Cybernews.id - Melawi - Kalbar
Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa S.I.P., menyoroti serius kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi maupun Non subsidi yang terjadi di Kabupaten Melawi, dalam dua hari terahir.
" Kalau BBM bersubsidi seperti pertalite langka mungkin biasa dimaklumi, tapi ini yang Non subsidi seperti Pertamax juga langka, bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Melawi." Ungkapnya kepada media ini Jumat 13/2/2026.
Menyikapi, kondisi di lapangan sudah membuat sangat memperihatinkan dengan Kelangkaan BBM membuat harga BBM di tingkat pengecer meroket. Sudah dua hari ini minyak di Kabupaten Melawi susah, kalaupun ada, harga Pertalite di eceran mencapai 20000 sampai 30000 itu sudah sangat meresahkan dan beban masyarakat." Ucap Ketua DPRD Melawi, Politisi PAN tersebut.
Lebih lanjut Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi UY, Minta agar Pengawasan diperketat. dan
Selain mendesak penambahan pasokan, Ketua DPRD melawi juga meminta pengawasan distribusi diperketat guna mencegah potensi penimbunan maupun penyalahgunaan. Ia menekankan betapa pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak Pertamina agar persoalan ini segera teratasi.
“Karena Selama hal tersebut menjadi keresahan para warga dan berdampak pada roda perekonomian masyarakat,Kami akan terus mengawal persoalan ini. Jika diperlukan, DPRD siap memfasilitasi pertemuan langsung dengan pihak Pertamina agar ada solusi nyata dan cepat, dikarenakan saat ini akan
Menjelang Imlek dan Ramadan.” ujarnya.
Karena sampai saat ini, masyarakat Melawi masih berharap adanya kepastian pasokan Pertalite agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal tanpa dihantui kelangkaan BBM."jelasnya.
Hendegi Januardi UY, menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa masyarakat saat ini berada pada kondisi ekonomi yang sulit.
“Masyarakat sekarang sedang sulit secara ekonomi. Harga-harga naik. Jangan tambah beban mereka,” tutupnya.Abd.
You are reading the newest post
Next Post »
