Warga Seberangi Sungai Pakai Raket Bawa Jenazah Karena Tidak Ada Jembatan

By On November 04, 2025


Cybernews.id - Melawi - Kalbar.

Piral di media sosial, salah satu postingan warga atas nama Udiansyah ujang, Selasa 4/11/2025  terlihat sejumlah warga di Desa Mandau baru kecamatan Pinoh selatan Kabupaten Melawi Kalbar, terpaksa harus menyeberangi sungai untuk membawa jenazah yang akan dimakamkan karena akses menuju ke pemakaman tidak ada jembatan 


Dalam rekaman video postingan di satu satu grup Facebook Melawi informasi tersebut terlihat warga membawa jenazah pakai Lanting/Raket menyeberang sungai Kelawai untuk menuju pemakaman.


Udiansyah Ujang saat di tanyak lewat potongan di grup Facebook Melawi informasi menjelaskan," ya benar pada hari Selasa siang ini 4/11/2025 warga kami telah menyeberangi sungai pakai raket untuk mengantarkan Jenazah ke pemakaman, karena tidak ada jembatan," katanya.


Ia mengatakan kejadian tersebut bukan yang pertamakali, namu warga Desa Mandau baru sudah sering menyeberangi jenazah keluarga mereka menyeberangi Sungai untuk menuju pemakaman.


Warga Desa Mandau Baru berharap Pemerintahan setempat dapat segera merespon keluhan masyarakat,dan segera membangunkan jembatan gantung penghubung ke lokasi pemakaman tersebut.


" Harapan warga mudah-mudah lah pemerintah pusat ataupun pemerintah Daerah melihat keluhan Masyarakat setempat " pintanya.(Abd)

Bupati Sintang Buka Sosialisasi Perbup Tentang Pemerintahan Kolaboratif  di Aula Balai Praja Kantor Bupati Sintang

By On Juni 23, 2024



Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, SH., M.Si., menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Bupati Sintang Nomor 41 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Kolaboratif, di Aula Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada hari Jumat, 21 Juni 2024.

Bupati Sintang H. Jarot Winarno menyampaikan bahwa untuk memajukan Kabupaten Sintang perlu ada kolaborasi, sama halnya ketika meraih kemerdekaan. 



“sehingga ada pepatah yang mengatakan satu musuh terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit. Dana APBD yang terbatas sehingga tidak bisa mengcover semua, oleh karena itu semua pihak bisa saling membantu membangun Kabupaten Sintang. Kolaborasi yang sudah berjalan sebelumnya dapat dilanjutkan dan diharapkan lebih banyak lagi mitra pembangunan yang dapat berkolaborasi membangun Kabupaten Sintang” terang Bupati Sintang.



Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menyampaikan bahwa alasan filosofis munculnya konsep Sintang Kolaboratif Governance antara lain adalah menyadari bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk membangun kabupatennya, sehingga perlu upaya bersama semua orang.

“Teori Good Governance menjadi dasar pembuatan pemerintahan kolaboratif. Teori untuk membuat pemerintahan yang baik ini dimana ada masyarakat diwakili oleh NGO, pihak swasta dan pemerintah. Kemudian berdasarkan teori ini dikembangkan menjadi sebuah teori tata kelola pemerintahan kolaboratif, dimana terdiri dari pemerintah, swasta/investor, masyarakat yang diwakili oleh NGO, akademisi/perguruan tinggi, dan media massa. Kelima komponen ini penting dalam pembangunan pemerintah kolaboratif” terang Kartiyus Sekda Sintang

“Semua orang bisa membangun Sintang, bukan hanya pegawai negeri/ASN saja yang bisa berkontribusi. Contohnya perusahaan-perusahaan sawit yang sudah membangun beberapa jalan dan jembatan, Credit Union memberikan banyak beasiswa pada anak-anak di desa, memberikan insentif pada guru honor, dan memberikan bantuan pada siswa-siswi di desa” tegas Sekda Sintang

“kolaborasi ini dilakukan untuk mendukung pencapaian atau mencapai target-target IKU yang sudah ditetapkan dan dirumuskan bappeda dalam RPJPD Kabupaten Sintang serta tujuan pembangunan berkelanjutan” tambah Sekda Sintang

Boby Oktavianus Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam pada Bappeda Sintang menjelaskan bahwa Peraturan Bupati Sintang Nomor 41 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Kolaboratif telah ditandatangi oleh Bupati Sintang. 

“Sosialisasi ini  supaya mitra pembangunan dapat mengetahui dan memahami bahwa pembangunan di Kabupaten Sintang menjadi tugas bersama pemerintah dan mitra pembangunan, melalui kolaborasi bersama antara pemerintah, swasta, akademisi, NGO/CSO, dan media massa. Semua stakeholder adalah subjek pembangunan, semua terlibat dan bukan sebagai objek” terang Boby Oktavianus

“Tujuan sosialisasi adalah meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah melalui peningkatan sinergi dan sinkronisasi antara program kerja pembangunan pemerintah daerah dan program kerja mitra pembangunan. Serta dapat menunjang terselenggaranya penganugerahan mitra pembangunan award Kabupaten Sintang tahun 2024, yang akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan desember tahun 2024. Harapannya semua mitra pembangunan dapat hadir pada acara tersebut” tutup Boby Oktavianus. 


Hum :  Pemkab 

Red : Cybernews.id.

Wabup Sintang Jadi Inspektur Upacara HUT Kota Sintang Yang Ke 662 Tahun 2024

By On Mei 14, 2024



Cybernews.id -Sintang - Kalbar. 

Wakil Bupati Sintang Melkianus menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Sintang yang ke 662 Tahun 2024 di Stadion Baning Sintang pada Selasa, 14 Mei 2024.

Dikursi tamu tampak hadir Komandan Korem 121/ABW Brigjen TNI Luqman Arief, S.I.P, Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, Anggota Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sintang, Sekda Sintang Kartiyus, Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Sintang, Sultan Sintang Raden Barrie Danu Brata, tokoh adat, tokoh budaya.

Sementara di barisan peserta upacara tampak pelajar SD, SMP, SMA, Mahasiswa, Aparatur Sipil Negara, Guru, Satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Polri. 

Wakil Bupati Sintang Melkianus yang mengenakan pakaian adat etnis Melayu berwarna kuning tampak gagah sebagai Inspektur Upacara. 

Dalam amanatnya yang membacakan sambutan Bupati Sintang menyampaikan peringatan hari jadi Kota Sintang merupakan salah satu agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Sintang sebagaimana amanah Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 11 Tahun 2015 tentang Hari Jadi Kota Sintang. 

“keberadaan Kota Sintang merupakan suatu proses sejarah yang panjang dari adanya wilayah dan pemerintahan yang memiliki struktur dan sistem pemerintahan sesuai dengan zamannya. penetapan hari jadi Kota Sintang diambil dari momentum sejarah perpindahan pusat pemerintahan kesultanan sintang dari wilayah sepauk menuju ke Kota Sintang yang diperkirakan terjadi pada tanggal 10 mei 1362” terang Melkianus

“sampai dengan hari ini, usia Kota Sintang telah mencapai 662 tahun, sudah lebih dari enam setengah abad Kota Sintang menjadi pusat pemerintahan dan peradaban kehidupan umat manusia. Telah banyak peristiwa sejarah yang tercatat dan akan terus bergerak maju menjadi rangkaian cerita peradaban dan perkembangan masyarakat di kota sintang sesuai dengan perkembangan zaman. Peradaban kehidupan masyarakat yang beragam dan majemuk menjadikan kota sintang berkembang sangat pesat hingga saat ini” tambah Melkianus

“tema hari jadi Kota Sintang tahun 2024 adalah Sintang Kota Kolaborasi.  dari tema besar tersebut terdapat pesan bagi kita untuk selalu menjaga kondisi kehidupan yang kompak, bersatu dan toleransi. Dengan tema tersebut diharapkan mampu menterjemahkan slogan sintang rumah besar bagi seluruh masyarakat”tambah Melkianus

“kita sangat menyadari bahwa keberadaan Kota Sintang tidak dapat dilepaskan dari berbagai kepentingan, baik kepentingan politik, ekonomi, sosial budaya maupun kepentingan lainnya, oleh sebab itu, marilah kita jadikan Kota Sintang sebagai kota yang mampu menjadi tempat terbaik untuk melakukan kolaborasi produktif dalam keberagaman kepentingan, suku, agama, budaya, bahasa dan adat istiadat” terang Melkianus


Hum pemkab. 

Editor : mit. 

Sejumlah Pejabat Polda Aceh menghadiri Vicon

By On September 29, 2023

 



Cybernews.id - Banda Aceh 

Pejabat  Polisi di Polda hadiri Vicon pembentukan Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Rabu 27/09/2023 yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Polisi Drs. Wahyu Widada, M. Phil, dari Mabes Polri, Jakarta.


Dalam Vicon itu, Kabareskrim Polri diantaranya memaparkan bahwa dalam rapat terbatas tanggal 11 September 2023, Presiden RI Joko Widodo agar penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba dilakukan dengan tegas dan meminta penegakan hukum yang dilakukan dapat memberikan efek jera.


Mantan Kapolda Aceh itu juga menyampaikan bahwa Presiden RI meminta jajaran lakukan terobosan dalam pemberantasan dan penanganan kasus narkoba.


Sejumlah pejabat Polda Aceh menghadiri Vicon yang dipimpin Kabareskrim Polri dari Mabes Polri, di Ruang Vicon Mapolda Aceh.(M.Rosuli)

Editor : mit. 

Yosepha Hasnah Buka Kegiatan Penyusunan Tapak Interkoneksi Kawasan Hutan Negara di Sintang .

By On April 09, 2022



Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan kegiatan kick off meeting Penyusunan Desain Tapak Interkoneksi Kawasan Hutan Negara dan APL Berhutan Pada Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam, Hutan Lindung (HL) Bukit Luit, Hl Bukit Rentap (Kelutap) di Kabupaten Sintang, yang dilaksanakan di Aula Serantung Waterpark, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Pada Kamis, 7 April 2022.



Dalam sambutannya, Yosepha Hasnah mengatakan bahwa sektor pariwisata sangat potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Sintang. salah satunya adalah kawasan Bukit Kelam, Bukit Luit dan Bukit Rentap, yang dikenal dengan kawasan KELUTAP, “kawasan KELUTAP memiliki berbagai potensi, baik potensi sumber daya alam dan potensi sosial budaya kemasyarakatan. Bukit Kelam telah lama terkenal sebagai ikon pariwisata Kabupaten Sintang. Bukit Kelam memiliki formasi bukit batuan monolit terbesar dan tertinggi di dunia telah menarik minat banyak wisatawan”, kata Yosepha. 


selain Bukit Kelam, lanjut Sekda bahwa Sintang juga punya gugusan bukit lain yang juga tak kalah menarik, “terdapat Bukit Rentap Dan Bukit Luit yang berlokasi tak jauh dari Bukit Kelam yang juga menyimpan potensi sumber daya alam. disamping potensi alam, masyarakat yang tersebar disekitar kawasan tersebut juga memiliki keunikan budayanya sendiri”, sambungnya.


Masih kata Sekda bahwa saat ini pengembangan objek wisata dihadapkan dengan berbagai tantangan di Kabupaten Sintang, “tantangan tersebut seperti terbatasnya kewenangan yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten, hal lain yang turut mempengaruhi pengembangan objek wisata dimaksud adalah belum terkoneksinya para pihak, program dan potensi yang kita miliki untuk bisa dipromosikan dan dipasarkan sebagai satu paket wisata yang menarik dan menguntungkan semua pihak”, ujarnya. 


“dengan demikian, menghadapi tantangan tersebut, kita harus optimis dengan menyusun perencanaan yang matang dan terpadu terkait potensi dan kepentingan pihak terkait, untuk menghindari para pihak yang berkegiatan dalam sektor pariwisata berjalan dengan programnya masing-masing”, ucap Sekda. 


Sekda Sintang memberikan apresiasi terhadap langkah penyusunan tapak pengembangan ekowisata disekitar kawasan KELUTAP ini dan harus dikembangkan secara bersama-sama kedepannya, “perencanaan tapak merupakan kegiatan menata suatu kawasan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingannya, penyusunan desain tapak akan berguna dalam meminimalisir kerusakan lingkungan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi pengguna tapak tersebut, kami menyadari bahwa selain Pemerintah Kabupaten Sintang, terdapat insansi lain yang juga sama berkepentingannya terhadap kawasan kelutap. diantaranya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). oleh karena itu, kegiatan penyusunan desain tapak kawasan KELUTAP ini akan menjadi sebuah percontohan bagaimana kolaborasi berbagai pihak yang berkepentingan di kawasan tersebut dapat kita satukan”, terang sekda. 


Sekda Sintang berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Di Kabupaten Sintang, khususnya bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan KELUTAP, “pada akhirnya, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap visi Pemerintah Kabupaten Sintang sebagai kabupaten yang mengusung pembangunan lestari, dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan lingkungan hidup yang tetap terjaga”, harap Sekda.

Humas prokopim /red

Polres Sintang Gelar Rapat Sekaligus Penandatangan MOU Terkait Aplikasi Asap Digital Nasional

By On Januari 05, 2022



Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Sebagai upaya antisipasi sekaligus penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Sintang menggelar rapat sekaligus penandatangan kerjasama terkait Aplikasi Asap Digital Nasional di Aula Mapolres Sintang, Rabu (5/1).



Dalam rapat yang dipimpin oleh Wakapolres Sintang Kompol Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K tersebut turut hadir juga masing-masing perwakilan BUMN dan instansi seperti PT. Telkom Indonesia, Pemda Kabupaten Sintang, Hutan Tanaman Industri dan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Sintang.


Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian Karhutla Secara Digital (ASAP DIGITAL) ini memuat sumber informasi titik api yang dapat beroperasi real time sehingga dapat mempercepat upaya Kepolisian dan instnasi terkait dalam penaggulangan Karhutla.


Dalam rapat tersebut Wakapolres Sintang Kompol Wiwin memaparkan bahwa berdasarkan data yang ada, kasus Karhutla terus mengalami penurunan setiap tahunnya.


“Data yang kita terima untuk kasus karhutla terus terjadi penurunan setiap tahunnya tapi hal itu tetap harus kita waspadai yang mana dilakukan upaya pencegahan dengan terus dilakukan peningkatan cara-cara pencegahan yang lebih efektif dan efisien salah satunya lewat Aplikasi ASAP Digital Nasional” Jelas Wiwin.


Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan kerjasama terkait Aplikasi ASAP Digital Nasional yang nantinya akan difungsikan di Kabupaten Sintang sebagai langkah antisipasi Karhutla.

   ( Humas Polres )

   Editor : Mit,

H-10 MTQ Kalbar, Panitia Genjot Persiapan dan Perbaiki Fasilitas Umum di Kompleks Stadion Baning Sintang

By On Desember 01, 2021

 


Cybernews.id - Sintang - Kalbar .

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang ke 29 Tahun 2021 di Kabupaten Sintang tersisa menghitung hari. 10 hari menjelang pembukaan, panitia lokal terus menerus melakukan persiapan dan pembenahan di venue utama Stadion Baning Sintang dan 7 venue lomba lainnya. 



Kurniawan Sekretaris Umum Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 saat ditemui pada Rabu, 1 Desember 2021 menyampaikan panitia terus bekerja mempersiapkan sedetail mungkin terkait penyelenggaraan MTQ.

“hari ini, kita memperbaiki jalan masuk alternatif menuju venue utama Stadion Baning Sintang yang dari arah depan Panti Asuhan Mujahidin kita perbaiki. Di sekitar stadion juga ada yang kita lakukan pengecoran” terang Kurniawan

“perbaikan jalan di sekitar stadion pada dasarnya untuk mendukung penyelenggaraan MTQ XXIX Tingkat Provinsi Kalbar. Selaku tuan rumah, Kabupaten Sintang akan berupaya menjadi tuan rumah yang baik, nyaman dan indah bagi tamu-tamu kafilah yang berasal dari 14 kabupaten dan kota di Kalbar” tambah Kurniawan.

“saat ini panitia sedang bekerja keras mempersiapkan even besar ini. Semua seksi yang ada dalam kepanitiaan sedang bekerja melakukan persiapan. Rapat di internal seksi terus dilakukan, begitu juga rapat-rapat lintas seksi. Persiapan yang kita lakukan terus dipantau oleh LPTQ Provinsi Kalimantan Barat” terang Kurniawan

“MTQ ini merupakan kegiatan yang mengusung toleransi umat beragama baik di Kabupaten Sintang maupun di Provinsi Kalimantan Barat. MTQ ini kegiatan yang melibatkan lintas agama. Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan MTQ ini. Kita jaga nama baik daerah karena kita tuan rumah” ajak Kurniawan

    ( Prokopim / red )