Rikmin Awal Penerimaan Terpadu Anggota Polri TA 2026, Pabanrim Polres Melawi Libatkan Pengawasan Eksternal

By On April 06, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Pengawasan dari internal dan eksternal dalam Pemeriksaan Administrasi Awal Penerimaan Terpadu Anggota Polri Pabanrim Polres Melawi Tahun 2026 melibatkan dari berbagai element masyarakat dan instansi terkait yang bersifat pengawasan eksternal, Senin (6/4/26).


Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla melalui Kabag SDM mengatakan salah satunya melibatkan pihak media.



"Pada pemeriksaan administrasi awal ini, kami melibatkan media " Harapan Rakyat" yang di awaki saudara Abdul gaparrudin,"ujar AKP Widaya.


Pelibatan ini sebagai bentuk dan komitmen Polri dalam keterbukaan penerimaan berprinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BeTAH) dan menegaskan NO KKN dan NO CALO.


"Ini bukti komitmen kami bersama agar dalam penerimaan anggota Polri sesuai dengan harapan masyarakat dalam perekrutan," terang Kabag SDM.


Apresiasi kami sampaikan kepada pihak pihak terbaik atas terselenggaranya seluruh rangkaian pemeriksaan administrasi awal berjalan baik dan lancar terhadap 58 calon siswa.


Hmsresmlw(s) 

Polres Landak Gelar Rikmin Awal, Ratusan Casis Siap Wujudkan Cita-Cita Jadi Anggota Polri

By On April 06, 2026

 


Cybernews.id- Landak - Kalbar. 

Antusiasme generasi muda di Kabupaten Landak untuk mengabdikan diri sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan tren yang sangat positif. Hal ini terlihat dari tingginya minat para calon siswa (casis) Polri yang mengikuti tahapan pemeriksaan administrasi (rikmin) awal penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polres Landak, Senin (6/4/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Pembantu Penerimaan (Pabanrim) tingkat Polres Landak tersebut berlangsung di ruang BKPM Polres Landak sejak pagi hingga sore hari. Seluruh proses seleksi administrasi berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat, serta berada dalam pengawasan ketat Seksi Propam Polres Landak guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan prinsip penerimaan Polri yang bersih.


Sebanyak 147 peserta tercatat mengikuti tahapan rikmin awal tersebut, yang terdiri dari 127 casis pria dan 20 casis Polwan. Dari jumlah itu, sebanyak 124 casis pria dan 19 casis Polwan mengikuti tahapan di tingkat Polres, sementara 4 casis Akpol melaksanakan rikmin di Polda Kalimantan Barat, dengan rincian 3 pria dan 1 wanita.


Para peserta yang merupakan putra-putri terbaik asal Kabupaten Landak tampak hadir dengan tekad kuat, penuh optimisme, dan semangat juang tinggi untuk mewujudkan cita-cita menjadi anggota Polri yang profesional, humanis, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.



Untuk menjamin proses seleksi berjalan sesuai prinsip “BETAH” (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), Polres Landak juga melibatkan tim ahli serta pengawas eksternal dari berbagai instansi dan elemen masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung objektif, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Adapun unsur pengawas eksternal yang dilibatkan, antara lain:

Kementerian Agama Kabupaten Landak

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Landak

Unit Metrologi Legal Kabupaten Landak

Ormas GP Ansor Kabupaten Landak


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K. melalui Kabag SDM Polres Landak AKP Teguh Pambudi menjelaskan bahwa tahapan pemeriksaan administrasi awal ini merupakan salah satu proses penting dalam rangkaian penerimaan anggota Polri, sebagai bentuk seleksi awal terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen para peserta.


“Tahapan rikmin awal ini menjadi bagian penting dalam proses penerimaan anggota Polri. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, dilakukan secara objektif, terbuka, dan tanpa dipungut biaya. Polres Landak berkomitmen penuh untuk mewujudkan seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” jelas AKP Teguh Pambudi.


Lebih lanjut, Kabag SDM menambahkan bahwa tingginya jumlah peserta yang mendaftar menjadi gambaran nyata bahwa profesi Polri masih menjadi salah satu cita-cita mulia yang diminati oleh generasi muda, khususnya di Kabupaten Landak.


“Kami melihat semangat dan motivasi yang luar biasa dari para casis. Ini menunjukkan bahwa anak-anak muda di Kabupaten Landak memiliki keinginan besar untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri. Tentu ini menjadi hal yang sangat positif dan membanggakan,” tambahnya.


Di akhir keterangannya, AKP Teguh Pambudi juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar tetap menjaga kesehatan, mempersiapkan diri secara maksimal, dan percaya pada kemampuan diri sendiri dalam menghadapi seluruh tahapan seleksi.


“Kami berpesan kepada seluruh casis agar terus semangat, jaga kesehatan, siapkan diri sebaik mungkin, dan tetap percaya diri. Ikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur dan sungguh-sungguh. Tunjukkan bahwa kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Landak yang siap menjadi anggota Polri yang Presisi dan membanggakan,” pesannya.


Kabag SDM juga berdoa, semoga seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi ini diberikan kesehatan, kelancaran, kemudahan, serta hasil terbaik sesuai dengan usaha dan kemampuan masing-masing. Semoga dari proses ini lahir putra-putri terbaik Kabupaten Landak yang mampu mengemban amanah sebagai anggota Polri yang Presisi, profesional, dan dicintai masyarakat,” tutupnya.


Melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan profesional ini, diharapkan akan lahir calon-calon anggota Polri terbaik yang tidak hanya unggul secara fisik dan intelektual, tetapi juga memiliki integritas, loyalitas, serta dedikasi tinggi dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Penulis : Heri Humas Polres Landak

Editor : mit. 

Berduka dan Prihatin, Bupati Sintang Melayat Ke Kediaman Korban Kecelakaan Bus Damri

By On April 06, 2026


Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menunjukan rasa duka yang mendalam dan prihatin atas kecelakaan bus Damri di Penyeladi Sanggau dengan melayat ke kediaman korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut pada Senin, 6 April 2026.  

Usai melaksanakan beberapa kegiatan, Bupati Sintang meluncur ke kediaman almarhum Ibu Martini di Jalan MT Haryono Gang Wiyata 2. Almarhum Ibu Martini merupakan staf di SMA Negeri 2 Sintang. Dan menjadi satu-satunya penumpang Bus Damri rute Sintang-Pontianak yang meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan tunggal di Desa Penyeladi Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau pada Minggu, 5 April 2026. 


Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Sintang tersebut disambut pihak keluarga dan langsung duduk bersama pelayat lainnya. Kedatangan untuk melayat, merupakan bentuk ungkapan duka cita yang mendalam dari Bupati Sintang.

Pada Minggu sore, 5 April 2026, media sosial digemparkan dengan beredarnya video kecelakaan tunggal bus Damri jurusan Sintang-Pontianak yang membawa 31 penumpang berdasarkan manifest penumpang yang dikeluarkan oleh manajemen Bus Damri Sintanng. 

Berdasarkan manifes penumpang yang beredar di media sosial, almarhum Ibu Martini duduk di kursi nomor 22 dan naik dari Tugu BI  sebagai lokasi kantor manajemen Bus Damri Sintang. Almarhum Ibu Martini rencananya akan turun di Terminal Antar Negara Ambawang.



Editor : mit. 

Antisipasi Pencurian Berbagai Modus, Polisi Patroli Malam Sambangi Warga

By On April 06, 2026


Cybernews.id - Landak 

 Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Polsek Mandor melaksanakan patroli malam dengan menyambangi warga secara langsung guna mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya pencurian dengan berbagai modus yang kerap meresahkan masyarakat.


Pada Minggu malam (5/4/2026), patroli malam yang dilaksanakan personel Polsek Mandor tak hanya berfokus pada pemantauan situasi di titik-titik rawan, tetapi juga diisi dengan dialog humanis bersama warga yang masih beraktivitas maupun sedang berkumpul di lingkungan tempat tinggal mereka.


Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, terhadap berbagai potensi gangguan keamanan seperti pencurian rumah kosong, pencurian kendaraan bermotor, hingga modus kejahatan lain yang memanfaatkan kelengahan masyarakat.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K. melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H. mengatakan secara terpisah, bahwa patroli malam ini merupakan langkah preventif yang terus dilakukan pihak kepolisian untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.


“Patroli malam ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap aksi kriminalitas, khususnya pencurian dengan berbagai modus yang dapat terjadi kapan saja,” Ujarnya


Lanjut Kapolsek menambahkan, selain melaksanakan patroli di lokasi-lokasi yang dianggap rawan, personelnya juga aktif mengajak warga untuk ikut berperan menjaga keamanan lingkungan masing-masing.


“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, memastikan pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik, tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak aman, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungan,” tambahnya


Menurutnya, sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah tindak kejahatan. Dengan komunikasi yang baik dan kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir sejak dini.


Kehadiran personel Polsek Mandor di tengah masyarakat pada malam hari pun mendapat respons positif dari warga. Selain merasa lebih aman, warga juga mengaku senang karena dapat berdialog langsung dengan polisi terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka.


Sumber : Hms Polsek Mandor. 

Editor : mit. 

Polres Melawi Pemeriksaan Administrasi Awal Penerimaan Terpadu Anggota Polri, 2026.

By On April 06, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Polres Melawi menggelar Pemeriksaan administrasi awal seleksi Penerimaan anggota Polri Tahun 2026, Senin (6 April 2026) di Aula Tribrata Polres Melawi.


Kegiatan tersebut dipimpin lansung Oleh Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan proses rekrutmen polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P.

Kabag SDM AKP Widaya, para panitia seleksi, peserta,  dihadiri Dukcapil, Kemenag, pengawas, eksternal (Media), pengawasan eksternal (Siwas dan Propam) Metrologi legal Kabupaten Melawi, 58 Orang peserta yang mengikuti proses penerimaan terpadu Anggota polri.


Pantauan media ini di tempat giatan, pemeriksaan berlangsung ketat mengikuti standar rekruitmen Polri, para calon anggota polri menjalankan serangkaian pengecekan administrasi dasar, khususnya tinggi badandan berat badan yang menjadi syarat utama dalam proses seleksi awal.


Kabag SDM Polres Melawi AKP Widaya, menyampaikan bahwa pelaksanaan pemeriksaan administrasi tersebut digelar secara transparan serta melibatkan berbagai pihak untuk menjamin objektivitas penilaian.


" Kami berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara bersih,transparan, akuntabel dan humanis, keterlibatan lintas instansi tersebut untuk memastikan semua tahapan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku."ujarnya.


" Hingga  dari total 58 orang pendaftaran, sebanyak 52 orang mendaftar pada jalur Bintara dan 6 orang pada jalur Tamtama.


Hingga kegiatan tersebut berakhir, proses pemeriksaan berlangsung tertib dengan pengawasan ketat dari seluruh unsur yang terlibat, sehingga selesai sesuai arahan.Abd

Pengamanan Ibadah Sabtu Suci/Malam Paskah 2026 Berjalan Aman dan Kondusif di Menjalin

By On April 05, 2026

 


Cybernews.id - Landak - Kalbar. 

Personel Polsek Menjalin melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Misa Sabtu Suci/Malam Paskah Tahun 2026 di Gereja Katholik St. Petrus & Paulus Menjalin, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak, pada Sabtu (04/04/2026) malam.


Kegiatan ibadah yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dipimpin oleh Pastor RD. Leonardo Yoga Febriano dan diikuti sekitar 350 umat Katolik. Rangkaian ibadah berlangsung khidmat, mulai dari ritus pembukaan, perarakan masuk, penyalaan lilin Paskah, pembacaan kitab suci, homili, pembaharuan janji baptis, hingga komuni dan doa penutup.


Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Menjalin yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Menjalin Iptu Donny Pati Pratama Yolanda bersama anggota BRIPKA Florensius Rony dan BRIGPOL Petrus Bayu. Kehadiran personel Polri bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang melaksanakan ibadah.


Ibadah berakhir pada pukul 21.50 WIB, dan selama kegiatan berlangsung situasi tetap aman, tertib, serta kondusif.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Menjalin Iptu Donny Pati Pratama Yolanda menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna menjamin keamanan serta kelancaran pelaksanaan ibadah.


“Pengamanan ini merupakan komitmen kami untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan aman dan kondusif. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti curanmor, kemacetan, maupun hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.


Selain itu, pihak kepolisian juga terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya dalam setiap kegiatan keagamaan.


Dengan adanya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Menjalin tetap terjaga dengan baik selama rangkaian perayaan Paskah Tahun 2026.


Humas Polsek Menjalin

Editor : mit. 

Bus Damri Sintang-Pontianak alami  Kecelakaan di Penyeladi Sanggau

By On April 05, 2026


Cybernews.id - Sanggau. 

Sebuah bus Damri dengan rute Sintang-Pontianak mengalami kecelakaan di kawasan Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat pada Minggu, 5 April 2026.


Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut pertama kali diketahui dari sejumlah rekaman video yang beredar di masyarakat. Dalam video yang diterima, terlihat kondisi bus terbalik di tepi jalan dan nyaris masuk ke aliran Sungai Kapuas.


Warga yang berada di lokasi kejadian menyebutkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan banyak korban jiwa. Pada rekaman video, terdengar suara warga yang menyampaikan bahwa bus Damri tujuan Sintang-Pontianak itu mengalami kecelakaan dan menyebabkan sejumlah penumpang meninggal dunia.


“Damri tujuan Sintang-Pontianak kecelakaan di Penyeladi, Sanggau. Banyak korban meninggal,” kata seorang warga dalam video tersebut.


Video lainnya juga memperlihatkan proses evakuasi yang dilakukan secara darurat oleh warga setempat. Disebutkan, beberapa korban bahkan masih dalam kondisi terjepit di dalam badan bus saat upaya pertolongan berlangsung.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologis pasti kejadian maupun jumlah korban meninggal dunia dan korban luka-luka.(Totom)


Editor : Mitha.

Jejak Kriminal Residivis di Landak Terbongkar, Polisi Amankan Pelaku

By On April 05, 2026


Cybernews.id - Landak - Kalbar. 

Aksi kriminal seorang residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian handphone, hingga pembobolan rumah akhirnya terhenti setelah berhasil dibekuk aparat kepolisian di wilayah Kabupaten Landak.


Pelaku berinisial M, yang diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat), diamankan jajaran Unit Jatanras Satreskrim Polres Landak yang diback up oleh Satreskrim Polsek Sengah Temila. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas sejumlah laporan tindak pidana pencurian yang terjadi di beberapa lokasi.


Berawal dari Laporan Pencurian HP di Tempat Cucian Motor

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan tindak pidana pencurian yang menimpa dua korban, yakni Irpandi dan Adzidane Eka Saputra, di sebuah tempat pencucian motor sekaligus warung milik Irpandi, yang berlokasi di Dusun Tubang Raeng, RT 001/RW 001, Desa Tubang Raeng, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.


Peristiwa itu terjadi saat kedua korban tengah beristirahat di lokasi tersebut. Sekitar pukul 02.15 WIB, keduanya tertidur di warung tersebut. Korban Adzidane Eka Saputra tidur di area lesehan, sementara Irpandi tertidur di kursi.


Namun, sekitar pukul 04.00 WIB, Irpandi terbangun dan langsung menanyakan keberadaan HP Infinix Smart 9 miliknya yang sebelumnya sedang diisi daya di atas meja. Saat itu, Adzidane Eka Saputra juga hendak mengambil tas selempang warna cokelat miliknya yang diletakkan di samping tempat tidurnya. Nahas, tas tersebut ternyata sudah raib.


Tak hanya tas, sejumlah barang berharga lainnya juga ikut hilang, di antaranya:

1 unit HP OPPO A12

1 unit HP Infinix Note 40 Pro 5G

Uang tunai Rp200.000 yang disimpan di dalam casing handphone

1 buah helm merek J5


serta 1 unit HP Infinix Smart 9 milik korban lainnya

Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp7.400.000 dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Polisi Kembangkan Kasus, Pelaku Terkait Aksi Bobol Rumah

Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian mengarah kepada pelaku berinisial M, yang ternyata tidak hanya diduga terlibat dalam kasus pencurian handphone tersebut, tetapi juga dalam aksi pembobolan rumah di wilayah lain.


Pelaku diketahui juga berkaitan dengan tindak pidana pencurian yang terjadi pada Sabtu, 21 Februari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, di Rumah Dinas BPP, Dusun Angkaman, RT 001/RW 000, Desa Senakin, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.

Dalam aksi tersebut, sejumlah barang milik korban juga berhasil digondol pelaku, yaitu:

1 unit printer merek Epson L3251

2 buah kipas angin

1 buah tabung gas

1 unit mesin air


Berdasarkan hasil pengembangan tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.


Setelah dilakukan upaya penyelidikan dan penindakan, Unit Jatanras Satreskrim Polres Landak yang diback up Satreskrim Polsek Sengah Temila berhasil menangkap pelaku yang diduga kuat sebagai pelaku dalam sejumlah tindak pidana pencurian, mulai dari pencurian HP, curanmor, hingga pembobolan rumah.

Selanjutnya, pelaku beserta sejumlah barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolres Landak guna menjalani proses hukum lebih lanjut


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Kuswiyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi tim di lapangan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.


“Pelaku ini merupakan residivis dan diduga telah beberapa kali melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polres Landak. Berkat penyelidikan intensif, pelaku berhasil kami amankan beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.


Lanjut Kasat Reskrim, pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna mendalami kemungkinan adanya TKP lain maupun keterlibatan pelaku dalam kasus serupa


“Kami masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap perkara ini. Tidak menutup kemungkinan ada lokasi kejadian lain yang juga berkaitan dengan pelaku,” tambahnya.

Imbauan Kepada Masyarakat


Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tindak kriminal, terutama saat berada di tempat terbuka maupun saat meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, tidak meninggalkan handphone, kendaraan, maupun barang berharga lainnya tanpa pengawasan. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat,” pesannya.


Pengungkapan kasus ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan bahwa aparat kepolisian akan terus bertindak tegas terhadap segala bentuk tindak pidana di wilayah Kabupaten Landak.


Penulis :  Heri Humas

Editor : mit. 

Asyik Nyantai di Teras Rumah, Warga Disapa Polisi Saat Patroli Malam

By On April 04, 2026


Cybernews.id - Landak. 

Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat sejumlah warga tengah asyik bersantai di teras rumah pada Jumat malam (3/4/2026). Di tengah obrolan santai itu, personel kepolisian hadir menyambangi warga dalam kegiatan patroli malam dialogis untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga


Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada malam hari itu pun disambut baik oleh warga. Dengan pendekatan yang santun dan penuh kekeluargaan, petugas menyapa warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H mengatakan secara terpisah, bahwa patroli malam dialogis merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Kegiatan patroli malam ini kami lakukan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung. Kehadiran polisi bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga,” ujar Kapolsek.


Saat mendatangi rumah warga, petugas juga menyapa dengan ramah dan humanis.“Selamat malam, Bapak-bapak, kami dari Polsek Mandor patroli malam. Silakan lanjut santainya, kami hanya ingin menyapa sekaligus mengingatkan agar selalu menjaga keamanan lingkungan. Kalau ada hal yang mencurigakan atau gangguan kamtibmas, jangan ragu segera laporkan kepada kami,” ucap petugas kepada warga.


Dalam kesempatan tersebut, polisi mengingatkan warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, terutama pada malam hari. Warga juga diajak untuk saling peduli, memperhatikan keamanan rumah, kendaraan, serta memastikan pintu dan jendela rumah dalam keadaan aman sebelum beristirahat


Lanjut Kapolsek menambahkan, bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.“Kami berharap masyarakat bisa menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kebersamaan, komunikasi yang baik, dan kepedulian antarwarga, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.


Sementara itu, pemilik rumah mengungkapkan rasa senang dan apresiasinya atas kunjungan patroli malam dari pihak kepolisian. “Kami merasa senang dan lebih tenang karena polisi datang langsung menyapa warga. Kehadiran polisi seperti ini membuat kami merasa diperhatikan dan lebih aman, apalagi pada malam hari,” ungkapnya.


Sumber : Hms Polsek Mandor 

Editor : mit. 

SOROTAN RAJAWALI: Proyek Miliaran Rupiah Berpotensi Rugikan Negara, Hadysa Prana Minta APH Turun Tangan

By On April 04, 2026


 Cybernews.id - Pontianak - Kalbar. 

04 April 2026

Sebuah proyek infrastruktur bernilai fantastis Rp17,98 miliar yang dikerjakan oleh Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Lingkungan Hidup kini menjadi sorotan tajam publik dan kalangan profesional. Proyek pembangunan jalan khusus lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta bangunan sanitary landfill ini diduga kuat tidak memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan, terlihat dari munculnya kerusakan dini yang mencolok.

 

Berdasarkan informasi yang disorot media, proyek dengan nomor kontrak 246/SPK/PPK/BRG-JS/JLN-SANFILL/DLH-TPA/X/2025 tersebut dilaksanakan oleh PT Borneo Indah Sejati dengan pengawasan dari PT Madya Jasa Konsultan. Kontrak ditandatangani pada 15 Oktober 2025 dengan masa kerja selama 78 hari kalender. Namun, meski baru selesai dalam waktu yang relatif singkat, kondisi fisik bangunan sudah menunjukkan tanda-tanda kejanggalan yang serius.

 

Salah satu temuan paling mengkhawatirkan adalah adanya retakan pada struktur beton jalan lingkungan TPA. Lebih mencengangkan lagi, struktur pendukung pada bangunan sanitary landfill diduga hanya menggunakan kayu sebagai penyangga sementara pada bagian tiang-tiangnya. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan standar konstruksi yang berlaku, mengingat fasilitas ini berfungsi sebagai pengelola akhir sampah yang menuntut tingkat keamanan dan ketahanan yang tinggi demi melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

"Kalau benar tiang penyangga hanya menggunakan kayu, ini sangat tidak masuk akal untuk proyek sebesar itu. Apalagi ini fasilitas publik yang harusnya memenuhi standar keamanan dan ketahanan," ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, Jumat (03/4/2026).

 

Merespons temuan tersebut, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) menyatakan keprihatinan mendalam. Mereka menilai bahwa dugaan pelanggaran spesifikasi teknis ini bukan hanya masalah kualitas bangunan, tetapi juga menyangkut integritas pengelolaan keuangan negara.


"Proyek senilai miliaran rupiah harus menjamin mutu dan manfaat jangka panjang. Temuan beton retak dan penggunaan material yang tidak sesuai standar menunjukkan adanya kelalaian atau bahkan kesengajaan yang merugikan negara. Kami mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, pemilihan kontraktor, hingga proses pengawasan yang seharusnya dilakukan oleh konsultan terkait." Ungkap Hadysa Prana Ketua Umum DPP RAJAWALI. Sabfu (04/04/26).

 

Ia juga menyoroti pentingnya peran pengawasan independen. Mereka menilai bahwa jika dugaan ini terbukti benar, maka tidak hanya kontraktor yang harus bertanggung jawab, tetapi juga pihak pengawas dan instansi terkait yang telah memberikan persetujuan.

 

"Sanitary landfill adalah fasilitas vital. Jika strukturnya lemah, risiko pencemaran tanah dan air akan sangat besar, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kesehatan warga sekitar. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi masalah keselamatan publik," tambah Ketum

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak belum memberikan konfirmasi resmi terkait dugaan tersebut. Namun, publik dan berbagai pihak terus mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap kualitas material, metode pengerjaan, serta kesesuaian dengan kontrak yang telah disepakati.

 

Jika dugaan penyimpangan ini terbukti, maka proyek bernilai miliaran rupiah tersebut berpotensi merugikan keuangan negara secara signifikan dan membahayakan lingkungan sekitar. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan untuk menelusuri kebenaran dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti bersalah, agar kepercayaan publik terhadap pembangunan infrastruktur dapat kembali terjaga.

 

Publisher : TIM/RED

Penulis : TIM RAJAWALI