Gas LPG 3 Kg Dijual di Atas HET, Masyarakat Desak Pemerintah Bertindak Tegas.


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Dalam beberapa bulan ini, Warga Kabupaten Melawi mengeluhkan harga Gas LPG 3 Kg yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.


Berdasarkan informasi resmi,HET Gas LPG 3 adalah Rp 19000 namun hasil penelusuran di lapangan menunjukan bahwa pangkalan menjualnya dengan harga Rp 25000 hingga 32000.bahkan, di tingkat pengecer, harga bisa mencapai Rp 38000, Rp 40000, Rp 48000  itu kusus di kecamatan Nanga Pinoh 


Warga Kecamatan Sayan, Kota Baru Kecamatan Tanah Pinoh dan Kecamatan Sokan, Serta Kecamatan Tanah Pinoh Barat/Ulak Muid, mengungkapkan kegelisahannya atas mahalnya Gas LPG 3 Kg tersebut di salah satu Grup Damai dapil 3 pada saptu malam 17/1/2026.


" Di wilayah kami Kota Baru/Tanah Pinoh dah capai harga Rp 40000, harga pangkalan Rp 34000, serta di Desa ulak Muid Ester menyampaikan 50 ribu pertabung Gas LPG 3 Kg, dan

wilayah Kecamatan Sokan daerah Desa Sijau Indra juga menyampaikan harga eceran  sudah mencapai Rp 60000 sampai Rp 70000. Warga tetap membelinya karena itu kebutuhan poko.Namun, warga berharap Pemerintahan segera menertibkan dan mengembalikan harga sesuai dengan yang ditetapkan." Ujarnya.


Keluhan serupa pulah datang dari warga lainnya yang merasa dirugikan akibat praktik yang tidak transparan di beberapa Pangkalan/Agen LPG 3 Kg.


Pantauan Media ini, sering kali diduga Gas LPG 3 Kg banyak di larikan oleh oknum agen LPG ke daerah lain seperti kecamatan Serawai dan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).


Menyikapi terkait persoalan, yang sangat meresahkan warga, banyak masyarakat berkomentar di Grup Damai dapil 3, meminta pemerintah Kabupaten Melawi segerah mengambil tindakan tegas terhadap pangkalan yang melanggar aturan.


"Mereka minta pemerintah dan pihak terkait bisa turun lansung ke lapangan memeriksa harga Gas Elpiji (LPG) 3 Kg di Pangkalan. Jika terbukti ada pangkalan yang menjual di atas HET, itu jelas pelanggaran. Pelanggaran seperti itu harus di berikan sangsi tegas,bahkan bila perlu, Izinnya di cabut dan pangkalannya di tutup."tegasnya.


Warga berharap Pemerintah segera turun tangan agar harga Gas elpiji (LPG) 3 Kg kembali normal dan tidak membebani Masyarakat di Kabupaten Melawi "pintanya.Abd.

Newest
You are reading the newest post