BUPATI  DAMPINGI KUNKER PENGURUS HKTI PUSAT DI KAB. SINTANG

By On Oktober 03, 2019


Cybernews.id - Sintang .
Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med. PH mendampingi kunjungan kerja Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) pusat yang terdiri dari Dewan Pakar DPN HKTI Winston Pardamean Simanjutak, Wakil Sekretaris Jendral HKTI Arif Rahman serta Ketua HKTI Kalbar Edi Suyanto.

Kehadiran para pengurus HKTI tersebut untuk menghadiri kegiatan launching buah lokal agropolitan Al Ma’rif di Kebun Jambu Kristal dan Belimbing Desa Ransi, Kecamatan Tebelian, Rabu (2/10/19) siang, yang sekaligus juga rombongan berdialog bersama petani buah di Kecamatan Sui Tebelian dan juga penanaman bibit kurma oleh Bupati Sintang dan Dewan Pakar HKTI.

Launching buah lokal agropolitan al ma’rif ini di tandai dengan pemetikan buah belimbing oleh Dewan Pakar HKTI Winston Pardamean Simanjutak.
Hadir juga pada acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan dan jajarannya, pengurus Ponpes Agropolitan Nurul Ma’arif Sintang, para petani di Kecamatan Tebelian dan tamu undangan lainnya.

Dialog yang di pimping langsung Bupati Sintang Jarot Winarno itu berlangsung sekitar 30 menit, sehingga menjadi kesempatan para petani untuk menyampaikan keluhan dan masalah yang di alami sebagai petani buah. Wandi salah satu petani buah di Kecamatan Sui Tebelian mengatakan untuk buah jeruk dan langsat di Kabupaten Sintang ini harus mendatangkan dari sambas dan Pontianak, padahal ia memiliki perkebunan jeruk yang cukup potensial karena jeruk yang ia tanam selam 2 tahun sudah menghasilkan buah, namun dirinya bingung untuk memasarkannya kemana, sehingga ia meminta pemerintah daerah untuk membantu proses pemasarannya, selain itu juga ia meminta bantuan pupuk dari pemerintah daerah.

“ini sebenarnya potensi di daerah kita pak, yang penting dari HKTI dan pemerintah daerah membimbing melalui pelatihan, proses pemasaranya seperti apa, dan juga mohon bantuan pupuk dan lainnya”ungkap Wandi.

Hal yang sama juga di ungkapkan Sugiarto salah satu pengurus Koperasi di Wilayah Tebelian dan Tempunak yang membawahi 12 koperasi berbadan hukum, 278 kelompok tani dan 19 desa, menyampaikan bahwa perkebunan jambu kristal dan belimbing di kebun milik Al Ma’rif I ini merupakan contoh, karena di pedesaan yang lain banyak para petani buah dan sebagainya, namun masih bingung untuk memasarkankannya, pasar yang menjajikan bagi petani itu dimana harusnya, karena kalau tidak ada pasar maka secara perlahan para petani akan mundur, tapi kalau ada pasar maka petani akan teransang untuk mengembangkan hasil pertanian atau perkebunannya, terlebih di Kabupaten Sintang ini banyak potensi yang bisa di kembangkan.

“kemudian petani-petani di sini juga menanam sawit dan karet, saya liat sawitnya sudah umur 22 tahun, karetnya kurang lebih udah 30 tahun, ini perlu peremajaan, mohon pemikirannya terutama dari HKTI untuk bisa menampung aspirasi petani, karena tidak lama lagi sawit dan karet itu akan di tebang dan di tanam kembali, otomatis akan terjadi penurunan ekonomi”ungkap Sugiarto.

Untuk itulah Sugiarto berharap pemerintah daerah bisa mengarahkan perbankkan yang bisa menyalurkan modal kepada para petani atau bermintra dengan pihak perbankkan terlebih juga untuk mengurus sawit dan karet itu memerlukan modal yang tidak sedikit, sehingga perekonomian di wilayah pedesaan dah Kabupaten Sintang umumnya bisa berjalan dengan lancar.
Mastur Efendy petani hortikultura dan kakau dari Desa Merarai Satu ini menyampaikan bahwa untuk komoditi kakau sangat potensial untuk di kembangkan di Kabupaten Sintang, karena komiditi kakau ini menjadi salah satu komiditi alternative para petani di Desa Merarai Satu selain sawit dan karet.

“oleh karena itulah pak, kami meminta bantuan tentang pengetahuan budidaya kakau dan proses pengolahannya pasca panen dan juga butuh bantuan pendanaan bagi kelompok tani, karena sangat minim pendanaan”kata Mastur.

Bupati Sintang Jarot Winarno menanggapi hal yang di sampaikan oleh Sugiarto terkait Sawit dan Karet, bahwa kata Jarot sawit yang paling tertua di Kabupaten Sintang ini di tanam 23 tahun yang lalu, 2 tahun lagi sudah harus di replanting atau sudah di tanah kembali. Kemudian lanjut Jarot saat ini sudah di data 1.470 hektar untuk di replanting dengan menggunakan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). “nah itu 1.470 hektar sudah di usulkan, tinggal menunggau nanti peninjauan departemen pertanian dan perkebunan kalau di acc ya sudah nanti di bantu perheratnya itu 25juta rupiah untuk replantik”terang Jarot.

Sementara untuk karet ujar Jarot belum di usulkan, tetapi ada salah satu investor yang mau membangun pubrik finger joint dengan menggunakan bahan dari pohon karet yang tua. Karena luasan perkebunan karet yang harus di replanting di Kabupaten Sintang ini kalau di total sekitar 9.000 hektar.

“kalau itu kita tebang untuk bikin aspal atau yang lain, tidak terlalu bernilai, jadi kalau di tebang tu pohon karet harus nilainya tinggi, mudah-mudahanlah HKTI bisa bikin pubrik finger joinnya kita bantulah proses perizinannya nda lama, karena yang  mao investor ni dari luarnegeri, otomatis hasilnya akan di ekspor juga”kata Jarot.

Terkait pendampingan bagi para petani, Jarot mengatakan akan di lakukan melalui Dinas Pertanian dan perkebunan dan juga HKTI Kabupaten Sintang.

Sementara itu Dewan Pakar DPN HKTI Winston Pardamean Simanjutak, setelah mendengarkan sejumlah hal yang di sampaikan oleh para petani, meminta Pemerintah Kabupaten Sintang membuat pemetaan dan perencanaan program  seperti hasilnya apa saja dan apa yang mau dikembangkan, agar HKTI pusat membuat suatu program dalam rangka mendukung upaya dan kegiatan yang di lakukan Pemkab Sintang.

“sehingga kita siapkan sumberdaya pembimbing, nanti kita koordinasikan dengan menteri pertanian tentang pupuk dan bibit, saya minta pemetaan itu tergambarkan. Missal di sintang ini buah-buahan yang bagus ini, produksinya sekian, sehingga nanti kita arahkan perusahaan apa yang mau mengembangkan ini, siapa-siapa yang mau mengambil dengan harga yang tentunya petani di untungkan, sehingga kestabilan harga itu terjaga”kata Winston.

Untuk itulah lanjut Winston perlu kerjasama dari Kabupaten melalui pemetaan dan pengembangannya komoditi yang potensial itu apa saja. Agar adanya ketertarikan dari para produsen sehingga kontinyuitas itu di perlukan. “sebab kalau kita jual seperti jambu misalnya saiangannya terlalu banyak, tapi bagaiman kita menciptakan dari jambu itu kita buat apa, diolah makanan kemasan, apakah bisa di oleh untuk alat kecantikan juga dan sebagainya”ujar Winston.

Selain itu juga sebagai contoh kata Winston, yakni kelapa sawit yang di replanting bukannya hanya untuk di bakar, tapi bisa di manfaatkan untuk yang lain, terlebih dengan teknologi sekarang yang tinggi. Hanya memang di perlukan pemetaan dan uji kekuatan bahan-bahan itu, sebab di perlukan oleh Negara Korea dan Jepang cukup banyak. Demikian juga Karet, kata Winston yang tidak hanya bisa di fungsikan untuk furniture saja, tapi yang lainnya juga, terlebih teknologi canggih seperti saat ini barang bekas saja bisa diolah, seperti sampah yang di kelola menjadi energy.

“saya punya teman orang korea, mencari batang sawit itu  bisa diolah mereka menjadi bahan bakar yang nanti dipadatkan hasilnya.”ujar Winston.

Usai menghadiri kegiatan di Desa Ransi Kecamatan Sui Tebelian, Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med.PH bersama pengurus HKTI pusat melanjutkan kunjungan kerjanya ke Desa Pelimping, Kecamatan Kelam Permai, untuk melauching Langkau Tani “Centre Edukasi Petani Terpadu” (CEPT) kemudian dilanjut dialog bersama para petani serta penanaman bibit teh oleh Bupati, pengurus HKTI dan Tim Solidaridad, dan kemudian di lanjutkan meninjau kebun pembibitan teh di komplek Rumah Kopi, Desa Kebong, Kelam Permai.
                    (Hms/Mit)

Spesialis Jantung Rumkit TK. II/KH Kesdam XII/i NaraTpr sebagai sumber Dialog Interaktif Derap TNI

By On Agustus 22, 2019




Cybernews.id - Pontianak .
Kamis (22/8/19) - Kepala Kesehatan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Ckm dr. Sebastian Agustinus Budijono, M.Kes diwakili Dokter Spesialis Jantung-Pembuluh Darah Rumkit Tingkat II Kartika Husada Kesdam XII/Tpr, dr. Eldi Jimmy Saragih, Sp.JP, menjadi narasumber pada acara dialog interaktif Derap TNI di LPP RRI Pontianak, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pontianak. Dengan tema,'Deteksi Gangguan Jantung'.

dr. Eldi Jimmy Saragih, Sp.JP, dalam dialog menyampaikan, sampai saat ini penyakit jantung masih merupakan penyakit yang menakutkan dan masih menjadi ancaman bagi prajurit dan masyarakat. Disamping kejadian yang sering timbul tiba-tiba, biaya perawatan tinggi, juga menyebabkan penurunan kualitas hidup. WHO melaporkan empat dari lima kematian kardiovaskular disebabkan serangan jantung dan stroke.

Disampaikan juga, terdapat beragam kelainan jantung, antara lain : Penyakit jantung koroner (Penyakit jantung iskemik : penyempitan pembuluh darah jantung; keadaan yang sering menyebabkan serangan jantung dan kematian mendadak), Penyakit katup (klep) jantung, Penyakit jantung bawaan (kongenital, berupa jantung bocor), Penyakit jantung hipertensi, Penyakit pembuluh darah (seperti : Periperal arterial disease, DVT, Diseksi aorta), Hipertensi pulmonal, Penyakit jantung infeksi (penyakit jantung rematik, infeksi selaput dan otot jantung), Gangguan irama/listrik jantung, Gagal jantung (Jantung bengkak), dan lain-lain.

"Gejala penyakit jantung dapat berupa
nyeri dada, pembengkakan, rasa lelah, sesak, palpitasi dan sinkope, ini merupakan keluhan yang sering dialami pada penderita kelainan jantung," jelasnya.

Untuk diketahui seseorang menderita penyakit jantung diperlukan pemeriksaan dan penegakan penyakit jantung diawali dengan anamnesis keluhan yang berhubungan dengan gangguan jantung. Riwayat penyakit yang pernah dialami dan juga faktor resiko, berupa : Darah tinggi, merokok, diabetes mellitus (sakit gula), hiperkolesterolemia, kebiasaan olahraga atau aktivitas fisik rendah/kurang, konsumsi alkohol serta riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

"Penyakit jantung yang disebabkan oleh kelainan tidak dapat dicegah. Namun demikian, banyak jenis penyakit ini dapat dicegah oleh prajurit dan masyarakat umum, dengan menjalani pola hidup sehat seperti tidak merokok, rutin olahraga, konsumsi makanan sehat, menjaga berat badan ideal dan menghindari stres," pungkas dr. Eldi Jimmy Saragih, Sp.JP. (Pendam XII/Tpr) (Mith)

Bupati Sintang Dampingi Gubernur Kalimantan Barat ,Lanjutkan Kunkernya Kunjungi Rumah Sakit Ade Muhammad Djoen Sintang dan Rusunawa Jalan YC Oevang Oeray

By On Januari 25, 2019


Cyber88News, Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji didampingi Bupati Sintang dr H. Jarot Winarno mengunjungi Rumah Sakit Ade Muhammad Djoen Sintang dan Rusunawa di Jalan YC Oevang Oeray pada Jumat, 25 Januari 2019. Rombongan Gubernur dan Bupati Sintang langsung diterima Direktur RSUD AM Djoen Sintang dr Rosa Trifina dan jajarannya. 
Saat mengunjungi RSUD AM Djoen Sintang tersebut, Gubernur Kalbar meninjau dan berkeliling melihat beberapa ruangan poli, meninjau rencana pembangunan gedung untuk rawat inap dan rumah susun yang masih berada kompleks RSUD AM Djoen Sintang.  
Usai berkeliling, Gubernur Kalbar menjelaskan akan membantu pengembangan rumah sakit sesuai kewenangan yang ada di Pemerintah Provinsi Kalimantan. “Bapak Presiden RI sudah menjelaskan bahwa titik utama pembangunan 2019 ini adalah pembangunan sumber daya manusia yang tentunya ada pada kesehatan dan pendidikan. Maka pengembangan rumah sakit ini bisa menjadi prioritas” terang H Sutarmidji.
“menurut saya pelayanan dan desain rumah sakit yang baru ini sudah bagus. Sama dengan rumah sakit milik Kota Pontianak” terang H. Sutarmidji. 
Sementara saat meninjau rumah susun yang ada dibelakang RSUD AM Djoen Sintang. Setelah keluar dari kendaraan dinasnya, Gubernur Kalbar langsung memberikan komentarnya. “warnanya ndak cocok ni. Kalau bisa kasi warna hijau. Kalau warna macam gini ni nyuruhg orang sakit lagi” ucap Gubernur Kalbar mengomentari warna rusun yang dominan warna coklat. 
Bupati Sintang dr Jarot Winarno saat mendampingi Gubernur Kalbar memberikan perintah agar pembangunan gedung baru untuk rawat inap segera dilelang. “kalau mau cepat pindah. Minggu depan harus sudah di lelang. Saya minta segera siapkan administrasi dan segera lelang. Jangan lama-lama” terang Bupati Sintang.
Direktur RSUD AM Djoen Sintang dr Rosa Trifina menjelaskan bahwa RSUD AM Djoen Sintang sudah berstatus sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional sehingga pihaknya harus berupaya mengejar kenaikan kelas ke B. “dengan gedung lama di Pasar Inpres. RSUD AM Djoen mentoknya di rumah sakit kelas C saja. Tidak mungkin bisa naik kelas ke B. Untuk bisa naik kelas kita memang harus pindah ke gedung baru di Jalan YC Oevang Oray ini. Sementara gedung yang baru inipun harus melengkapi banyak hal untuk bisa naik kelas ke B. Begitu juga soal akreditasi, gedung lama kita hanya mendapatkan akreditasi Dasar, sementara kalau mau naik kelas kita harus mendapatkan Akreditasi Utama” terang dr Rosa Trifina.
“disini masih banyak yang kurang. Namun tahun 2019 ini kita akan segera bangun gedung untuk rawat inap kelas 1,2 dan 3. Sementara akan kita bangun untuk 95 tempat tidur dengan menggunakan dana DAK 44 milyar. Di gedung lama kita sudah memiliki 126 tempat tidur. Jadi masih terjadi kekurangan. Sebenarnya kita ajukan keperluan dana sekitar 60 milyar. Namun disetujui hanya 44 milyar. Sehingga kita putuskan bangun secara bertahap dulu. Kalau Pemerintah Provinsi Kalbar bisa bantu kekurangannya, tentu lebih bagus. Saat ini kamar operasi juga belum ada. Rencana kamar operasi dibangun pada 2020. Sehingga 2021 bisa pindah total ke gedung baru ini. Anggaran kami sekarang membengkak karena memiliki dua gedung. Dana pagu yang ada sangat kurang dan hanya cukup untuk operasional kami 10 bulan saja” terang dr Rosa Trifina.
Menyinggung soal gedung rumah sakit lama akan digunakan untuk apa setelah seluruh operasional rumah sakit pindah ke gedung baru, dr Rosa Trifina menyerahkan sepenuhnya kepada Bappeda Kabupaten Sintang. “kami serahkan ke Bappeda saja. Tetapi kami membayangkan kalau Provinsi Kapuas Raya terbentuk berarti harus ada juga rumah sakit tipe C di dalam kota untuk mendukung dan membantu rumah sakit rujukan ini. Tetapi kami mempersilakan Bappeda untuk membuat kajian gedung tersebut digunakan untuk apa” terang dr Rosa Trifina
“kemarin Sekjen Kemenkes juga datang membawa Kepala Biro Perencanaan Kemenkes sehingga mereka sudah mencatat kebutuhan pengembangan rumah sakit rujukan ini. Dan mudah-mudahan di anggaran 2020 nanti kita kembali mendapatkan alokasi anggaran” tambah dr Rosa Trifina. (red.hum)

Pada Hari Juang Kartika TNI AD Ke 73 Korem 121 Alambhana Wanawai Sintang Laksanakan Bhakti Sosial Operasi Katarak

By On Desember 14, 2018


S14N Sintang, Kegiatan Bhakti sosial Bekerjasama Korem 121 Alambhana Wanawai Sintang dengan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia perwakilan Sinarmas Group, Pemerintah Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi, dan Kabupaten Sekadau serta Dinas Kesehatan pelaksanaannya dipusatkan di Rumah Sakit Pratama Korem Sintang 15/12/18.
 Kolonel Inf Bambang Trisnohadi, Danrem 121/Alambhana Wanawai Sintang mengatakan bahwa Pihaknya menyambut baik kegiatan baksos pengobatan katarak bagi warga Sintang, Kegiatan baksos ini sebelumnya telah menerjunkan personil TNI untuk mencari pasien katarak yang akan dilakukan pengobatan dan membantu masyarakat selama kegiatan berlangsung, “Kegiatan baksos operasi katarak kali ini juga sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Juang Kartika Tentara Nasional Indonesia Angakatan Darat (TNI AD) yang diperingati setiap 15 Desember dan menjadi hari ulang tahun TNI AD, kata Danrem. 

   
   Kegiatan baksos ini  adalah hari yang spesial bagi Korem 121/Alambhana Wanawai Sintang memperingati Hari  Juang Kartika TNI AD yang ke-73. Kami melibatkan dokter dan perawat dari personil kami untuk membantu masyarakat selama baksos operasi katarak berlangsung,” Dari hasil screening terhadap 544 calon pasien, sebanyak 226 orang dinyatakan lolos tahap screening. Tercatat sebanyak 54 pasien pterygium dan 172 pasien katarak yang akan menjalani operasi pada 14 dan 15 Desember 2018. Besarnya jumlah peserta operasi katarak ini menunjukkan antusiasme warga yang tinggi untuk mendapatkan pelayanan operasi katarak, jelas Danrem. 

   Danrem menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sintang, Bupati Kapuas Hulu, Bupati Melawi, dan Bupati Sekadau, serta seluruh jajaran muspika dan relawan Sinar Mas Agribusiness and Food serta Tzu Chi, dari dinas kesehatan, dan tim dokter yang berjumlah 8 orang (6 dokter dari Tzu Chi International Medical Association yang didatangkan dari Jakarta, 1 dokter dari wilayah Sintang, dan 1 dokter dari wilayah Melawi), sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik. Kami berharap dengan adanya kegiatan baksos operasi katarak ini, para warga penderita katarak dapat sembuh sehingga hidup dengan lebih sehat dan produktif", ungkapnya. 

   Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Bidang Pemerintahan Umum, Abdul Supriyadi menyampaikan atas nama seluruh masyarakat Sintang saya ucapkan terima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam acara Bhakti Sosial Operasi Katarak, "Kami yang berada di Ujung Negeri berharap Mendapatkan pemulihan kesehatan, kepada para penyelenggara kami harap juga pelaksanaan kegiatan bakti sosial seperti ini dapat sering dilaksanakan setiap tahunnya,” pungkasnya.
   Abdul mengingatkan kepada para peserta operasi katarak, Agar mengingat dan melaksanakan dengan baik, Sehingga proses penyembuhan dari pasca operasi dapat berjalan dengan baik dan lancar. “kepada tim dokter kami ucapak terima kasih, melalui pemulihan penglihatan kepada masyarakat kami ini, tentu akan mengembalikan produktivitas masyarakat,” ucap Abdul, 

 Susanto CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, mengatakan wilayah Sintang dipilih menjadi lokasi kegiatan Baksos operasi katarak karena sebelumnya telah banyak laporan pasien penderita katarak yang ditangani oleh para relawan Tzu Chi Sinar Mas di wilayah Semitau. Maka, untuk menangani jumlah pasien yang lebih besar, relawan menjaring dan memobilisasi masyarakat sekitar lainnya yang mengalami katarak untuk mengikuti kegiatan baksos ini. “Baksos ini merupakan wujud kongkrit kontribusi perusahaan terhadap warga masyarakat di bidang kesehatan, selain kontribusi perusahaan dalam hal penyerapan tenaga kerja dan mendorong pembangunan ekonomi daerah,” kata Susanto.(red)

Bupati Sintang : Ajak OPD Dan Komunitas Di Kabupaten Sintang Peduli Kasus HIV AIDS

By On Desember 01, 2018


S14N Sintang, Dalam rangka memperingati Hari HIV AIDS Se Dunia Tahun2018 di laksanakan di Taman Bungur Depan Rumah JabatanBupati Sintang pada Sabtu, 1 Desember 2018 dihadiri  Bupati Sintang dr Jarot Winarno, M.Med.PH, dan di dampingi oleh Kadis Kesehatan dr Harisinto Linoh, Sekretaris KomisiPenanggulangan AIDS Kabupaten Sintang, H.Murjono, MurjaniKadis Pekerjaan Umum dan dr Jani Tejo.
    dr Jarot Winarno, M.Med PH mengatakan " Kepada Kepala OPD saya harapkan lebih akrab dengan berbagai komunitas yang ada di kabupaten Sintang, banyak komunitas di Sintang yang aktif, Kabupaten Sintang besar karena masyarakatnya besar dan peduli, Jiwa saya juga milenial Sesuai dengan tema kita hari ini milenial peduli ODHA, Di Sintang ini sudah dilakukanpendataan sejak tahun 2000, Saat itu kasusnya mencapai 399kasus HIV AIDS seperti fenomena gunung es artinya tentumasih banyak orang yang tidak terdeteksi Banyak orang yangtidak mau tes HIV AIDS, padahal kalau mau dan ternyata positif,kita akan bantu mereka” terang  Jarot Winarno.
   "Dahulu kalau diperiksa positif HIV AIDS pasti diramal hidup tidak lama, Dengan teknologi kita bisa tambah usia penderita HIV AIDS, Yang parah sebenarnya adanya stigma negatif di masyarakat yang melihat penderita HIV AIDS sangat buruk, Padahal penyakit Hepatitis lebih parah mudah menular dibandingkan HIV AIDS, Saat ini ada sekitar 5 ribuan sampai 10 ribuan penderitaan HIV AIDS yang kita tidak tahu siapa dan dimana, Dari angka tersebut 35 persen penderita merupakan kaum milenial, Maka anak anak milenial penting untuk peduli dengan kasus HIV AIDS, Terima kasih kepada semua komunitas yang ada di Sintang yang sudah peduli pada kasus HIVAIDS, Kedepannya  komunitas bisa semakin aktif menggelaraksi, Saya bahagia bisa bertemu dengan kaum milenial yang peduli pada HIV AIDS, HIV juga masalah bagi milenial, Kaum milenial yang mengurus kaum milenial” terang Jarot Winarn. 
    Rido Ketua Panitia Hari HIV AIDS Sedunia 2018 menjelaskansudah melakukan kegiatan gathering banyak komunitas, “Kami membuka stand untuk cek HIV saat ini,  Kami dari Komunitas mengajak Mari Melihat hari ini melaksanakan kegiatan pada bidang kesehatan, Kami sudah melaksanakan kegiatan di MerahArai, Tujuan kami untuk merangkul teman teman untuk berbuat hal yang positif, Kami ingin mengajak kaum muda untuk aktif dengan berbagai kegiatan,  Harapan kita kegiatan positif ini terus berlangsung, Semoga bukan pertemuan pertama dan terakhir, Niat kita sama yakni peduli dan membangun Sintang yang lebih maju dengan Tema "mileniapeduliOdha” terang Rido.
   dr Jani Tejo salah satu dokter  menjelaskan bahwa tugas kitaadalah masih harus terus mencari dan menemukan  penderita lama HIV AIDS yang sudah tertular tetapi belum diperiksa dan mencegah HIV yang baru, Petrus Munung Lupang Duta HIV/AIDS Kabupaten Sintang mengajak  kita semua memahamidulu tentang HIV AIDS karena virus HIV tidak menular dengan mudah.// Mora 

TENAGA MEDIS MAGANG RSUD M DJOEN SINTANG TUNTUT PIHAK MANAGEMENT TRANSPARAN DALAM REKRUT TENAGA HONORER

By On November 14, 2018


S14N Sintang,  Tenaga Medis yang bersatus Magang di Rumah Sakit Rujukan RSUD M DJoen Sintang kembali melakukan aksi menuntut Keadilan dengan mengadakan tanya jawab Kepala RSUD M Djoen yang fasilitasi oleh Wakil Bupati Sintang Askiman Di Balai Pegodai 14/11/18   .

 Yang menjadi Tuntutan Para tenaga Medis Magang adalah berawal adanya pengangkatan beberapa orang tenaga Magang menjadi Tenaga Honorer yang Menurut Tenaga Medis Magang ada kejanggalan dan tidak transparan  Salah Seorang Karyawan magang yang tidak mau disebut Namanya Mengatakan "Diantara Magang ini ada yang telah bekerja lebih dari empat tahun sebagai tenaga Perawat, dan bahkan ada yang sudah sepuluh tahun, belum diangkat jadi pegawai honorer ataupun pegawai tetap,  Kami berharap managemen RSUD Membuka Sintang lebih bersikap transparan agar persoalan pegawai magang di RSUD Ade M Djoen dapat terselesaikan dengan baik,"

“Kami mendapat informasi dari pihak managemen rumah sakit ini, kalau kami karyawan magang yang sudah lama mengabdi akan di seleksi untuk diangkat menjadi pegawai tetap, Apa kami kurang teruji lagi, atau kami selama ini belum mampu menjalankan tugas” tegasnya. 


 Wakil Bupati Sintang Askiman menyampaikan saat ini Kabupaten Sintang sedang Mengalami kekurangan tenaga medis " Soal Mogok kerja saya harap kalian ingat dengan sumpah janji profesi yang tidak boleh meninggalkan Pasien, dengan Mogok kerja tidak akan membantu menyelesaikan masalah, Saya telah berdiskusi dengan pihak Management RSUD dan ada masukan dari DPRD Sintang, bahwa kita membuka honorer untuk orang luar magang di RSUD Sintang, jika belum ada tenaga Tukang Cuci,  kasir, perundangan,memang harus diambil dari luar, Kami telah memikirkan untuk mengurangi tenaga magang dengan mengangkat mereka menjadi Honorer", terang Askiman

 Tuntutan diangkat menjadi tenaga kontrak saat ini belum bisa kami jawab, kami, hal ini harus dengan tim anggaran namun proses penyusunan anggaran telah selesai dan sudah tidak mungkin diganggu lagi karena sistem penyusunan anggaran sudah secara elektronik dengan pengajuan anggaran menggunakan sistem aplikasi SIMRAL dan saya akan awasi RSUD M DJ agar jangan sampai ada Nepotisme dalam pengangkatan honorer, saya meminta pihak Management RSUD M DjSintang  tunduk pada pimpinan agar pelayanan di RSUD M Dj Sintang cepat dan tepat ", pesan Askiman.

 Kepala RSUD M Djoen Sintang dr. Rosa Trifina, MPH mengatakan  bahwa pengangkatan pegawai yang jumlahnya lima orang tersebut, hanya kesalah pahaman  para  Magang" tidak mungkin kami mengangkat pegawai yang bukan bidangnya seperti petugas parkir, petugas laundry, petugas tehnik elektro, petugas logistik air minum (galon) dan Front office, Dan sedangkan yang magang adalah tenaga medis,  harus sesuai dengan Tupoksi “Apakah mereka Perawat mau alih profesi menjadi  Jaga Parkir jelasnya.

 Rosa menjelaskan Jumlah yang magang   di RSUD M Djoen Sintang  sebanyak 131 orang, dan dari awal mereka masuk Magang telah mendapat penjelasan bahwa tidak ada gaji, tapi kami hanya beri jasa pelayanan sesuai dengan tugas mereka, dan masanya juga kami tetapkan satu tahun sekali, tapi jika masih ingin melanjutkan, maka kami beri kesempatan lagi setahun, dan  apa yang menjadi Tuntutan Para Magang akan akan usulkan mulai hari ini dan akan dibahas pada tahun 2019 mendatang kemudian ditetapkan pengangkatannya pada tahun 2020 mendatang,  ini merupakan kesepakatan bersama Wakil Bupati Sintang Askiman, jelas Rosa.


 saya berharap karyawan magang memahami peraturan yang ada, tetapi Saya juga tetap akan berusaha membantu, dan jika ada permasalahan, tolong sampaikan, karena segala  informasi terbuka  memberikan solusi yang terbaik, harap Rosa.// Mora 

Bupati Sintang Inginkan Rumah Sakit Pratama Serawai

By On November 13, 2018



S14N Sintang, Fasilitas kesehatan yang hadir di tengah-tengah masyarakat, dari Pemerintah untuk masyarakat yaitu adanya Rumah Sakit Pratama Serawai, merupakan salah satu Rumah Sakit yang representatif, dengan membuktikan bahwa Negara hadir ditengah-tengah masyarakat, yang tercantum didalam nawacita Presiden Republik Indonesia tentang membangun Indonesia dari pinggiran, hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno saat dalam sambutan acara soft Opening Rumah Sakit Pratama Serawai yang terletak di Desa Mekar Sari, Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Senin (12/11/2018). 
Soft Opening Rumah Sakit Pratama Serawai tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sintang, serta pengguntingan pita oleh Anggota DPR-RI H.Sukiman, setelah melakukan penandatanganan prasasti, Bupati Sintang bersama jajaran Forkopimda, dan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sintang meninjau langsung kedalam gedung Rumah Sakit Pratama Serawai. 
    Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa soft opening Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Serawai ini bertepatan dengan peringatan hari Kesehatan Nasional, “Tepat 54 tahun yang lalu 12 November 1964 silam merupakan hari Kesehatan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia yaitu Soekarno, dimana pada 1959 Indonesia maraknya kasus malaria, dengan demikian Pemerintah gencar untuk memberantasnya, sehingga pada tahun 1964 pada tanggal 12 November dicanangkan hari Kesehatan Nasional”, kata Jarot. 
Menurut Jarot, sambungnya soft opening dengan hari Kesehatan Nasional dipilih karena mengingat pembangunan kesehatan tidaklah mudah, “jadi saya pilih karena yang namanya membangun kesehatan itu tidaklah mudah, sekitar 2 tahun yang lalu, Rumah Sakit Pratama Serawai ini kita rancang, kita usulkan ke Pemerintah Pusat, dan akhirnya Pemerintah Pusat pun menyetujui untuk pembangunan RS.Pratama Serawai ini, dan hari ini kita lakukan soft opening-nya, tentu ini menjadi hal yang bersejarah bagi kita semua”, kata Jarot dalam sambutannya. 
Bupati Sintang berharap agar Rumah Sakit Pratama Serawai kedepannya  menjadi Rumah Sakit Serawai dengan Tipe D dengan memperhatikan syarat dan ketentuannya, “saya harap satu tahun kedepan paling tidak Rumah Sakit Pratama Serawai ini menjadi Rumah Sakit Tipe D Serawai, akan tetapi syarat untuk menjadi Rumah Sakit Tipe D haruslah memiliki minimal 4 Dokter Spesialis, seperti Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Kebidanan, Dokter Spesialis Bedah, dan Dokter Spesialis Anak”, harapnya
Jarot menambahkan bahwa dengan adanya pembangunan Rumah Sakit Pratama di Serawai ini merupakan simbol pemerataan pembangunan, “ini merupakan salah satu simbol kita dalam membangun wilayah dari pinggiran, kita tidak membangun dari kota, kita ingin pemerataan pembangunan itu sama, seperti salah satunya adalah pembangunan kesehatan, makanya kita letakkan Rumah Sakit Pratama ini di Serawai, karena mengingat Kecamatan Serawai ini merupakan kecamatan yang terisolir, dalam artian akses menuju dan dari Kecamatannya masih sulit dijangkau, makanya kita bangun disini”, tambahnya. 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang sekaligus Ketua Pembangunan Rumah Sakit Pratama Serawai, dr. Harysinto Linoh menjelaskan progres selama pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Pratama Serawai ini, “jadi RS.Pratama Serawai ini dibangun tahap pertama pada tahun 2017 dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus dengan anggaran pembangunan gedung 21 Milyar, kemudian dapat lagi pengadaan sarana dan prasarana alat kesehatan tahun anggaran 2017 sebesar 10 Milyar, dan ditahun 2018 ini kita mendapatkan dana untuk melanjutkan pembangunan gedung lainnya”, kata dr. Sinto. 
Selain itu juga, sambung dr. Sinto dalam sambutannya bahwa di Rumah Sakit Pratama Serawai ini memiliki 30 orang tenaga kesehatan dengan 64 tempat tidur, “jadi di RS. Pratama ini ada sekitar 30an orang tenaga kesehatan, dari 30 tersebut hanya ada 5 orang yang merupakan Pegawai Negeri Sipil, sisanya tenaga honorer dan honorer magang, yang dimana RS.Pratama ini juga dilengkapi dengan tempat tidur sebanyak 64 buah”, sanbungnya. 
Kemudian, Tokoh Masyarakat Kecamatan Serawai, H. Jamlan merasa bahagia karena hadir ditengah masyarakat salah satu fasilitas kesehatan untuk di Kecamatan Serawai, “saya mewakili masyarakat banyak tentunya menyambut baik dan berbahagia dengan adanya RS. Pratama Serawai ini, karena dengan adanya RS. Pratama di Serawai ini memudahkan kami untuk berkonsultasi masalah kesehatan, dan tidak perlu lagi jauh-jauh ke ibukota Kabupaten Sintang”, kata H. Jamlan.// Mora,hum

PDGI Libatkan 250 Pelajar SD Melakukan Aksi Gosok Gigi

By On September 29, 2018


Dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional Tahun 2018 di Halaman SDN 5 Sintang Sabtu, 29/9/18 SD Negeri 5 dan 8 Sintang mendapatkan motivasi khusus dari Bupati Sintang dr Jarot Winarno  sekaligus mempraktekkan aksi cara menggosok gigi yang benar kepada para pelajar SD yang kebetulan Bupati Sintang adalah Seorang Dokter.

 Jarot mengatakan "Saya minta anak-anak kalau habis serapan harus gosok gigi baru berangkat ke sekolah, Gigi saya juga sudah rusak karena banyak mengkonsumsi gula dan jarang gosok gigi, Maka anak-anak harus rajin gosok gigi dan hindari makan permen Supaya giginya tetap sehat”, pesan Bupati Sintang sambil mengelilingi anak anak dan bercanda gurau. 

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Hari sinto Linoh juga menyampaikan "kita harus melindungi  diri dari gula dan memberikan pemahaman kepada anak-anak akan bahaya gula bagi kesehatan gigi, Kalau memang suka permen maka segeralah sikat gigi” kata dr. Harisinto Linoh.
 Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kapuas Raya drg. Ridwan Pane menjelaskan bahwa para dokter gigi yang ada di lima kabupaten telah sepakat untuk memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional Tahun 2018 untuk melaksanakan secara serentak yang  jatuh pada tanggal 29 bulan September bahkan aksi gosok gigi dan penyuluhan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, Dalam aksi penyuluhan dan gosok gigi ini kami melibatkan 250 pelajar yang terdiri dari 150 pelajar SDN 5 Sintang dan 50 pelajar dari SDN 1 Sintang dan 50 pelajar dari SDN 8 Sintang, Selain aksi gosok gigi dan penyuluhan, kami juga menggelar kegiatan pemeriksaan gigi untuk 80 orang anak dimana Dalam pemeriksaan gigi tersebut didukung oleh  Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia,Jika hasil pemeriksaan ada celah dan gigi yang berlubang, maka kami akan langsung memberikan terapi kepada anak-anak tersebut, Pada saat penyuluhan kami memfokuskan pada upaya memberikan pemahaman akan bahaya konsumsi zat gula tersembunyi terhadap kerusakan gigi” terang drg. Ridwan Pane.// Mora 

RSUD AM Djoen Resmi Pindahkan Pelayanan Manajemen Dan Rawat Jalan Ke JL. OEVANG OERAY Sintang

By On September 26, 2018


S14N, Perlahan Tapi Pasti, julukan yang pantas bagi Pemerintah Kabupaten Sintang dibawah kepemimpinan Jarot Winarno dengan secara monoton  melakukan perubahan pembangunan besar-besaran di bidang Kesehatan yang merupakan salah satu kebutuhan mendasar bagi masyarakat Setelah pada Senin, 14 November 2016 yang lalu Bupati Sintang dr. Jarot Winarno meresmikan gedung baru RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang  Jalan YC Oevang Oeray kemudian langsung memindahkan managemen ke gedung baru, termasuk pelayanan kepada masyarakat dari gedung yang berada di Jalan Patimura Sintang.     Kurniawan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang menjelaskan Pemkab Sintang telah berkomitmen untuk memindahkan pelayanan kesehatan ke gedung baru di Jalan YC Oevang Oeray. “ Berdasarkan surat pemberitahuan dari Direktur RSUD AM Djoen per 1 Oktober 2018 Manajemen RSUD AM Djoen Sintang akan memindahkan pelayanan manajemen dan Instalasi Rawat Jalan ke RSUD AM Djoen di Jalan YC Oevang Oeray,  Dengan demikian kami menghimbau Kepala seluruh masyarakat Kabupaten Sintang yang sudah mengetahui informasi ini untuk membantu menyampaikan kepada yang lainnya bahwa pelayanan rawat jalan langsung datang ke gedung baru di Jalan YC Oevang Oeray samping LPP RRISintang” himbau Kurniawan.    Dilokasi RSUD Rujukan AM. Djoen telah dibangun  Rumah susun yang diperuntukkan bagi Karyawan termasuk  Rumah singgah bagi keluarga pasien yang dibangun diatas lahan seluas 2.834 meter persegi, dengan dimensi bangunan memiliki panjang 12,75 meter, dan lebar 61,25 meter, memiliki tipe 36 dengan spesifikasi tiga lantai,  hunian sebanyak 42 unit, Secara spesifik pembangunan  Rumah susun ini pada lantai satu ada bangun 10 unit hunian, dengan diberikan fasilitas publik seperti minimarket, mushola, ruang serbaguna, dan ruang pengelola, Lantai dua dan lantai tiganya dibangun masing-masing memiliki 16 unit hunian, jelas Kurniawan.    Bupati Sintang dr. Jarot Winarno  menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan berada di antara empat kabupaten lain yang saling berdekatan, Maka Sintang harus memiliki sarana rumah sakit yang lengkap dan megah serta bisa dijadikan rujukan bagi masyarakat kabupaten lain untuk mendapatkan pelayanan kesahatan yang memadai kata Jarot.
     Disesi lain Direktur Ade M Joen Sintang dr Rosa saat meresmikan gedung baru RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang mengatakan soft opening dan pemindahan bertahap RSUD dari gedung lama ke gedung baru sudah selayaknya dilakukan meski harus bertahap. “Selama ini RS Ade M Joen Sintang sudah tidak resprentatif lagi, baik dari ruang pasien maupun parkir yang sempit,”katanya.// Mora

Bupati Sintang Jarot Laksanakan Anjangsana Ke Rumah Sakit Kesrem Pratama Dan Panti Asuhan Hira Kabupaten Sintang

By On Agustus 14, 2018

S14N, Dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 tahun 2018, Bupati Sintang Jarot Winarno menggelar kegiatan anjangsana menyambangi Panti Asuhan Hira yang berada di Jalan Y.C Oevang Oeray Sintang dilanjutkan dengan menyambangi Rumah Sakit Kesrem Pratama Sintang di Jalan M.T Haryono, Selasa (14/8/2018) yang didampingi Kapolres , Komandan Kodim 1205, Sekretaris Daerah, jajaran Instansi Vertikal, dan pimpinan OPD Kabupaten Sintang. Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa kegiatan anjangsana dengan tujuan utama yaitu ke Panti Asuhan Hira yaitu untuk bertemu dengan anak-anak, dalam rangka memperingati HUT RI ke-73 tahun 2018, "kami dari Pemkab Sintang ingin bertemu dengan anak-anak sekalian karena ada beberapa pejabat belum pernah kesini, jadi saya melihat perkembangan panti asuhan Hira ini sangat maju, sekarang bangunan sudah beton, sudah ada mushola, dan ini patut kita banggakan”, kata Jarot. Menurut Bupati Sintang bahwa sesuai dengan amanah undang-undang dasar 1945 maka perlu selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang memperhatikan kaum yang kurang beruntung, “jadi didalam UUD 1945 itu mengemukakan bahwa anak terlantar, yatim piatu menjadi urusan negara, jadi bertepatan dengan HUT RI ini kami hadir untuk memberikan semangat motivasi kepada anak-anak karena negara untuk mengurus dan mengayomi seluruh warga negara termasuk anak yatim piatu ini serta keluarga harapan”, tuturnya. Sementara Pengurus Panti Asuhan Hira, Salmon mengatakan " Terima kasih atas kedatangan Bapak Bupati Sintang dan para rombongan yang berkunjung ke Panti Asuhan Hira, semoga dengan kedatangan rombongan memberikan motivasi Bagi Panti Asuhan Hira ini", kata salmon. Salmon menjelaskan tentang kondisi panti asuhan hira, “ kami juga sampaikan bahwa Panti Asuhan ini memiliki jumlah anak sebanyak 37 orang, 10 pria, 27 wanita, yang dimana mereka berpendidikan di SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi, kata Salmon. Disesi lain Bupati Sintang saat melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Pratama Sintang mengatakan bahwa kedatangan tim anjangsana dari Pemkab Sintang ke RS Pratama untuk memberikan dukungan kepada rumah sakit dan memberikan doa kepada pasien agar cepat sembuh, “kita hadir di RS Pratama ini untuk memberikan support dukungan, karena RS ini sudah menjadi akreditasi, dan sudah lebih maju, kemudian kehadiran kita dalam anjangsana ini ke RS Pratama untuk menjenguk pasien yang sakit, kita berikan dorongan dan doa agar mereka cepat sembuh diangkat penyakitnya”, tambahnya. Selain itu juga salah seorang keluarga pasien di Rumah Sakit Pratama yang enggan disebutkan namanya itu merasa bahagia dan senang saat anaknya dijenguk oleh Bupati Sintang atas nama Pemkab Sintang, “ya tentu saya bangga dan merasa terharu tiba-tiba pak Bupati, Pak Kapolres, pak Dandim, Bu Sekda dan jajaran lainnya datang kesini, lihat kondisi anak saya, apalagi pak Bupati tadi melihat langsung kondisi anak saya yang sedang terbaring lemah”, katanya.// Mora

Tak Suka Posisi Woman On Top? Kamu Dan Pasangan Bisa Coba Posisi Ini

By On Juli 08, 2018


Berita Terkini ~ Ketika bercinta, sudah jadi rahasia umum jika wanita cenderung lebih lama meraih klimaks dibandingkan pria. Posisi seks woman on top (WOT) terkadang bisa menjadi solusi. Tapi, bila kamu dan pasangan tak menyukai posisi seks ini, ada gaya bercinta lain yang bisa dicoba.
 

Missionary

Posisi ini sangat umum, sekaligus yang paling nyaman dilakukan. Ada banyak variasi missionary yang bisa kamu coba, yang selalu membuat suami berada di atasmu. 


Entah dengan cara menaruh kedua kaki di bahunya, mengangkat pinggul dan melakukan kuncian pada punggungnya. Ada banyak cara melakukan missionary yang menarik dan membuat kalian terpuaskan.
 

Doggy style

Posisi intim yang kedua ini bisa jadi favorit kalian berdua untuk mencapai klimaks dengan cepat. Kamu juga tidak perlu berusaha keras di atasnya, karena pasangan yang tetap mendominasi dan memegang kendali kecepatan bercinta. 


Rangsangan tetap bisa dilakukan dengan baik dan tetap menjaga gairah kalian berdua.

Menyamping

Jika sama-sama malas untuk bangun dari tempat tidur, lakukan dengan cara menyamping. Bisa dengan cara berhadapan atau ia memeluk dari belakang. 


Penetrasi dari depan maupun belakang bisa dilakukan asal kalian sama-sama nyaman. Kenikmatan bercinta juga bisa dicapai dengan posisi menyamping seperti ini.
 

Duduk

Lelah berbaring? Lakukan dengan cara duduk berhadapan. Kamu bisa berada di pangkuannya dan memandang wajahnya.


Kamu bisa memeluknya saat permainan dimulai. Di sini, kalian berdua sama-sama harus berusaha untuk mencapai orgasme. Tetap saja, kamu masih bisa menghindari woman on top kan?

Berdiri

Kalian bisa melakukan hubungan intim dengan berdiri berhadapan. Jika lelak berdiri, kamu bisa duduk di meja dan membuatnya tetap berdiri dan melakukan penetrasi. Kamu bisa menghemat energi karena pasangan lah yang tetap memegang kendali permainan.

 


Itu dia beberapa posisi seks yang bisa kamu lakukan jika tak suka melakukan woman on top. Bagiaman, kira-kira gaya bercinta yang mana yang akan kamu coba duluan?


Baca Juga


Ternyata Wanita Lebih Suka Bermain Kasar Saat Berada Di Atas Ranjang

By On Juli 06, 2018


Berita Terkini ~ Sulit untuk mengetahui  yang membuat orang tertarik ketika sedang bercinta. Namun, sebuah situs kencan daring, OKCupid, melakukan jajak pendapat tentang apa yang membuat wanita terangsang saat berhubungan seks. Rupanya, banyak kaum hawa yang menyukai seks kasar.

Seperti dilansir dari Times of India pada Jumat (9/7/2018), setelah melakukan jajak pendapat pada 400 ribu anggota yang terdaftar, OKCupid menemukan 62 persen wanita menyukai seks yang kasar.

Menariknya, sejumlah besar wanita mengungkapkan bahwa mereka suka ketika pasangan mengambil alih kendali ketika berhubungan seks.



Jambakan pasangan yang tentu tidak menyakitkan salah satu hal yang wanita sukai ketika berhubungan seks. Di samping itu, wanita juga suka ketika diikat, bicara nakal, dan gigitan lembut saat berhubungan seks.

Para ahli mengatakan, gigitan dan sedikit tepukan di bokong bisa meningkatkan aliran darah dan detak jantung sebagai respon terhadap rasa sakit.

Satu hal terpenting untuk diingat para pria, minta izin terlebih dahulu ke pasangan sebelum melakukan hal-hal tertentu, termasuk kasar, sebelum memasukkanya dalam aktivitas seks. Ingatlah, bahwa hal utama dalam kehidupan seksual adalah baik Anda dan pasangan merasa nyaman.

Jika memang istri atau pasangan tidak menyukai melakukan seks yang Anda maksud, hormati keputusannya. Bila ia mau berhubungan seks kasar, diskusikan terlebih dahulu batasannya seperti apa.


Baca Juga
MandiriTogel Menyediakan 13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi

Tips Buat Pasangan Untuk Anda Dan Pasangan Agar Mencapai Klimaks Dari G-spot

By On Juli 05, 2018


Berita Terkini ~ Klitoris menjadi sahabat terbaik wanita saat sedang bercinta. Pasalnya ini adalah kunci utama untuk seorang wanita mencapai titik orgasme. Lalu bagaimana dengan G-spot yang kabarnya bisa memberikan klimaks yang lebih cetar?

Pada dasarnya, orgasme G-spot kurang dapat diandalkan, tetapi sangat baik ketika muncul. Namun karena tak banyak orang yang tahu tentang keberadaannya, banyak pria selalu mengandalkan klitoris untuk membuat wanita orgasme.

Untuk informasi Anda, G-spot sebenarnya bagian dari seluruh struktur klitoris Anda, yang membentang tiga hingga lima inci di dalam saluran vagina.

Menurut Sari Cooper, terapis seks bersertifikat, dan direktur Pusat Cinta dan Seks di New York, sensasi orgasme lewat klitoris dan G-spot sangat berbeda. Ketika wanita mendapat orgasme melalui G-spot ia akan merasakan sesasi yang luar biasa. Ini karena asupan aliran darah lebih deras saat Anda mencapai klimaks dari G-spot.

Untuk mencoba mendapat orgasme melalui G-spot, menurut Cooper ada beberapa teknik bercinta yang harus dipraktekan malam ini bersama pasangan.
 

Get It Right, Get It Tight

How: Wanita mengambil posisi terlentang dan mengangkat salah satu kakinya hingga bersandar di pundak pria.

Why: Posisi mengangkat salah satu kaki akan menawarkan ruang penetrasi yang lebih luas dan memberikan dorongan yang kuat. Plus, berlutut memberi dia lebih banyak keseimbangan sehingga dapat menekan G-spot di setiap dorongannya.
 

Bottoms Up

How: Wanita mengambil posisi terlungkup dengan kedua dengkul ditekuk dan kedua tangan menjulur ke depan. Sedangkan pria mengambil posisi berlutut di belakang wanita dengan memegang panggul. Penetrasi akan jadi semakin kencang dan menjadi kunci seberapa keras G-spot terangsang.

Why: Posisi ini membuat penetrasi yang dalam, dan merupakan sudut sempurna untuk menargetkan G-spot. Dari posisi ini, dia juga bisa merangsang payudara atau klitoris, yang meningkatkan aliran darah ke G-spot.
 

Open Sesame

How: Berbaringlah di sisi kiri dan si pria mengambil posisi duduk dengan mengangkat salah satu kakiwanita. Agar lebih nyaman, wanita dapat melingkar kakinya di pinggang pria.

Why: Posisi ini akan membuat wanita lebih santai, dan penetrasi yang berlangsung akan tepat menyasar G-spot.
 

Pop The Trunk

How: Ambilah posisi tengkurap dengan pinggul sedikit terangkat dan kedua kaki saling menyilang, dan pria melakukan penetrasi dari belakang. Untuk mempermudah, wanita dapat menggunakan bantuan bantal di bawah perut sebagai ganjalan.

Why: Versi doggy style ini menawarkan sudut yang lebih baik untuk mencapai dinding depan itu, kata Cooper. Dan meskipun pia yang bertanggung jawab atas gerakan di sini, si wanita juga dapat menyesuaikan sudut dengan menaikkan pinggul Anda lebih tinggi atau lebih rendah.
 

Girl on Fire

How: Ini merupakan cowgirl yang di modifikasi. Mintalah si pria untuk berbaring terlentanng, lalu Anda duduk tegak di atasnya.

Why: Posisi ini sangat bagus untuk merangsang G-spot sekaligus klitoris, untuk orgasme yang luar biasa. Coba putar pinggul Anda sampai menemukan titik manis itu.


Baca Juga
MandiriTogel Menyediakan 13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi

Waspadai Ini 6 Bahaya Jika Anda Memilih Diet Ekstrem

By On Juni 27, 2018


Berita Terpercaya ~ Demi suatu acara yang besar atau ditunggu-tunggu, seringkali beberapa wanita melakukan diet ekstrem yang menurutnya bisa membuat berat badannya berkurang dalam waktu singkat.

Sebut saja karena acara reuni, Moms akhirnya merelakan diet hanya makan satu kali sehari atau hanya makan sayur-sayuran saja menjelang acara.

Tentu pola makan seperti ini tidak benar karena akan merusak sistem pencernaan dan mengurangi energi. Jangan pernah berpikir untuk diet semacam ini ya Moms!

Meskipun berat badan akan turun drastis dalam waktu singkat, Moms harus tahu 6 bahaya diet terlalu ekstrem.

Badan Lemas Tidak Bertenaga

Dampak awal dari diet terlalu ekstrem biasanya ditandai dengan badan yang lemas dan tidak bertenaga.




Meski banyak orang yang bilang salah satu cara efektif untuk menurunkan berat badan adalah menahan lapar, tapi jangan sampai Moms kekurangan asupan kalori.

Idealnya, wanita dewasa membutuhkan asupan rata-rata 2000 kalori. Jadi, bayangkan jika Moms menerima asupan makanan kurang dari jumlah tersebut tentu saja menjadi lesu, mudah lelah, dan lebih parahnya lagi mudah pingsan lho!

Menjadi Diare

Diare juga merupakan tahapan awal yang biasanya akan di temui saat memulai diet yang tidak sehat.

Akibat kebutuhan untuk mengurangi berat badan dalam waktu singkat seringkali mengubah drastis pola makanan dalam satu hari padahal sistem pencernaan belum beradaptasi dengan gaya makan yang baru.





Oleh karena itu, cara sistem pencernaan memberontak adalah dengan membuang semua apa yang di makan tanpa menyerapnya menjadi sumber energi.

Hal ini lebih menyakitkan mengingat Moms harus bolak-balik ke toilet dan badan pun akhirnya terasa sangat lemas, bahkan bisa menimbulkan dehidrasi.

Sembelit Berlebihan

Selain diare, susah buang air besar atau sembelit juga menunggu kalau-kalau Moms mencoba untuk melakukan diet ekstrem dalam waktu singkat.




Contohnya saja Moms mengonsumsi obat-obatan penurun berat badan yang sebenarnya tidak perlu karena bagaimanapun obat-obatan mengandung bahan kimia yang berbahaya dan menyebabkan ketergantungan.

Konsumsi obat-obatan yang katanya bisa menurunkan berat badan ini memberikan efek samping menganggu kinerja usus dan tidak bekerja maksimal dalam usus.

Depresi

Akibat diet ekstrem, mood jadi tidak terjaga, gampang tersinggung, sering kali melontarkan kata-kata negatif, dan akhirnya Moms jadi tidak lagi merasa puas dan bangga pada diri sendiri.




Mungkin depresi tidak berdampak pada kesehatan fisik, namun depresi akibat diet ekstrem bisa saja membuat pemikiran melayang ke hal-hal negatif dan tentunya menganggu aktivitas sehari-hari.

Masalah kulit

Perhatikan deh, orang-orang yang menjalani diet ekstrem meskipun mereka terlihat fit, tapi kulit mereka berkata lain.

Salah satu pertanda kalau diet yang di lakukan itu salah adalah perubahan warna kulit menjadi oranye, kusam, kering, dan timbul jerawat.




Kulit adalah bagian pertama yang merasakan dampak awal penurunan berat badan secara drastis karena kulit sendiri adalah cerminan dari kesehatan kita.

Percuma saja melakukan berbagai perawatan, jika kulit pun akhirnya menjadi tidak sehat karena diet ekstrem.

Serangan jantung

Pernah dengar diet mayo atau diet keto? Diet mayo mengharuskan orang mengurangi asupan garam, sedangkan diet keto mengharuskan orang untuk mengurangi karbohidrat dan memperbanyak lemak untuk mengurangi berat badan.

Tentu saja dua jenis diet ini kurang tepat karena penting bagi kita mengonsumsi garam juga karbohidrat setiap harinya.

Mengurangi asupan makanan yang diperlukan dalam jangka waktu panjang bisa mempengaruhi jantung sebagai pemompa darah sehingga besar kemungkinan untuk menderita serangan jantung yang berakhir kematian nantinya.

Baca Juga
MandiriTogel Menyediakan 13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi

Suami Yang Baik Bisa Kamu Ketahui Dari Ciri - Ciri Ini Looh

By On Juni 18, 2018


Berita Terpercaya ~ Menjadi suami memang bukan ilmu roket. Banyak pria sudah melakukannya sejak zaman dahulu kala. Tapi, berapa persen dari mereka yang layak menyandang predikat suami yang baik?

Walau bukan sesuatu yang sulit, menjadi suami yang baik juga bukan hal mudah. Diperlukan usaha terus-menerus untuk bisa mendapatkan dan mempertahankan predikat tersebut.

Nah, untuk para wanita muda yang nantinya ingin memiliki suami yang baik, berikut beberapa hal yang bisa jadi penanda. Seperti diuraikan oleh pakar pernikahan David McFadden, melansir Your Tango, Senin (18/6/2018):
 

Memperhatikan perubahan kecil

Seorang pria yang akan jadi calon suami yang baik biasanya memperhatikan detil-detil atau perubahan kecil. 


Dia tidak hanya menyadari perubahan seperti potongan rambut atau warna lipstik, tapi juga ketika Anda tidak lagi berhubungan dengan teman yang biasanya dekat, atau melakukan aktivitas yang biasanya disukai.
 


Memberikan hadiah kecil tapi berarti

Hadiah yang diberikan tidak harus mahal atau besar, tapi bisa menjadi pernyataan penting, bahwa dia memikirkan Anda. Hadiah itu juga akan membantu membangun hubungan yang lebih kuat.
 

Selalu bilang "terima kasih"

Calon suami yang baik akan selalu bilang terima kasih, bahkan untuk hal-hal terkecil sekalipun. 


Nantinya, mereka akan mengucapkan terima kasih pada istrinya untuk hal-hal seperti mengurus anak, membersihkan rumah untuk menunjukkan penghargaannya yang akan membuat pasangan menjadi lebih dekat.
 

Dia akan menawarkan untuk membantu

Banyak istri yang mengeluh, suami mereka tidak memberi perhatian cukup tentang kondisi di rumah. Para istri kadang membutuhkan bantuan dari suami. 


Dengan menawarkan bantuan, istri akan merasa dihargai dan memupuk rasa sayangnya pada suami.
 

Pendengar yang baik

Istri biasanya sering butuh mengeluarkan uneg-uneg mereka. Dia membutuhkan pendengar yang akan memberi perhatian tanpa memotong atau berusaha menyelesaikan masalah untuk mereka.
 

Bisa menerima penolakan

Terkadang istri sedang tidak mood untuk apapun itu yang diusulkan suami. Memaksakan kehendak akan membuat suasana panas.

Seorang suami yang baik harus tahu bagaimana menerima penolakan, dan bisa melihat kesempatan di lain waktu.
 


Ingat apa yang disukai pasangan

Istri akan lumer jika suami memperhatikan apa yang dia sukai, bisa dari pakaian, aksesoris, makanan, sampai restoran.

Suami yang baik akan memperhatikan kode baik besar maupun kecil dari kesukaan istri, dan memastikan istri mendapatkannya.
 

Mau meminta maaf

Pasangan paling bahagia sekalipun pasti pernah saling menyakiti, baik disengaja atau tidak. Suami yang baik akan tahu kapan dia telah menyakiti istrinya dan mau meminta maaf.

Dia tidak akan segan melakukan apa yang diperlukan untuk memperbaiki dan menjaga hubungan mereka.
 

Memberikan pujian

Wanita akan tersentuh ketika dipuji oleh pria yang dicintainya. Pujian itu bisa untuk penampilannya, masakannya, sampai bagaimana dia menghadapi situasi tertentu.
 

Dia senang mencium Anda

Suami yang baik akan terus menunjukkan rasa sayangnya dan mencium istri mereka sepanjang hubungan mereka, selama apapun itu. 


Hal ini memastikan gairah dan kasih sayang di antara keduanya tidak pudar.

Baca Juga
MandiriTogel Menyediakan 13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi