Vaksinasi Covid -19 Perdana di Kabupaten Sintang , Bupati Jadi Penyuntik Pertama Vaksin



Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Pemerintah Kabupaten Sintang melakukan pencanangan pelaksanaan vaksinasi covid-19 perdana, di pendopo Bupati Sintang, Selasa (2/2/2021) pagi. Kegiatan ini di buka langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno. 



Hadir dalam kegiatan ini, Komandan Korem 121/ABW Brigjen TNI Ronny, unsur Forkopimda Kabupaten Sintang, unsur OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, IDI Kabupaten Sintang dan unsur terkait lainnya. 


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengatakan Kabupaten Sintang mendapatkan alokasi vaksin sinovac sebanyak 4.760 vial dosis yang di peruntukan untuk 2.370 orang tenaga kesehatan yang terdaftar dan 4.760 dosis vaksin ini juga untuk penyuntikan periode kedua yakni pertengahan bulan februari ini. “hari ini kita pencanagan di pendopo bupati, sekaligus juga di lakukan penyuntikan pertama terhadap 10 orang tenaga kesehatan dan 10 orang para pemuka di kabupaten sintang”kata Sinto.


Selain di Pendopo Bupati Sintang, lanjut Sinto, vaksinasi terhadap para tenaga kesehatan juga di lakukan hari ini di Puskesmas yang ada di Kecamatan Sintang seperti Tanjungpuri, Sungai Durian, Dara Djuanti, Rumkit Tingkat 4 dan di RSUD Ade M Djeon Sintang.

 “selanjutnya besok dan lusa vaksin akan di distribusikan puskesmas di kecamatan yang ada di kabupaten sintang”ungkap Sinto.


“terima kasih kami sampaikan pihak TNI dan Polri yang sudah berpartisipasi dalam pengantaran, penjemputan dan pendistribusian vaksin ini. Tidak lupa juga kami sampaikan terima kasih kepada pihak inspektorat yang juga akan menguadit dan mengawasi pendistirbusian vaksin di kabupaten Sintang”pungkas Sinto. 


Sementara itu Bupati Sintang, Jarot Winarno, dalam sambutannya, mengatakan vaksinasi ini sangat penting dalam rangka mencapai yang di sebut imunitas kelompok atau herd immunity. "Kita pahami vaksin ini sangat mahal, tidak mudah, triliunan anggaran pemerintah untuk membeli vaksin, dengan cara dan berbagai upaya di lakukan pemerintah dalam menangani covid-19"ujar Jarot.


Jarot menegaskan, sebanyak 4.760 vial dosis vaksin ini untuk dua kali pemberian vaksin yang di prioritaskan bagi tenaga kesehatan yang memang beresiko dan sangat rentan karena bersentuhan langsung dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan. Selain itu juga vaksin ini di prioritaskan untuk unsur TNI dan Polri, Forkopimda serta Satgas Covid-19. 


"Target pertama vaksin ini untuk usia 18-59 tahun, karena usia tersebut dianggap mobilitasnya tinggi sehingga di berikan prioritas vaksin terlebih dahulu. Kemudian selanjutnya mudah-mudahan segera"terang Jarot.


Kemudian kata Jarot, vaksin untuk usia lanjut atau lansia dan anak-anak sedang di persiapkan pemerintah. "Kemarin perkumpulan Epidemiolog Indonesia menyarankan pemerintah untuk mendahulukan usia lanjut, namun vaksin untuk usia lanjut dan anak-anak sedang di persiapkan"beber Jarot.


Jarot mengatakan kehadiran dan kesiapan para pejabat dan tokoh masyarakat yang vaksin secara perdana ini tentunya akan memberikan motivasi kepada masyarakat agar tidak takut untuk di vaksin nantinya dan juga memastikan bahwa vaksin tersebut aman. 


"Kami berbahagia hari ini danrem hadir, ketua DAD yang juga wakil ketua DPRD pak jeffray juga hadir, ada sultan sintang, forkopimda, tokoh masyarakat dan pejabat lainnya. Sehingga ini memberikan motivasi kepada kita, Sintang jangan kalah lawan corona"tutup Jarot.


Usai memberikan sambutan, Bupati Sintang, yang merupakan seorang dokter ini langsung menjadi vaksinator atau melakukan penyuntikan perdana vaksin covid-19 jenis Sinovac ini kepada Danrem 121/ABW, Brigjen TNI Ronny. Selain kepada Danrem, Bupati juga menyuntik vaksin tersebut kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang Jeffray Edward, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh dan kepada perwakilan kaum millenial yakni Frista Wibawa atau yang lebih akrab di sapa Kipli seorang influencer.


Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah dan unsur Forkpimda juga menerima penyuntikan vaksin.

Mereka yang telah menerima vaksin tersebut sebelumnya sudah di lakukan screening atau pengecekan kesehatan oleh Team Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, sehingga di katakan layak menerima vaksin.


Release Prokopim Pemkab. 

Editor : Mit. 


Previous
« Prev Post