihat pada Minggu (23/8/2026), personel Polsubsektor Jelimpo menyambangi warga di salah satu tempat usaha masyarakat. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, polisi berdialog langsung dengan warga sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait kondisi kabut asap yang terjadi di wilayah tersebut.


Kehadiran personel kepolisian tidak hanya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan warga. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap dampak kabut asap, khususnya bagi mereka yang harus beraktivitas di luar rumah.


Petugas mengimbau warga agar menggunakan masker apabila hendak keluar rumah, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin buruk, serta menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih dan memperhatikan kondisi tubuh.


Selain itu, masyarakat juga kembali diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Kondisi cuaca yang kering disertai kabut asap dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah munculnya titik api sejak dini.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menjelaskan secara terpisah bahwa kegiatan sambang merupakan salah satu upaya kepolisian untuk membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. Kegiatan sambang dan dialogis juga menjadi bagian dari langkah preventif Polri dalam menjaga keamanan serta menyerap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.


“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga untuk memberikan imbauan dan edukasi yang berkaitan dengan keselamatan serta kondisi lingkungan. Saat ini kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap dan potensi Karhutla,” jelas Kompol Zuanda.


Lanjut Kapolsek menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Warga diharapkan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan. Jika harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker sebagai pelindung dan jangan memaksakan diri apabila kondisi udara semakin tidak sehat. Mari kita saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan,” tambahnya.


Di tengah pekatnya kabut asap, pesan kepolisian pun sederhana namun sangat penting: tetap waspada, lindungi kesehatan, hindari segala bentuk pembakaran yang dapat memicu Karhutla, dan bersama-sama menjaga lingkungan demi keselamatan masyarakat.


Rillis : Humas Polsek Ngabang

Editor : mit. 


HUT Ke-28 PAN, DPD-PAN Melawi Gelar Bakti Sosial di Pondok Pesantren Al Shiqor.

By On Agustus 23, 2026


Cybernews.id - Melawi/Kalbar 

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Pimpinan Daerah (DPD)PAN Kabupaten Melawi menggelar Kegiatan bakti Sosial berupa Sembako kepada Pondok Pesantren Al Shiqor di jalan Nanga Pinoh Ella hilir Melawi,Kalbar, acara di pusatkan di Sekretariat DPD-PAN Melawi KM 4 jalan Provinsi Pinoh Kota Baru Mingu (23/8/2026) Sore.


Kegiatan di awali dengan penyerahan secara simbolis bantuan beras dan sembako yang di serahkan oleh Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP) DPD PAN Melawi dan juga sebagai Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd, bersama Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Melawi dan juga selaku Ketua DPRD Kabupaten Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa S.I.P.,Anggota DPRD Provinsi Kalbar Ritaudin SE.,MAP.,Anggota DPRD Melawi Fraksi PAN, Pengurus DPD-PAN Melawi.


Setelah kegiatan di pondok pesantren Al Shiqor, rangkaian acara dilanjutkan di Kantor DPD-PAN Kabupaten Melawi, di jalan Provinsi KM 4, Nanga Pinoh, dengan Pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan PAN yang telah memasuki usia 28 tahun.


Kegiatan HUT ke-28 PAN tersebut secara serentak melalui Zoom meeting diselenggarakan lansung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN dan di ikuti seluruh DPW dan DPD PAN Se- Indonesia.


Ketua DPD PAN Kabupaten Melawi dan juga selaku Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP., menyampaikan selamat HUT Ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) dan hari ini kita telah melaksanakan Instruksi Ketua Umum PAN, Gerak Cepat Bantu Rakyat,"jelasnya.


Lebih lanjut Hendegi mengatakan dalam HUT Ke-28 PAN hari ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur kita kepada Tuhan yang maha Esa, serta mempererat tali silaturahmi, kepada warga masyarakat. Mari kita jadikan milad ke-28 PAN sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan semangat perjuangan demi kepentingan Masyarakat."ucapnya.


Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP)  DPD-PAN Melawi, dan juga sebagai Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd., menyampaikan atas nama pribadi dan jabatan saya mengucapkan selamat HUT ke-28 Partai Amanat Nasional ( PAN ) semoga makin jaya dan merakyat, dan saya sangat mengapresiasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.


"Menurutnya kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam momentum HUT Ke-28 PAN menjadi wujud nyata untuk rasa syukur kepada Tuhan yang maha Esa, sekaligus kepedulian terhadap Masyarakat.


“Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan PAN selama 28 tahun, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial,” ungkap Dadi.Abd.

Saksikan: Tabligh Akbar dan Safari Dakwah Peringatan Maulid Nabi Bersama Abuya Alhabib Hasyim Bin Faris Al Kaf di Kecamatan Sayan.

By On Agustus 22, 2026


Cybernews.id - Melawi/Kalbar 

Tokoh Masyarakat Kecamatan Sayan Suparmin/Lim khok min, mengajak seluruh warga masyarakat se-kecamatan Sayan untuk menyaksikan Tabligh Akbar dan Safari

Dakwah Oleh Ustad Abuya Alhabib Hasyim Bin Faris Al Kaf, yang akan diselenggarakan pada hari  Rabu 26/8/2026 Ba'da Isya di Kecamatan Sayan.


Lebih lanjut Suparmin/Lim khok min, Menyampaikan dan mengajak seluruh masyarakat muslimin dan Muslimah, mari kita hadiri dan saksikan kegiatan

Tabligh Akbar dan Safari

Dakwah sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, sebagai sarana meningkatkan iman,takwa,dan kecintaan kita kepada Rasulullah, tujuan mempererat silaturahim dan menambah ilmu agama." Jelasnya.


Safari dakwah peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW 1448 H/2026 M, untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial dalam ajaran Islam, bersama jajaran pemerintah daerah Kabupaten Melawi.(Abd)

Jaga Kamtibmas, Polsubsektor Jelimpo Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

By On Agustus 20, 2026


Cybernews.id-Ngabang - Landak. 

Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan oleh Polisi. Bukan hanya melalui patroli, kepolisian juga aktif hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.


Seperti yang dilakukan Anggota Polsubsektor Jelimpo Polsek Ngabang dengan menyambangi warga di wilayah Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kamis (20/8/2026). Dalam suasana santai dan penuh keakraban, personel kepolisian berdialog bersama warga sekaligus memberikan sejumlah imbauan terkait kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, anggota Polsubsektor Jelimpo mengajak masyarakat untuk tidak lengah terhadap situasi di lingkungan sekitar. Warga diminta meningkatkan kepedulian, menjaga barang berharga, memperhatikan keamanan rumah maupun tempat usaha, serta segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.


“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” imbau anggota Polsubsektor Jelimpo kepada warga.


Kegiatan sambang tersebut juga menjadi sarana bagi personel untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat. Melalui dialog secara langsung, berbagai informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan warga dapat diperoleh sekaligus menjadi langkah awal untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda, S.H., C.I.M., menjelaskan secara terpisah bahwa kegiatan sambang merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Melalui kegiatan sambang dan dialogis seperti ini, kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran Polri. Selain menyampaikan imbauan kamtibmas, personel juga dapat mendengar secara langsung keluhan, informasi maupun potensi gangguan keamanan yang ada di lingkungan masyarakat,” jelas Kapolsek.


Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya terus mendorong seluruh personel untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga. Menurutnya, kedekatan antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jangan memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Tingkatkan kewaspadaan, jaga lingkungan masing-masing dan segera laporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” tambahnya.



Rillis : Humas Polsek Ngabang 

Editor : mit. 

Cegah Karhutla, Polsek Nanga Pinoh Gelar Apel Konsolidasi dan Rapat Lintas Sektoral.

By On Agustus 20, 2026


Cybernews.id - Melawi/Kalbar 

Menghadapi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah musim kemarau, Polsek Nanga Pinoh menggelar Apel Konsolidasi Penanganan Karhutla dan Rapat Lintas Sektoral, Kamis (20/8/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di halaman Polsek Nanga Pinoh dan dilanjutkan dengan rapat lintas sektoral di Aula Bhayangkari Polsek Nanga Pinoh. Kegiatan ini membahas langkah bersama dalam mencegah dan menangani Karhutla di wilayah hukum Polsek Nanga Pinoh yang meliputi Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Utara dan Pinoh Selatan.


Apel dipimpin Iptu Jamidi selaku Inspektur Apel, Aiptu Taufik sebagai Perwira Apel dan Aipda Jeriko Lumban Gaol sebagai Komandan Apel. Kegiatan tersebut diikuti personel Polsek Nanga Pinoh, BPBD Kabupaten Melawi, pemerintah desa serta unsur perusahaan.


Turut hadir Sekretaris BPBD Kabupaten Melawi Bambang Kisno W yang mewakili Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Danramil 01 Nanga Pinoh Kapten Inf. H. Didik, Plt. Camat Nanga Pinoh Riyono, S.Sos, perwakilan Kecamatan Pinoh Selatan, perwakilan perusahaan serta sejumlah kepala desa di wilayah hukum Polsek Nanga Pinoh.


Setelah apel dan foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan rapat lintas sektoral penanganan Karhutla. Dalam rapat tersebut, Kapolsek Nanga Pinoh menegaskan bahwa kondisi musim kemarau yang semakin meningkat harus diantisipasi dengan kesiapsiagaan seluruh pihak.


"Musim kemarau yang semakin meningkat saat ini membawa risiko nyata terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Nanga Pinoh, yang mencakup tiga kecamatan yaitu Nanga Pinoh, Pinoh Utara dan Pinoh Selatan," ujar Kapolsek Nanga Pinoh.


Kapolsek menegaskan, penanganan Karhutla menjadi salah satu prioritas karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, mata pencaharian warga serta keamanan dan ketertiban umum.


"Sebagai garda terdepan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Nanga Pinoh menempatkan penanganan Karhutla sebagai prioritas utama. Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan, mata pencaharian warga serta keamanan dan ketertiban umum," tegasnya.


Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan dan masyarakat untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini.


"Tujuan rapat ini adalah untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi dan merumuskan langkah konkret antar seluruh elemen. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, setiap pihak memiliki peran penting," katanya.


Kapolsek juga meminta pemerintah kecamatan dan desa memperkuat sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat dusun agar warga memahami bahaya pembakaran lahan secara sembarangan.


"Kepada pemerintah kecamatan dan desa, kami harapkan dukungan dalam penyampaian informasi hingga ke tingkat dusun dan rumah tangga. Kepada instansi terkait, kami harapkan kesiapan sarana, prasarana dan petugas penanggulangan," ujarnya.


Ia juga mengajak tokoh masyarakat dan adat untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.


"Kepada tokoh masyarakat dan adat, kami minta bantuan untuk mengajak warga tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran," tambahnya.


Sementara itu, Plt. Camat Nanga Pinoh Riyono, S.Sos mengapresiasi pelaksanaan rapat lintas sektoral tersebut. Menurutnya, koordinasi seluruh pihak sangat diperlukan untuk memetakan daerah rawan Karhutla sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di tingkat desa.


"Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Melawi di tingkat lapangan, Pemerintah Kecamatan Nanga Pinoh sangat mengapresiasi terselenggaranya rapat lintas sektoral ini," ujarnya.


Ia mendorong seluruh desa untuk memperkuat koordinasi, terutama dalam memetakan titik rawan kebakaran dan meningkatkan penyebaran informasi terkait bahaya pembakaran lahan.


"Kita harus memperkuat koordinasi dengan seluruh desa guna memetakan titik rawan kebakaran serta menyebarkan informasi bahaya pembakaran lahan," katanya.


Riyono juga mendorong kepala desa beserta perangkatnya membentuk Masyarakat Peduli Api atau MPA, kader lingkungan dan kelompok tani yang dapat membantu melakukan pemantauan secara rutin.


"Kami juga mendorong kepala desa beserta perangkat desa untuk membuat tim Masyarakat Peduli Api, kader lingkungan dan kelompok tani untuk melakukan pemantauan rutin di lapangan," jelasnya.


Danramil 01 Nanga Pinoh Kapten Inf. H. Didik turut menekankan pentingnya pembentukan tim penanganan Karhutla mulai dari tingkat kecamatan dan desa.


"Intinya kita harus membentuk tim. Tidak mungkin kita hanya mengharapkan penanganan dari kabupaten. Untuk itu kita harus bergerak dari tingkat kecamatan," ujarnya.


Ia meminta kepala desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa aktif memberikan imbauan kepada masyarakat yang hendak membuka lahan agar tidak melakukan pembakaran pada kondisi kemarau.


"Saya harapkan kepada para kepala desa untuk ikut aktif memberikan imbauan kepada masyarakat bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk menunda dulu membakar ladang. Bukan melarang, tetapi menunggu kondisi yang lebih memungkinkan dan setelah ada hujan," katanya.


Perwakilan BPBD Kabupaten Melawi Bambang Kisno W menyampaikan bahwa pihaknya terus menindaklanjuti arahan Bupati Melawi terkait pembentukan Satgas Masyarakat Peduli Api di tingkat desa.


"Kami dari BPBD menindaklanjuti arahan Bapak Bupati Melawi untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan dengan mendorong para kepala desa membuat Satgas Masyarakat Peduli Api," ungkapnya.


Menurutnya, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam penanganan Karhutla di lapangan. Karena itu, diperlukan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten maupun pihak swasta.


"Banyak kendala yang terjadi di lapangan, salah satunya minimnya sarana dan prasarana. Ada lahan yang tidak bisa kita tangani dengan mudah, seperti lahan gambut," jelasnya.


Ia menilai langkah antisipasi dini jauh lebih penting dibandingkan menunggu kebakaran terjadi.


"Sebaiknya kita lebih baik melakukan antisipasi dini sebelum terjadinya kebakaran," tegasnya.


Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala desa juga menyampaikan berbagai kendala di lapangan, terutama terkait keterbatasan anggaran dan sarana pemadam. Kepala Desa Kelakik menyebut pihaknya telah memiliki mesin Robin, namun masih membutuhkan dukungan untuk pengadaan dan pemeliharaan sarana prasarana.


"Kendala-kendala di lapangan, kami dari desa sudah tidak memiliki anggaran dan sarana prasarana juga masih minim," ujarnya.


Kepala Desa Suka Damai juga menyampaikan bahwa wilayahnya pernah menghadapi kebakaran yang diduga berasal dari desa tetangga. Pihak desa, katanya, telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.


"Kami pernah mendapat api kiriman dari desa tetangga. Sebenarnya warga desa kami tidak ada yang membakar ladang karena sudah saya larang untuk membakar ladang," ungkapnya.


Sementara Kepala Desa Manggala mengatakan bahwa kondisi sarana penanganan Karhutla di desanya juga masih terbatas. Mesin Robin yang dimiliki desa saat ini mengalami kerusakan.


"Kami memiliki mesin Robin, tetapi sudah rusak. Kami juga terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati apabila ingin membuka atau membakar lahan," katanya.


Kepala Desa Sungai Raya menambahkan bahwa potensi kebakaran dapat berasal dari berbagai faktor, termasuk kelalaian manusia. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak desa terus mendorong gotong royong ketika masyarakat membuka lahan dengan membuat sekat agar api tidak mudah meluas.


Dari pihak perusahaan, Manager PT Kalimantan Satya Kencana atau KSK Bagas Arsanto menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam penanganan Karhutla.


"Kami tidak membuat larangan kepada masyarakat, kami hanya memasang plang imbauan untuk tidak membakar lahan," katanya.


Ia juga menjelaskan bahwa pihak perusahaan turut membantu ketika terjadi kebakaran lahan masyarakat di Desa Mandau Baru agar api tidak meluas.


"Kemarin ada lahan warga di Desa Mandau Baru. Kami tidak tega, karena apabila tidak kami bantu, api akan meluas. Intinya dari pihak swasta akan selalu kami komunikasikan dengan Pak Camat dan kepala desa," ujarnya.


Sementara itu, perwakilan PT Kalimantan Agro Plantation atau KAP menyampaikan bahwa pihak perusahaan juga telah memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada masyarakat di sejumlah desa sebagai bagian dari dukungan terhadap pencegahan Karhutla.


"Kami dari PT KAP sudah banyak membantu masyarakat, salah satunya di Desa Merpak dan Desa Sungai Pinang. Kami memberikan sarana dan prasarana seperti mesin Robin dan selang," ungkapnya.


Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat kesiapan, sinergitas dan koordinasi dalam upaya pencegahan, pengendalian serta penanganan Karhutla di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Utara dan Pinoh Selatan.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini, mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan dan keselamatan masyarakat.


Polsek Nanga Pinoh menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan keterlibatan aparat keamanan, pemerintah, perusahaan dan masyarakat secara aktif, potensi kebakaran diharapkan dapat ditekan sejak dini demi menjaga kelestarian lingkungan dan stabilitas keamanan wilayah.Abs/Abd.

Semarakkan HUT RI Ke-81, PPWI DPC Kota Manado Gelar Aksi Berbagi Merah Putih

By On Agustus 17, 2026


Cybernews.id - Manado 

Memasuki momen bersejarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI DPC) Kota Manado menggelar aksi sosial dengan membagikan bendera Merah Putih secara gratis kepada masyarakat umum pada Sabtu, 16 Agustus 2026.


Aksi simpatik ini dipusatkan di sejumlah titik strategis Kota Manado, mulai dari persimpangan lampu merah, kawasan pertokoan, hingga pusat keramaian warga. Jajaran pengurus, panitia pelaksana, serta anggota PPWI DPC Kota Manado turun langsung ke jalan mengenakan atribut resmi organisasi untuk membagikan bendera kepada para pengguna jalan, baik pengendara roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki.


Masyarakat Kota Manado menyambut aksi sosial ini dengan antusiasme tinggi. Banyak pengemudi yang langsung memasang dan mengikatkan bendera Merah Putih di kendaraan mereka begitu menerimanya dari para pewarta warga.


"Senang sekali bisa mendapatkan bendera gratis. Inisiatif seperti ini membuat nuansa dan semangat menyambut 17 Agustus semakin terasa hangat di tengah masyarakat," ujar salah satu warga pengendara saat ditemui di kawasan pusat kota Manado.


Ketua PPWI DPC Kota Manado, Riandy Zees, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan rasa cinta tanah air dari insan pers warga di daerah. "Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Manado untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke-81 dengan mengibarkan bendera Merah Putih. Bendera ini bukan sekadar lambang kain, melainkan simbol ikatan persatuan, kehormatan, dan jejak perjuangan bangsa," tuturnya di sela-sela kegiatan berlangsung.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Jems Ronal Toar, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara. "Pembagian sengaja kami sebar di beberapa titik agar jangkauannya merata. Harapan kami, masyarakat semakin bersemangat mengobarkan jiwa nasionalisme menyambut hari kemerdekaan," kata Jems.


Turut hadir memimpin dan mengawal jalannya aksi di lapangan antara lain Bendahara PPWI DPC Kota Manado Lady Sampelan, S.H., Sekretaris Panitia Herman Tampongangoi, beserta jajaran anggota PPWI Kota Manado lainnya.


Aksi sosial yang digelar oleh kawan-kawan pengurus di Manado mendapat perhatian khusus dan apresiasi tinggi dari Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menyampaikan rasa bangga serta dukungannya atas dedikasi dan inisiatif bernilai positif yang ditunjukkan oleh PPWI DPC Kota Manado.


"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga kepada seluruh rekan-rekan pengurus dan anggota PPWI DPC Kota Manado atas aksi nyata menyemarakkan HUT RI ke-81 ini. Inisiatif membagikan bendera Merah Putih secara langsung kepada masyarakat adalah bukti bahwa pewarta warga tidak hanya hadir melalui karya jurnalistik, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk merawat nilai-nilai kebangsaan dan jiwa gotong royong," tegas Wilson Lalengke dari Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.


Wilson Lalengke menambahkan, semoga aksi sederhana namun menyentuh ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi DPC-DPC PPWI lainnya di seluruh Indonesia untuk terus menebar kebermanfaatan dan mempererat tali persatuan di wilayah masing-masing. Melalui kegiatan ini, PPWI DPC Kota Manado berharap peringatan kemerdekaan tahun ini terasa semakin meriah, bermakna, serta mampu memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan di tanah Nyiur Melambai. (TIM/Red)

Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 81 Tahun 2026 di Stadion Baning Sintang Lancar dan Kidmat

By On Agustus 17, 2026


Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Stadion Baning Sintang berlangsung lancar dan penuh khidmat pada Senin, 17 Agustus 2026 pagi.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala. Meskipun asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih terlihat, namun upacara tetap berjalan sesuai dengan baik. 

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala tampak tenang menjadi inspektur upacara memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia untuk kedua kalinya. 

Disebelah kiri Bupati Sintang, tampak mendampingi adalah Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny dan Wakil Ketua PKK Kabupaten Sintang Ny. Erni Ronny. Sementara disebelah kanan, hadir Ketua TP PKK Kabupaten Sintang Ny. Hermina Bala,  Forkopimda,  Ketua DPRD Sintang H. Indra Subekti, Pejabat Utama Korem 121 ABW, Pejabat Utama Polres Sintang dan Kodim 1205 Sintang

Di Tribun Utama tampak ada juga Anggota DPRD Sintang, Pimpinan OPD, Tokoh Agama, Pimpinan Instansi vertikal, BUMN, BUMD/Swasta, PEPABRI, Legiun Veteran RI, Wredatama, Warakawuri, Ormas Keagamaan, pimpinan Orsospol, pimpinan ormas pemuda, dan organisasi wanita.

Sementara di tribun sebelah kanan diisi Kelompok Paduan Suara dan Pejabat Eselon III di Lingkungan Pemkab Sintang. Di tribun sebelah kiri diisi pelajar Sekolah Dasar, orang tua Paskibraka Kabupaten Sintang Tahun 2026. Sementara berdiri di barisan peserta upacara adalah Satsik Ajenrem 121 ABW, Denpom Sintang, Korem 121 ABW, Kodim 1205 Sintang, 642 Kapuas, Polres Sintang, Brimob Pandan, Satuan Pol PP, Damkar, BPBD, Manggala Agni, Basarnas, ASN, PGRI, FKPPI, PP, Mahasiswa/Mahasiswi, Pelajar SMA/SMK, Pelajar SLTP dan Pramuka.

Adapun petugas upacara pengibaran bendera Merah Putih di Kabupaten Sintang adalah Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala sebagai Inspektur Upacara, membacakan Teks Pancasila dan memimpin mengheningkan cipta. Ketua DPRD Sintang H. Indra Subekti membaca Teks Proklamasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus membacakan Teks UUD 1945, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Hasib Arista membacakan doa.

Kelompok Paduan Suara dari siswa-siswi MTs Negeri 1 Sintang, Drum Band Gita Pro Ecclesia Et Patria dari SMAS Panca Setya, Perwira Upacara  Kapten Inf Witono, Pembawa Acara  Karmila, Prolog   Alisya Ayunhir,  dan Pemimpin Lagu   Lenny Azwanisti Azthar.


Pemkab Sintang. 

Editor : mit. 

Khidmat dan Penuh Makna, Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI

By On Agustus 17, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar 

Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi, menyelenggarakan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Indonesia Tahun 2026 Pada Hari Senin (17 Agustus 2026) Sore.Prosesi yang penuh makna ini dilaksanakan tepat pukul 17.00 Wib di Halaman Rumah Jabatan Bupati Melawi.


Upacara berlangsung dengan Khidmat ini, Bertindak sebagai Inspektur Upacara pengibaran bendera adalah Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa  Yursa S.Pd, Komandan Upacara pada Penurunan bendera Merah Putih sore ini,  Koramil 1205-01 Nanga Pinoh, Pasukan terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Melawi, Damkar Kabupaten Melawi, Anggota Pelajar SMA,SMK Nanga Pinoh.


Dalam suasana senja yang hangat dan tenang, proses penurunan sang Merah Putih berlangsung dengan tertib dan tanpa hambatan.Lagu kebangsaan"Indonesia Raya" yang berkumandang mengiringi penurunan bendera, semakin menambah kehitmatan dan semangat 

Dalam suasana senja yang hangat dan tenang, prosesi penurunan Sang Merah Putih berlangsung dengan tertib dan tanpa hambatan. Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang berkumandang mengiringi penurunan bendera, semakin menambah kekhidmatan dan semangat Nasionalisme seluruh peserta Upacara.


Pasukan pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka)Kabupaten Melawi kembali menunjukan performa terbaiknya.dengan gerakan yang tegas, teratur, dan penuh kedisiplinan, para anggota Paskibraka berhasil melaksanakan tugas penurunan bendera dengan sangat baik.


Momen sakral ini tidak hanya menjadi penutup dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI di Kabupaten Melawi namun juga menjadi pengingat atas semangat perjuangan para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.suasana hari dan kebanggaan begitu terasa, menciptakan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan.


Melalui penyelenggaraan Upacara Penurunan Bendera ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan masyarakat Kabupaten Melawi, seiring dengan semangat peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Abd)

Bupati Melawi Sebagai Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Pada HUT RI Ke-81.

By On Agustus 17, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar 

Pemerintah Kabupaten Melawi menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Senin 17 Agustus 2026.di halaman Rumah Jabatan Bupati Melawi.


Bertindak sebagai Komandan Upacara Kepala Unit II Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal Polres Melawi, Inspektur Polisi dua Ipda Raden Nur Arief Wibowo, Komandan Paskibraka kepala Bintara Tinggi Penghubung Kodim 1205 Sintang, Peltu Lewis Tattong, Pembawa baki bendera merah putih Melati Agustina, Siwa SMK Negeri 1 Nanga Pinoh.


Bertindak sebagai Inspektur Upacara pengibaran bendera adalah Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd. Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Melawi Malin SH, Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa S.I.P., Anggota DPRD Provinsi Kalbar Ritaudin SE, Sekda Melawi Drs Paulus,  Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., Sekretaris DPRD Melawi, Anggota DPRD Kab-Melawi, Pimpinan Instansi Vertikal dan para Kepala OPD di lingkungan pemerintah kabupaten Melawi, Ketua TP PKK Kab-Melawi, Ketua GOW Kab-Melawi, Ketua DWP Kab-Melawi, Pasukan terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kab-Melawi, Anggota Pelajar SMK,SMA, beserta hadir para Undangan, Tokoh Masyarakat,Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda Kabupaten Melawi.


Bupati Melawi H.Dadi Sunarya Usfa Yursa S.Pd, Menyampaikan atas Nama Pribadi dan Pemerintah daerah Kabupaten Melawi selamat  HUT RI Ke-81 Tahun, Indonesia berdaulat adil dan makmur, sebagai wujud rasa syukur kita kepada Tuhan yang maha esa, yang meridhoi semangat para perjuangan dan pendiri bangsa, sehingga saat ini seluruh Masyarakat Indonesia dapat menikmati Kemerdekaan.


" Peringatan ini juga sebagai momentum untuk meningkatkan semangat kita kepada tanah air, bangsa dan Negara ini, dan lebih memperkokoh rasa tali persaudaraan untuk membangun kebersamaan dalam persatuan dan persatuan bangsa."jelasnya.Abd.

Ketua Koperasi Bantah Tuduhan Tak Transparan, Oleh Anggota Koprasi Saat Pertemuan di PT.PAL.

By On Agustus 13, 2026


Cybernews.id - Melawi - KalbarKetua Koperasi Usaha Bersama Palma, M. Ridwan Saidy, memberikan klarifikasi terkait pernyataan salah seorang tokoh adat Desa Kerangan Purun yang juga merupakan anggota Koperasi Usaha Bersama yang mengaku sudah tidak percaya terhadap koperasi dalam pengelolaan kebun plasma. Pada saat pertemuan dengan manajemen PT Palma Adinusa Lestari (PT PAL), Kamis (13/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor PT PAL tersebut membahas berbagai persoalan terkait pengelolaan kebun plasma, pembagian hasil, harga Tandan Buah Segar (TBS), hingga pengawasan di lapangan.


Ridwan menegaskan, pihak koperasi tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari anggota maupun masyarakat. Namun, ia menilai pernyataan tersebut perlu diluruskan agar persoalan yang sebenarnya tidak menjadi bias di tengah anggota petani plasma.


Menurut Ridwan, sebelumnya seorang tokoh adat tersebut beberapa kali mengajukan diri untuk mengisi sejumlah posisi di lingkungan koperasi. Namun, beberapa permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena adanya pertimbangan dan kebutuhan organisasi.


"Perlu kami luruskan. Yang bersangkutan sebelumnya beberapa kali mengajukan dirinya untuk posisi tertentu di koperasi. Ketika permintaan tersebut tidak dipenuhi, jangan kemudian koperasi yang menjadi sasaran dan dikatakan tidak transparan atau tidak bisa dipercaya," kata M. Ridwan Saidy. Jumat (14/08/2026).



Ridwan menjelaskan, salah satu permintaan yang pernah disampaikan adalah meminta honor sebagai pengurus koperasi. Namun, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena koperasi telah memberikan honor kepada Dewan Adat Kecamatan.


"Beliau pernah meminta honor sebagai pengurus. Itu tidak kami tanggapi karena koperasi sudah memberikan honor untuk Dewan Adat Kecamatan. Jadi ada pertimbangan organisasi yang harus kami jalankan," jelasnya.


Selain itu, kata Ridwan, yang bersangkutan juga pernah meminta posisi sebagai Humas koperasi. Namun, permintaan tersebut tidak dapat diberikan karena tugas Humas menurutnya tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian persoalan di lapangan, tetapi juga membutuhkan kemampuan administrasi dan pengelolaan laporan.


"Beliau juga pernah meminta menjadi Humas. Kami tidak menanggapi permintaan itu karena posisi Humas bukan hanya menyelesaikan masalah di lapangan. Ada pekerjaan administrasi dan pembuatan laporan yang membutuhkan kemampuan komputer," ujarnya.


Ridwan juga mengungkapkan bahwa tokoh adat tersebut pernah mengajukan diri untuk mengisi posisi SSL sebagai pengganti Pak Arkan. Namun, permintaan tersebut kembali tidak dapat dipenuhi oleh koperasi.


"Beliau juga pernah meminta menjadi SSL untuk menggantikan Pak Arkan. Itu juga tidak kami tanggapi. Kami mempunyai pertimbangan sendiri dalam menentukan siapa yang ditempatkan pada posisi tertentu," ungkap Ridwan.


Ia menilai, adanya keinginan untuk mendapatkan posisi tertentu di lingkungan koperasi tidak seharusnya kemudian menjadi dasar untuk menilai seluruh kinerja koperasi.


"Kalau ingin bekerja, tentu kami lihat kebutuhan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk posisi tersebut. Jangan sampai karena keinginan untuk mendapatkan posisi tertentu tidak terpenuhi, kemudian ujung-ujungnya koperasi yang menjadi sasaran," tegasnya.


Pembayaran Plasma Tetap Dilakukan Setiap Triwulan


Terkait persoalan pembagian hasil plasma, Ridwan juga membantah jika koperasi disebut tidak melakukan pembayaran kepada petani plasma.


Ia menegaskan, pembayaran hasil plasma tetap dilakukan setiap triwulan sesuai dengan mekanisme yang berjalan selama ini.


"Koperasi dan perusahaan setiap triwulan tetap melakukan pembayaran hasil plasma. Jadi bukan tidak dibayar. Memang pada triwulan kedua tahun 2026 ini hasilnya sedikit menurun," katanya.


Ridwan menyebut penurunan hasil pada triwulan kedua 2026 merupakan kondisi yang perlu dilihat berdasarkan perhitungan produksi dan kondisi kebun pada periode tersebut. Menurutnya, pada triwulan-triwulan sebelumnya pembagian hasil masih relatif baik dan berjalan aman.


"Memang kebetulan pada triwulan kedua tahun 2026 ini hasilnya sedikit menurun. Tetapi kalau melihat triwulan-triwulan sebelumnya, hasilnya lumayan dan relatif aman. Jadi jangan hanya melihat satu periode kemudian seolah-olah seluruh pengelolaan koperasi bermasalah," jelasnya.


Menurut Ridwan, koperasi tidak menutup diri terhadap evaluasi terkait pengelolaan kebun plasma. Masukan mengenai panen, pemupukan, perawatan kebun, pengangkutan TBS, harga jual maupun pembagian hasil akan menjadi bahan evaluasi bersama dengan pihak perusahaan.


"Kami tidak anti kritik. Kalau ada kekurangan dalam pengelolaan kebun, silakan disampaikan dan kita evaluasi bersama. Kami juga ingin hasil plasma meningkat karena itu menyangkut kesejahteraan seluruh anggota," ujarnya.


Ia berharap perbedaan pendapat yang muncul tidak berkembang menjadi persoalan yang memecah hubungan antara koperasi, perusahaan dan anggota petani plasma.


"Kita semua punya kepentingan yang sama, yaitu bagaimana kebun plasma ini dikelola dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal kepada petani. Karena itu, mari kita lihat persoalan berdasarkan data dan fakta, bukan karena kepentingan pribadi atau keinginan terhadap suatu posisi yang tidak terpenuhi," pungkas Ridwan Saidy.Bgs/Abd.