SOROTAN RAJAWALI: Proyek Miliaran Rupiah Berpotensi Rugikan Negara, Hadysa Prana Minta APH Turun Tangan

By On April 04, 2026


 Cybernews.id - Pontianak - Kalbar. 

04 April 2026

Sebuah proyek infrastruktur bernilai fantastis Rp17,98 miliar yang dikerjakan oleh Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Lingkungan Hidup kini menjadi sorotan tajam publik dan kalangan profesional. Proyek pembangunan jalan khusus lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta bangunan sanitary landfill ini diduga kuat tidak memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan, terlihat dari munculnya kerusakan dini yang mencolok.

 

Berdasarkan informasi yang disorot media, proyek dengan nomor kontrak 246/SPK/PPK/BRG-JS/JLN-SANFILL/DLH-TPA/X/2025 tersebut dilaksanakan oleh PT Borneo Indah Sejati dengan pengawasan dari PT Madya Jasa Konsultan. Kontrak ditandatangani pada 15 Oktober 2025 dengan masa kerja selama 78 hari kalender. Namun, meski baru selesai dalam waktu yang relatif singkat, kondisi fisik bangunan sudah menunjukkan tanda-tanda kejanggalan yang serius.

 

Salah satu temuan paling mengkhawatirkan adalah adanya retakan pada struktur beton jalan lingkungan TPA. Lebih mencengangkan lagi, struktur pendukung pada bangunan sanitary landfill diduga hanya menggunakan kayu sebagai penyangga sementara pada bagian tiang-tiangnya. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan standar konstruksi yang berlaku, mengingat fasilitas ini berfungsi sebagai pengelola akhir sampah yang menuntut tingkat keamanan dan ketahanan yang tinggi demi melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

"Kalau benar tiang penyangga hanya menggunakan kayu, ini sangat tidak masuk akal untuk proyek sebesar itu. Apalagi ini fasilitas publik yang harusnya memenuhi standar keamanan dan ketahanan," ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, Jumat (03/4/2026).

 

Merespons temuan tersebut, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) menyatakan keprihatinan mendalam. Mereka menilai bahwa dugaan pelanggaran spesifikasi teknis ini bukan hanya masalah kualitas bangunan, tetapi juga menyangkut integritas pengelolaan keuangan negara.


"Proyek senilai miliaran rupiah harus menjamin mutu dan manfaat jangka panjang. Temuan beton retak dan penggunaan material yang tidak sesuai standar menunjukkan adanya kelalaian atau bahkan kesengajaan yang merugikan negara. Kami mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, pemilihan kontraktor, hingga proses pengawasan yang seharusnya dilakukan oleh konsultan terkait." Ungkap Hadysa Prana Ketua Umum DPP RAJAWALI. Sabfu (04/04/26).

 

Ia juga menyoroti pentingnya peran pengawasan independen. Mereka menilai bahwa jika dugaan ini terbukti benar, maka tidak hanya kontraktor yang harus bertanggung jawab, tetapi juga pihak pengawas dan instansi terkait yang telah memberikan persetujuan.

 

"Sanitary landfill adalah fasilitas vital. Jika strukturnya lemah, risiko pencemaran tanah dan air akan sangat besar, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kesehatan warga sekitar. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi masalah keselamatan publik," tambah Ketum

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak belum memberikan konfirmasi resmi terkait dugaan tersebut. Namun, publik dan berbagai pihak terus mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap kualitas material, metode pengerjaan, serta kesesuaian dengan kontrak yang telah disepakati.

 

Jika dugaan penyimpangan ini terbukti, maka proyek bernilai miliaran rupiah tersebut berpotensi merugikan keuangan negara secara signifikan dan membahayakan lingkungan sekitar. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan untuk menelusuri kebenaran dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti bersalah, agar kepercayaan publik terhadap pembangunan infrastruktur dapat kembali terjaga.

 

Publisher : TIM/RED

Penulis : TIM RAJAWALI 

Kalbar Siap Sambut Dunia, Tiket AVC Men’s Champions League 2026 Mulai Dijual Hari Ini

By On April 01, 2026


Cybernews.id - Pontianak. 

Provinsi Kalimantan Barat menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah ajang bergengsi bola voli internasional, AVC Men’s Champions League 2026. Turnamen yang akan mempertemukan klub-klub terbaik se-Asia ini dipastikan akan menyedot perhatian ribuan pasang mata ke Kota Pontianak. 


​Sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan ketertiban selama gelaran berlangsung, Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran acara dari awal hingga puncak laga final pada 17 Mei 2026 mendatang.


​Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak Kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan ketat namun tetap humanis guna menjamin kenyamanan para pemain maupun Penonton. (Kamis, 2/4) 


​"Polda Kalbar beserta jajaran siap memberikan pengamanan maksimal untuk mensukseskan AVC Men’s Champions League 2026. Kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat dan pecinta voli untuk menjaga ketertiban, baik di dalam maupun di luar arena. Mari kita tunjukkan bahwa Kalimantan Barat adalah tuan rumah yang ramah dan aman bagi tamu-tamu internasional," 


"​Bagi Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung aksi para bintang Voli Asia, panitia resmi membuka penjualan tiket mulai hari ini, 2 April 2026. Guna memudahkan akses, tiket tersedia dalam dua metode, yaitu Online dan Offline." Ujar Bambang.


Pembelian tiket ​Online dapat melalui aplikasi atau website *Yesplis*. Pembeli akan menerima sistem barcode yang nantinya wajib ditukarkan menjadi gelang resmi di lokasi pertandingan mulai 5 jam sebelum open gate.


​Pembelian tiket secara Offline, tersedia di loket fisik di Kota Pontianak mulai H-3 sebelum hari pertandingan.


​Menariknya, setiap pembelian tiket sudah termasuk voucher belanja untuk memberdayakan UMKM lokal di area venue. Berikut rincian harga tiketnya:


- Tiket one show: Rp. 100.000,-

(mendapatkan voucher UMKM senilai Rp. 30.000,-) 


- Tiket Terusan : Rp. 200.000,-

(mendapatkan voucher UMKM senilai Rp. 50.000,-) 


- Tiket Tribun VIP: Rp. 300.000,-

(mendapatkan voucher UMKM senilai Rp. 75.000,-) 


- Tiket Tribun VIP TELESCOPIC : Rp. 400.000,-

(mendapatkan voucher UMKM senilai Rp. 100.000,-) 


- Tiket VIP : Rp. 500.000,-

(mendapatkan voucher UMKM senilai Rp. 125.000,-) 


Turnamen ini akan mencapai puncaknya pada babak final yang dijadwalkan pada 17 Mei 2026, yang terbagi dalam dua partai panas. 


​Bronze Match, Pertandingan sengit memperebutkan gelar Juara ke-3. Dan Gold Match, Partai puncak perebutan gelar Juara ke-1 sekaligus mahkota penguasa voli klub Asia.


"​Masyarakat diharapkan segera mengamankan tiket melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan atau kehabisan kuota, mengingat antusiasme yang sangat tinggi terhadap cabang olahraga bola voli di Kalimantan Barat." Pungkas Bambang.. 



Editor : mit. 

Patroli Malam Penuh Kepedulian, Polisi Sapa Sopir Truk Jelang Berangkat

By On April 01, 2026


Cybernews.id - Landak. 

 Dalam suasana malam yang tenang, patroli rutin yang dilakukan aparat kepolisian justru menghadirkan momen penuh keakraban dan kepedulian. Seperti yang terlihat pada Selasa malam (31/3/2026), petugas piket menyambangi seorang sopir truk yang tengah bersiap memulai perjalanan.


Di pinggir jalan, petugas terlihat menghampiri dan menyapa sopir dengan ramah. Percakapan hangat pun terjalin, bukan sekadar pemeriksaan, melainkan bentuk perhatian terhadap keselamatan pengendara.


Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan himbauan kepada sopir truk agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, serta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah


“Inilah pesan kami, keselamatan adalah yang utama. Pastikan kendaraan siap jalan, patuhi aturan lalu lintas, dan jika mengantuk, sebaiknya beristirahat,” ujar petugas di lokasi.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H mengatakan secara terpisah bahwa kegiatan patroli malam tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat.


“Patroli ini kami lakukan sebagai upaya preventif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga ingin membangun komunikasi yang baik dengan para pengguna jalan, khususnya sopir angkutan barang yang memiliki peran penting dalam distribusi logistik,” jelasnya.


Lanjut Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli dialogis guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas serta kecelakaan lalu lintas.


Sementara itu, sopir truk yang disambangi mengungkapkan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh petugas.“Kami merasa diperhatikan. Dengan adanya himbauan seperti ini, kami jadi lebih ingat untuk selalu berhati-hati di jalan,” ungkapnya.


Sumber : Hms Polsek Mandor 

Editor ; mit. 

JA 26TH, Aniaya Korban Pakai Senapan Angin, Menyerahkan Diri Ke-Polisi.

By On April 01, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Peristiwa penganiayaan terjadi di Desa Belonsat, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Selasa (31/3/2026).


Dalam kejadian tersebut, seorang pria menjadi korban setelah ditembak menggunakan senapan angin jenis PCP hingga mengalami luka.


Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla melalui Ps Kasubsi Penmas Humas Polres Melawi Aipda Arbain membenarkan adanya peristiwa tersebut.


“Iya benar, telah terjadi penganiayaan menggunakan senapan angin di wilayah Belimbing,” ujar Arbain.


Ia menjelaskan, pelaku berinisial JA (26) telah menyerahkan diri ke Polsek Belimbing Polres Melawi tidak lama setelah kejadian berlangsung.


“Pelaku sudah menyerahkan diri ke Polsek Belimbing setelah melakukan perbuatannya,” tambahnya.


Sementara itu, korban saat ini masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Melawi. Kondisi korban belum memungkinkan untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.


Hingga kini, kasus tersebut telah ditangani oleh Polres Melawi untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif di balik aksi penganiayaan tersebut.


"Kami menghimbau kepada masyarakat agar dalam menyelesaikan permasalahan  di selesaikan dengan baik dan bijak," pungkas Arbain.


Humas Res Mlw

Editor : mit / and. 

Panen Raya Jagung 1 Hektare di Desa Kersik Belantian, Wujud Sinergi Polri dan Petani Dukung Ketahanan Pangan

By On Maret 31, 2026

 


Cybernews.id - Landak 

 Melalui Bhabinkamtibmas Polsubsektor Jelimpo dan Masyarakat telah melaksanakan kegiatan panen raya jagung seluas 1 hektare dalam program “1 Desa 1 Hektare” di Desa Kersik Belantian, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Selasa (31/3/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Ngabang.


Panen raya ini turut dihadiri oleh Bintara Penggerak Desa Kersik Belantian Polsubsektor Jelimpo, yakni Aipda G. Silitonga dan Aipda A. Ayandra, pemilik lahan Sdr. Maman, serta kelompok tani Desa Kersik Belantian.


Rangkaian kegiatan diawali dengan briefing di lokasi lahan jagung, dilanjutkan dengan proses panen, pengumpulan dan pengupasan kulit jagung, hingga pemipilan jagung. Dari hasil panen tersebut, diperkirakan menghasilkan sekitar 500 kilogram jagung yang rencananya akan dijual kepada Polsek Ngabang.


Jagung yang dipanen diketahui merupakan hasil tanam sejak 31 November 2025, yang kini telah memasuki masa panen optimal.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Ngabang AKP Zuanda, S.H menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


“Melalui program ini, kami mendorong peran aktif Bintara Penggerak Desa untuk terus bersinergi dengan para petani dalam mengelola potensi lahan yang ada, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek.


Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan panen jagung ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan kosong secara produktif.


Dengan adanya kolaborasi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan serta mampu menciptakan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Landak.


Penulis : Humas polsek Ngabang

Editor : mit. 

Pendekatan Humanis, Polisi Rangkul Warga Lewat Patroli Dialogis

By On Maret 31, 2026


Cybernews.id - Landak - Kalbar 

Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, jajaran kepolisian terus menggencarkan patroli dialogis dengan pendekatan humanis. Seperti yang dilakukan personel Polsek Sebangki yang menyambangi warga dengan cara duduk bersama dan berdialog secara langsung, Selasa (31/3/2026).


Kegiatan patroli ini tidak hanya sekadar pemantauan wilayah, namun juga menjadi sarana mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Dengan suasana santai dan penuh keakraban, warga tampak antusias menyampaikan berbagai informasi serta keluhan terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.


Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan himbauan kamtibmas kepada warga agar senantiasa waspada terhadap potensi tindak kejahatan, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sebangki Ipda Rudiansyah menyampaikan secara terpisah bahwa patroli dialogis merupakan langkah efektif dalam membangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung aspirasi mereka, sekaligus memberikan pesan-pesan kamtibmas agar tercipta rasa aman di tengah lingkungan,” ujarnya.


Lanjut Kapolsek menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan.“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian. Sinergi antara masyarakat dan polisi menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan,” tambahnya.


Sumber : Hms Polsek Sebangki . 

Editor : mit. 

Layanan 110 Jadi Jembatan Harapan, Kisah Haru Keluarga Terpisah Jarak dari Flores ke Ambalau Sintang

By On Maret 31, 2026



Cybernews.id - Sintang - Kalbar. 

Di tengah keterbatasan jarak dan komunikasi, layanan darurat 110 kembali membuktikan perannya bukan sekadar pusat pengaduan, melainkan jembatan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.


Peristiwa haru ini bermula ketika petugas piket layanan 110 Polres Sintang menerima sambungan dari Polres Badung, Polda Bali. Informasi yang disampaikan sederhana, namun sarat kepedihan: seorang warga dari wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, tengah mencari kabar keluarganya di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang.


Panggilan itu kemudian diteruskan. Di ujung sambungan, terdengar suara seorang ibu dengan nada cemas bercampur duka. Ia menanyakan kondisi anggota keluarganya yang diketahui telah meniggal di Ambalau, Ibu ini mengaku bahwa mereka tidak tahu harus menghubungi siapa untuk membantu pengurusan jasad keluarga nya.


Petugas dengan sigap mencoba menelusuri informasi tersebut. Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa benar keluarga nya telah meninggal dunia akibat sakit di Puskesmas Kemangai, Kecamatan Ambalau. Kabar itu pun menjadi titik berat yang harus disampaikan dengan penuh empati.


Tak berhenti pada penyampaian informasi, petugas layanan 110 Polres Sintang langsung mengambil langkah cepat. Mereka berkoordinasi dengan Kapolsek Ambalau untuk membantu proses penanganan jenazah hingga pengurusan lebih lanjut.


Di tengah keterbatasan akses komunikasi di wilayah Ambalau, peran kepolisian menjadi sangat vital. Layanan 110 yang terhubung lintas daerah, mulai dari Polda Bali hingga Mabes Polri, akhirnya mampu menjawab kegelisahan keluarga yang terpisah jarak ratusan kilometer.


Kapolres Sintang, Sanny Handityo, menyampaikan bahwa layanan 110 hadir tidak hanya untuk penanganan gangguan kamtibmas, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat kemanusiaan.


“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketika ada warga yang mengalami kesulitan, apalagi dalam situasi duka seperti ini, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir dan membantu mencarikan solusi,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa sinergi antar satuan, mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda hingga Polres dan Polsek, menjadi kunci dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada masyarakat, tanpa terhalang jarak dan keterbatasan komunikasi.


“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri. Melalui layanan 110, kami siap menjadi penghubung dan penolong, kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.


Kisah ini menjadi bukti bahwa di balik layanan darurat, ada sentuhan kemanusiaan yang nyata. Kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi penolong di saat masyarakat menghadapi situasi sulit, bahkan dalam momen duka sekalipun.


Layanan 110 pun kembali menegaskan komitmennya: selalu hadir, kapan pun dan di mana pun, untuk masyarakat.


Sumber : Humres Stg. 

Editor : mit. 

Tiga Poin Perjanjian di Langgar Kades, Warga Minta Efendi Suprianto Segera Mundur Dari Jabatan Kades Tanjung Sokan.

By On Maret 30, 2026


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Warga Desa Tanjung Sokan, 

kecamatan Sokan Kabupaten Melawi Kalbar, Geruduk kantor Desa, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.salah satunya mendesak Kepala Desa, Efendi Suprianto untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya.

menurut keterangan Sekdes Desa Tanjung Sokan Saudara Yuda lewat Wasaapp salah satu warga Tanjung Sokan  menyampaikan ke awak media ini Selasa 31/3/2026. menuntut atas janji Kepala Desa(Kades) Efendi Suprianto

yang siap mundur  apa bila ia tidak bisa, menyelesaikan pembangunan fisik,dan laporan pertanggung jawaban,penggunaan Dana Desa,tahun anggaran 2025, Serta menyelesaikan pembayaran setiap perangkat Desa dan Insentif BPD.


Serta Kepala Desa(Kades) Efendi Suprianto telah berjanji siap menetap di desa dan aktif melaksanakan tugas sebagai Kepala Desa Tanjung Sokan dan melayani keperluan warga di Desanya, ternyata di ingkari."jelasnya


Lebih lanjut Sekdes katakan

Pernyataan ini di buat oleh Kepala Desa pada tanggal 25 februari 2026. Atas memenuhi tuntutan Masyarakat yang sebelumnya yang menginginkan Kepala Desa lebih banyak berada di Desa dari pada di Kota Kabupaten.


Menurut keterangan Sekdes ke media ini, Rapat memanas di karenakan salah satu tokoh masyarakat mempertanyakan kenapa perangkat Desa juga tidak aktif melayani masyarakat di Kantor katanya, lalu sekdes menjawab bahwa ia tidak mampu menjadi kepala Kantor, dikarenakan kepala Desa tidak membelanjakan pelengkapan Kantor, seperti Laptop,Printer, Kertas dan lain lain katanya.


Sekdes katakan sehingga menjadi alasan tidak bisa maksimal dalam pelayanan, Sekdes juga menambahkan bahwa ia dan kawan kawan perangkat Desa lainnya selalu menyelesaikan permasalahan yang ada di Desa, sekdes juga menambahkan berkaitan dengan apa yang di tanyakan oleh salah satu tokoh masyarakat tentang APBDes Sekdes Yuda mengatakan dirinya bersama kawan kawan tidak pernah ikut dalam penyusunan dan penetapan APBDes Desa Tanjung Sokan tersebut semua kerjaan itu Kades sendiri yang menghandel nya.Abd.

Lewat Sambang, Aipda Suriansyah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Bersama

By On Maret 30, 2026


Cybernews.id - Landak - Kalbar 

Kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan sambang yang dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Sebangki, Aipda Suriansyah. Dengan penuh keakraban, ia menyambangi rumah warga pada Senin (30/3/2026), menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.


Dalam kegiatan tersebut, Aipda Suriansyah tampak berinteraksi langsung dengan warga, berbincang santai sambil menyerap berbagai aspirasi serta kondisi yang ada di lingkungan masyarakat. Senyum dan canda yang terjalin menunjukkan hubungan yang harmonis antara polisi dan warga, sebagai wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat.


Tak hanya sekadar bersilaturahmi, Kanit Binmas juga menyampaikan sejumlah himbauan penting kepada warga. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta mempererat rasa kebersamaan antarwarga.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kanit Binmas Polsek Sebangki Aipda Suriansyah menyampaikan bahwa kegiatan sambang ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.


Lanjut Kanit Binmas, dirinya juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Ia berharap warga tidak ragu untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.


Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.


Sumber : Hms Polsek Sebaki. 

Editor : mit. 

Warga Geruduk Kantor Desa Tanjung Sokan,Desak Kades Mundur Dari Jabatan.

By On Maret 30, 2026

 


Cybernews.id - Melawi - Kalbar

Suasana di Desa Tanjung Sokan, Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi Kalimantan Barat, mendadak Memanas, ratusan Warga mendatangi Kantor Desa Tanjung Sokan pada Senin 30/3/2026 Siang, Menuntut Kepala Desa(Kades) Efendi Suprianto Untuk Segera Mundur dari Jabatannya.


Aksi tersebut sempat terekam dalam sebuah Video yang viral di media sosial dan di Grup Damai dapil 3, dalam rekaman tersebut tampak warga berkerumunan di dalam kantor Desa maupun di luar kantor Desa meneriakan suara agar Kades Efendi Suprianto mundur secara terhormat dari jabatannya sebagai Kades Tanjung Sokan pintanya warga.


Salah seorang perangkat Desa yang enggan disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut.ia menyebut, Warga meminta kepala Desa Tanjung Sokan Efendi  Suprianto

segera berhenti sebagai kepala Desa Tanjung Sokan dikarenakan sudah tidak mampu untuk memimpin dan kades tersebut untuk segera mundur dari jabatannya. 


" Aksi ini masyarakat kami tadi siang, terkait yang telah di sampaikan di dalam vidio tersebut memang betul warga menuntut Kepala Desa di berhentikan atau diturunkan dari jabatannya." Ujarnya saat di Konfirmasi.


Masyarakat juga meminta kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk segera melaporkan permasalahan ini Ketingkat kecamatan maupun Ke Dinas Terkait untuk melaporkan tuntutan masyarakat, terkait pengunduran Kades Tanjung Sokan." Katanya.Abd.